Jurnal Accounting Vol. 5, No. 2, September 2012

 

ANALISIS PENGENDALIAN  INTERN ATAS PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN PADA PT. GROKINDO

 

Sri Mulyani

Dosen Tetap Akuntansi  STIE Pertiwi

 

ABSTRAK 

Persediaan adalah salah satu aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan. Karena persediaan merupakan suatu aktiva maka harus dilakukan pengendalian intern yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengendalian intern yang dilakukan guna mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengendalian intern persediaan barang dagangan yang diterapkan.

 

Untuk memperoleh data yang diperlukan maka penulis menggunakan alat pengumpul data berupa wawancara dan kepustakaan. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penulis memperoleh data melalui wawancara dan observasi .

 

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengendalian intern atas persediaan pada PT. Grokindo sudah cukup efektif, dimana adanya pemisahan diantara fungsi-fungsi terkait dengan penerimaan dan pengeluaran barang. Pemantauan terhadap persediaan barang dagangan juga dilakukan secara periodik oleh bagian logistik melalui kegiatan stock opname.

 Download
 

 

Jurnal Economicus Vol. 5, No. 2, Maret 2012

 
 
STRATEGI PROMOSI PENJUALAN DALAM USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN PADA PT. BPR ALSABA PRIMA CABANG CIKARANG 
 
Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264






 
 
 
ABSTRAK
Sales promotion and income levels is an area that received great attention in the speed of any organization is a source of sales for revenue (income) for the company’s largest. To reinforce the claim that the sales promotion strategy has a significant relationship with income level can be seen through the results of statistical tests on the discussion on Research, which the author uses regression analysis, correlation and Koefiasin significance testing is to test “t”

Keywords: Promotion and Increased Revenue


 
 
 

 Download

Economicus Vol5 No2 Maret 2012

Jurnal Economicus Vol. 6, No. 1, Maret 2013

 
 
PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. EMITRACO INVESTAMA MANDIRI DIVISI ENGINEERING 
 
Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264




 
 
 
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan besarnya seberapa besar pengaruh yang dihasilkan oleh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Emitraco Investama Mandiri ini berlokasi di Jalan Cacing No.9 Rorotan Babek KM.3 Cakung, Jakarta 13910 – Indonesia, kota Jakarta.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana, analisa korelasi sederhana, koefesien determinasi dan uji t. Penelitian dilakukan di kantor pada PT Emitraco Investama Mandiri ini berlokasi di Jalan Cacing No.9 Rorotan Babek KM.3 Cakung, Jakarta 13910 – Indonesia, kota Jakarta.

Untuk mengetahui pengaruh antara variabel Kesehatan dan Keselamatan kerja dengan kinerja karyawan yaitu kuat atau lemahnya pengaruh X (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) terhadap faktor Y (Kinerja Karyawan) maka digunakan metode analisa kolerasi linier sederhana serta koefesien determinasi.

Dari hasil perhitungan analisis kolerasi sederhana dapat dilihat bahwa nilai r adalah 78,19 yang artinya terdapat pengaruh yang kuat antara variabel X (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) terhadap variabel Y (Kinerja Karyawan).

Dari hasil kuefisiensi determinasi menujukan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja mempunyai pengaruh terhadap Kinerja karyawan sebesar 31% sedangkan sisa nya dipengaruhi oleh faktor lain seperti faktor lain, gaya kepemimpinan sarana dan prasarana yang disediakan oleh perusahaan.

Sedangakan dari hasil perhitungan analisi regresi linier sederhana dilihat bahawa bila Kesehatan dan Keselamatan Kerja bertambah dapat ditarik kesimpulan jika Kesehatan dan Keselamatan Kerja ditingkatkan sampai 70,70 maka Kinerja Karyawan menjadi 71,86.
 
Keywords : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

 
 

 Download

Economicus Vol6 No1 Maret 2013

Jurnal Economicus Vol. 6, No. 2, September 2013

 
 
PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN TERHADAP PROMOSI JABATAN PADA PT.ASWAB TECHNO INDONESIA 
 
Prapto Pujianto
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264


 
 
 
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penialaian prestasi kerja karyawan terhadap promosi jabatan pada PT. ASWAB TECHNO INDONESIA, yang beralamat Kp. Gardu Sawah Rt. 004 Rw. 001 Ds Kalijaya, Bekasi. Dengan format halaman Romawi (i, ii, iii, dst) terdiri dari 12 halaman dan format halaman angka (1, 2, 3, dst) terdiri dari 66 halaman.
 
Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap promosi jabatan karyawan, diantaranya adalah faktor penilaian prestasi yang meliputi penilaian hasil kerja, sikap, disiplin waktu, absensi, dan  pengetahuan pekerjaan yang akan dikomparasikan sebagai pengaruh dari suatu promosi jabatan dengan indikator uji diantaranya pendidikan, pengalaman,kreatifitas dan faktor nasib dari setiap individu karyawan sebagai responden. Sehubungan dengan itu penulis melakukan penelitian tentang pengaruh penilaian prestasi kerja terhadap promosi jabatan karyawan pada PT. Aswab Techno Indonesia.

Penelitian ini melibatkan 25 responden sebagai sampel dari populasi sejumblah 107 orang karyawan PT. Aswab Techno Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner, wawancara.
 
Berdasarkan analisis data, peneliti ini menemukan bahwa penilaian prestasi kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap promosi jabatan dengan nilai korelasi sebesar 0,86.
 
Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa penilaian prestasi kerja yang di terapkan oleh PT. Aswab Techno Indonesia, mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap promosi jabatan karyawan.

Keywords : Prestasi Kerja dan Promosi Jabatan


 

 Download

Economicus Vol6 No2 September 2013

Jurnal Economicus Vol. 5, No. 1, Maret 2012

 
 
“ PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BALAI PUSTAKA”
 
MULYADI
DOSEN TETAP MANAJEMEN STIE PERTIWI 
 
 
ABSTRAK
Dalam meningkatkan kinerja karyawan perusahaan harus menempuh beberapa cara, melalui pemberian kompensasi yang layak sesuai dengan kontribusi perusahaan dan menciptakan kualitas hidup serta lingkungan yang kerja yang kondusif. 
Penelitian ini bertujuan untuk dapat menggambarkan pengaruh pemberian kompensasi yang ada di PT. BALAI PUSTAKA (PERSERO) publishing & secutrity printing, yang beralamat : Pulogadung Industrial Estate, East Jakarta.  Jln. Pulo Kambing Kav. J 15, pada bulan Januari 2012 sampai dengan bulan Februari 2012. Metode  penelitian yang digunakan adalah  metode survei dan studi kepustakaan  serta menggunakan variabel X atau pengaruh pemberian kompensasi dan variabel Y atau kinerja karyawan, dapat terbukti dengan hasil perhitungan sampel pada penelitian adalah para karyawan  PT. BALAI PUSTAKA (PERSERO) publishing & security printing di Jakarta sebanyak 20 orang karyawan yang dipilih secara acak dari 30 orang karyawan yang ada. 
Analisis yang digunakan meliputi analisa regresi dari data yang telah diperoleh berupa persamaan sebagai berikut : Y = 52,73 + 0,46 X. Berdasarkan pengujian yang di lakukan melalui analisa korelasi r = 0,70, dapat disimpulkan bahwa korelasi hubungan antara pemberian kompensasi terhadap kinerja karyawan berpengaruh positif. Untuk mengetahui kontribusi seberapa besar kontribusi variabel x dan y maka dapat disimpulkan bahwa koefisien determinsasi r2 = 0,49. Ini mengandung arti bahwa Untuk mengetahui nilai korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat dan negatif dilakukan uji hipotesis yaitu thitung >ttabel = 5,80>2,101. Dan berdasarkan hasil dari analisis yang telah dijelaskan, maka dapat dilihat diketahui bahwa pemberian kompensasi mempunyai hubungan positif berpengaruh terhadap kinerja karyawan,  berarti kompensasi yang diberikan dapat meningkatkan terjadi kinerja karyawan dalam bentuk bonus, insentif dan berupa tunjangan. 
 
“Hubungan Atmosfer toko dengan kepuasan pelanggan Toko Buku Gramedia Matraman”
 
 
 
 
FAKHRURAZI, SE, MM.
DOSEN TETAP MANAJEMEN STIE PERTIWI
 
 
ABSTRAK
Hubungan Atmosfer Toko Dengan Kepuasan Pelanggan Toko Buku Gramedia Matraman . Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi ,Jakarta 2011
Suatu perusahaan jasa jika ingin tetap bertahan dan bersaing serta mampu mengembangkan bisnisnya harus lebih meningkatkan atmosfer toko agar tercipta suatu kepuasan. Toko Buku Gramedia Matraman sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Ritel yang menawarkan produk-produk baik buku maupun stasionery mulai berbenah diri dengan meningkatkan atmosfer toko yang baik dimata konsumen, hal itu dilakukan dengan harapan kepuasan konsumen terpenuhi sehingga mampu bersaing dengan perusahaan ritel sejenis  lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang valid atas hubungan atmosfer toko dengan kepuasan pelanggan di Toko Buku Gramedia Matraman yang beralamat di JL. Raya Matraman No. 46-50 Jakarta pada Januari sampai dengan bulan Februari 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah teknik survei dengan penyebaran kuesioner kepada konsumen yang datang. Jumlah sample sebanyak 50 orang konsumen dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner berbentuk skala Likert dengan kategori nilai 1-5.
Teknik analisa data yang dipakai adalah menggunakan korelasi sederhana untuk mengetahui kuat tidaknya hubungan antara atmosfer toko dan kepuasan pelanggan ,Koefisien determinan di gunakan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara kedua variabel,Persamaan Regresi digunakan mengetahui pengaruh atmosfer toko terhadap kepuasan pelanggan,serta uji t untuk mengetahui koefisien korelasi yang diperoleh signifikan atau tidaknya.
     Dari hasil analisis korelasi sederhana, didapat nilai r adalah sebesar 0,5654 , nilai tersebut terletak diantara 0,5 < 0,75 yaitu menunjukkan bahwa hubungan antara atmosfer toko terhadap kepuasan  adalah sedang atau cukup kuat dan positif searah,Nilai koefisien determinasi (KD) diperoleh (r2) dikali 100 %, yaitu didapat hasil sebesar 31,9 %, yang artinya besarnya kontribusi atmosfer toko sebesar 31,9 % dari nilai kepuasan pelanggan saat ini di Toko Buku Gramedia Matraman sebesar 83%. Berdasarkan perhitungan dan analisa yang telah dilakukan, terbukti bahwa thitung = 4,6686 ternyata lebih besar dari ttabel = 2,0106 atau 4,6686 > 2,0106 untuk tingkat kesalahan 5%, maka dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara atmosfer toko dengan kepuasan pelanggan.
 

 Download

Economicus Vol5No1mar2012

Jurnal Economicus Vol. 3, No. 2, September 2010

“Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Volume Penjualan Pada PT. SMAP Indonesia”
 
FAKHRURAZI, SE, MM.
DOESN TETAP S1 MANAJEMEN STIE PERTIWI
 
 
ABSTRAK
 
Pesaing yang dihadapi sebuah industri tidak lagi datang dari kawasan atau wilayah geografis setempat, tetapi raksasa global dari mancanegara hadir untuk saling berebut pasar. Setiap industri mengalami globalisasi yang dipicu oleh 4 faktor utama yaitu Customers, Cost, Country, dan Competition. 
Pada saat ini banyak bermunculan perusahaan – perusahaan yang beragam bentuk usahanya, yang menandakan bahwa dunia usaha semakin maju. Dalam mengembangkan usahanya suatu perusahaan harus juga memperhatikan unsur – unsur penting dalam manajemen pemasaran yang terdiri dari produk, harga, distribusi, dan promosi.
Pemasaran umumnya dilihat sebagai tugas menciptakan, mempromosikan, serta menyerahkan barang dan jasa kepada konsumen. Pemasaran merupakan inti dari seluruh aktivitas bisnis, karena pemasaran merupakan penghubung antara perusahaan dan konsumen.
Promosi merupakan salah satu variabel dari bauran pemasaran yang sangat penting, yang dilaksanakan oleh perusahaan, dalam memasarkan produk atau jasanya. Tanpa promosi keberadaan produk kurang mendapat perhatian dari konsumen atau bahkan konsumen tidak tahu sama sekali mengenai produk tersebut. Pada umumnya perusahaan akan selalu berusaha untuk tetap berkembang serta mampu bersaing untuk mencapai tujuan perusahaan. Agar tujuan perusahaan dapat tercapai diperlukan strategi promosi yang efektif. Kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu perusahaan tentu saja memerlukan anggaran yang cukup memadai agar tujuan yang ingin dicapai yaitu meningkatkan penjualan dapat tercapai. Sasaran promosi dapat tercapai apabila perusahaan menganggarkan biaya promosi yang memadai, dan dengan adanya biaya promosi yang memadai diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memasarkan produknya. 
Berdasarkan gambaran umum permasalahan di atas, penulis tertarik untuk membahas masalah biaya promosi yang dikaitan dengan penjualan  dengan mengambil judul penelitian “Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Volume Penjualan Pada PT. SMAP Indonesia”.
 

Analisis Kualitas PelayananTerhadap Kepuasan Pelanggan PadaCV. Hasta Servicedi Jakarta Selatan”.

 

 

MULYADI, SE, MM.

DOSEN TETAP S1 MANAJEMEN STIE PERTIWI

 

ABSTRAK

 

Persaingan dalam dunia bisnis saat ini semakin tajam, terutama dalam menjelang pasar bebas.Di mana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, yang menyebabkan setiap perusahaan harus menempatkan orientasi pada kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama.Salah satu bidang usaha yang dalam beberapa tahun ini berkembang cukup pesat adalah usaha jasa bengkel.Usaha ini banyak diminati karena biasanya bisnis ini tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan perekonomian.Keadaan ini membuka peluang bagi kalangan usahawan yang tertarik di dalam bidang jasa bengkel untuk menyediakan tempat yang khusus dan memadai untuk merawat dan memperbaiki mobil secara cepat dan praktis.Dengan demikian persaingan yang ketat diantara para pengusaha jasa bengkel untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari para konsumen dan berusaha untuk merebut pasar yang ada.

Pada saat ini konsumen menghadapi berbagai macam pilihan alternatif bengkel sebagai akibat banyaknya macam dan jenis bengkel yang ada di kota Jakarta. Masing-masing bengkel menawarkan jasa perawatan mobil yang beranekaragam dengan ditunjang oleh berbagai atribut pelayanan yang menyertainya.Keadaan ini tentunya menguntungkan bagi pihak konsumen di satu sisi, karena banyaknya pilihan tersebut memungkinkan konsumen untuk memilih bengkel yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Di sisi lain keadaan ini menimbulkan persaingan yang begitu ketat diantara pengusaha bengkel, sehingga masing-masing tentunya harus memikirkan strategi pemasaran yang paling baik, paling tepat, dan sesuai agar bengkel yang dikelolanya dapat bertahan dan terus berlangsung.

C.V Hasta Service sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang usaha bengkel mobil, berusaha untuk memperoleh sesuatu yang unik, diharapkan dapat menjaring konsumen lebih banyak lagi.Dengan berupaya mempertahankan pelayanan yang ada atau memadai ataupun meningkatkan pelayanannya walau harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.Akan tetapi keluhan dari pihak pelanggan yang ada, misalnya pelanggan merasa kurang puas atas pelayanan yang diberikan dalam arti ketidaksesuaian atau ketidaksertaan antara harapan dan kenyataannya.Kenyataan ini diduga meliputi kecepatan dalam perawatan ataupun perbaikan mobil, keterampilan mekanik, keramahan para mekanik dan sebagainya.

Sebuah perusahaan yang mengedepankan kualitas pelayanan akan memperoleh profit jangka panjang dan dapat bersaing di era persaingan bebas. Menurut Rust, et al, (1994) dikutip dalam D Wahyu Ariani (2009 : 194) dengan kualitas pelayanan yang baik menciptakan sebuah kepuasan dan akhirnya konsumen akan menunjukkan keloyalannya sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Dari hasil penelitian Jones, et al (1995) menjelaskan bahwa “ Dalam pasar yang tingkat persaingan cukup tinggi, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan saling berhubungan”. Hal ini dikarenakan dalam kondisi ini banyak badan usaha yang menawarkan produk dan jasa dimana konsumen dapat memilih produk dan jasa tersebut dengan produk pengganti dan cost switchingyang sangat rendah.

Kepuasan sebagai evaluasi paska konsumsi dimana suatu alternatifyang dipilih setidaknya memenuhi atau melebihi harapan pelanggan.Ada beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan oleh konsumen dalam menilai suatu pelayanan yang diberikan oleh perusahaan. Menurut A Parasuman dan Leonard L. Berry dalam Riduwan (2009: 21)  berhasil mengidentifikasi lima dimensi kualitas jasa, yaitu :

a.      Bukti langsung (tangibles)

Adalah fasilitas fisik, perlengkapan dan peralatan, penampilan pegawai, dan sarana komunikasi.

b.      Kehandalan (reliability)

Adalah suatu kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera dan memuaskan.

c.      Daya tanggap (responsiveness)

Adalah respon atau kesigapan dalam membantu konsumen dan memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap.

d.     Jaminan (assurance)

Adalah suatu kemampuan untuk melaksanakan tugas secara spontan yang dapat menjamin kinerja yang baik sehingga menambahkan kepercayaan konsumen.

e.      Perhatian (emphaty)

Adalah perhatian secara individual yang diberikan perusahaan kepada konsumen.

 

 

Berikut adalah data pelanggan bengkel Hasta Service pada tahun 2010:

Tabel 1

Daftar kunjungan Pelanggan CV Hasta Service

Tahun

Bulan

Jumlah pelanngan per bulan

2010

januari

160

Februari

311

Maret

244

 april

194

Mei

179

Juni

198

Juli

190

Agustus

220

september

148

Oktober

159

november

129

Desember

178

 

Sumber : Hasil olah data bengkel Hasta Service ( Januari 2010)

            Dari data diatas dapat dilihat bahwa jumlah pelanggan yang datang di CV Hasta Service mempunyai pola yang fluktuatif setiap bulannya.Kejadian ini menjadi suatu pekerjaan bagi manajemen agar terus berupaya mengkombinasikan keunggulan–keunggulan mereka untuk terus dapat menarik minat pelanggan, sekaligus mempertahankan pelanggannya.Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan karena ini merupakan salah satu faktor yang dapat menciptakan kepuasan pada diri konsumen.Dari sekian banyak bengkel yang ada, banyak hal yang menjadi bahan pertimbangan pelanggan untuk sampai pada keputusan memilih bengkel tertentu.Untuk itu pihak manajemen Bengkel Hasta Service berusaha untuk memenuhi semua kriteria denganbahan pertimbangan konsumen, baik produknya sendiri maupun jasa pelayanannya, sehingga dapat memberikan kepuasan bagi pelanggannya. Ketika pelanggan membutuhkan suatu pelayanan jasa dari sebuah perusahaan yang bergerak dibidang perawatan dan perbaikan mobil, pelanggan telah memiliki sekumpulan harapan mengenai bagaimana mereka memenuhi kebutuhan dan keinginannya tersebut, mereka masing-masing memiliki harapan yang berbeda mengenai produk apa yang akan dibeli, dimana mereka akan membelinya, dengan harga berapa produk tersebut dibeli dan pelayanan yang bagaimana yang mereka dapat. Berkaitan dengan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengambil judul AnalisisKualitas PelayananTerhadap Kepuasan Pelanggan PadaCV. Hasta Servicedi Jakarta Selatan”.

Pengaruh Biaya Promosi terhadap Hasil Penjualan pada PT. Grahabuana Cikarang

 

 

 

MEINDRO WASKITO, SE, MM.

DOSEN TETAP S1 MANAJEMEN STIE PERTIWI

 

 

 

ABSTRAK

Seperti kita ketahui semua bangsa Indonesia sebagai negara yang

sedang berkembang sedang giat-giatnya membangun baik pembagunan dibidang fisik maupun pembangunan dibidang mental bangsa. Pembangunan-pembangunan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat disamping meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia

Untuk melaksanakan pembangunan fisik diperlukan hasil-hasil produksi atau jasa yang dapat menunjang terlaksananya pembanguna itu sendiri, dimana salah satunya adalah PT. Grahabuana Cikarang yang bergerak dalam bidang properti.

PT. Grahabuana Cikarang merupakan salah satu dari sekian banyak perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pembangunan dan pengelolaan perumahan. PT. Grahabuana Cikarang juga telah mensegmentasikan pasarnya yaitu memilih kelompok pelanggan sasarannya maka dapat dikatakan bahwa PT. Grahabuana Cikarang siap mengembangkan dan meluncurkan produk yang tepat yang diharapkan akan sukses jika produk telah dipasarkan, selain itu kebijaksanaan pemasaran perusahaan                PT. Grahabuana Cikarang tidak hanya ditujukan untuk menyediakan rumah tinggal saja, tapi diarahkan pada tingkat keuntungan yang memuaskan. Selain pada aspek produk, keberhasilan kegiatan suatu perusahaan tergantung pula pada keputusan yang diambil dalam penetapan pasar sasarannya serta bagaimana perusahaan tersebut mempromosikan produk agar lebih dikenal dan dekat dihati para konsumennya.

Pada prinsipnya peningkatan hasil penjualan produk suatu perusahaan sangat tergantung pada pengetahuan masyarakat akan manfaat dari hasil produksinya, terutama untuk produk-produk yang dihasilkan oleh para pengembang. Untuk meningkatkan keberhasilan pemasaran bukanlah suatu hal yang mudah dan sederhana, dimana perlu perencanaan yang mantap dan persiapan-persiapan yang matang.

Salah satu persiapan yang matang disamping kegiatan distribusi adalah pembinaan dan pengembangan promosi salah satu komponen dari marketing mix. Untuk itulah PT. Grahabuana Cikarang dalam memajukan perusahaannya juga mengadakan pembinaan dan pengembangan promosi.

Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Pengaruh Biaya Promosi terhadap Hasil Penjualan pada PT. Grahabuana Cikarang.

 

 

” PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ” DI PT.SAMINDO ELECTRONICS.

 

DR. ISMARLINDA, M.Pd

DOSEN TETAP S1 MANAJEMEN STIE PERTIWI

 

ABSTRAK

 

Sumber Daya Manusia ( SDM ) adalah merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan dalam menunjang kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Suatu Perusahaan dituntut adanya penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas dan mempunyai keahlian dalam bidangnya dan untuk meningkatkan kinerja.

Setiap perusahaan yang ingin berhasil dalam usaha mencapai tujuannya harus berupaya mendapatkan cara-cara yang memungkinkan atau yang dianggap cukup baik dilakukan dalam menunjang usaha tercapainya tujuan yang diinginkan. Pada dasarnya manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan mempertahankan kelangsungan hidupnya. Hal ini akan tercermin dan tampak dari sikap positif pekerja dan pekerjaannya. Makin bertambah tingkat kepuasan pemenuhan kebutuhan akan mengakibatkan bertambah prestasi kerja yang dihasilkan. Dalam beberapa kasus, jika tingkat kepuasan pemenuhan kebutuhan sudah maksimal, biasanya tidak lagi akan meningkatkan prestasi kerjanya.

Untuk mengatasi masalah tersebut diatas salah satu cara yang dapat ditempuh manajer adalah dengan cara membuat kebijaksanaan berupa pemberian kompensasi yang kompentitif  dalam upaya meningkatkan kinerja para karyawannya. Dengan demikian diharapkan untuk memotivasi karyawan agar menyadari apa yang menjadi harapan dan tuntutan perusahaan dari mereka dalam usaha mencapai tujuan perusahan.

        Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan adalah terkait dua hal yaitu peranan manajemen perusahaan, terutama pimpinan perusahaan dan kualitas produktifitas kerja karyawan. Pimpinan bertugas untuk menentukan kebijakan, mengarahkan dan mengambil keputusan demi kemajuan perusahaan, sedangkan karyawan bertugas sebagai pelaksana dalam mewujudkan tujuan perusahaan. Kredibilitas dan keahlian pimpinan perusahaan jika tidak didukung oleh produktifitas kerja karyawan yang memadai, maka perusahaan akan lambat berkembang, begitu juga sebaliknya.

        Pimpinan salah satu unsur dalam perusahaan sehingga harus dapat menggerakan bawahan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan, sehubungan dengan hal tersebut pemimpin harus dapat memberikan motivasi yang cukup kepada anak buah dan pemimpin juga harus dapat memberikan solusi terhadap pengembangan kemampuan yang dibutuhkan oleh karyawan melalui pemberian pengarahan, bimbingan maupun mampu mengikuti latihan-latihan keterampilan

         Oleh sebab itu keberadaan sumber daya manusia sangat penting karena tenaga kerja memiliki potensi yang besar untuk menjalankan aktifitas perusahaan. Potensi setiap manusia harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal. Prestasi kerja karyawan banyak di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kompensasi dan motivasi. Para karyawan  akan lebih termotivasi untuk melakukan tanggung jawab atas pekerjaan mereka apabila persahaan mengerti dan memperhatikan kebutuhan para karyawan yang pada dasarnya mereka bekerja untuk mendapatkan uang. Seseorang bekerja akan lebih dihargai jika pimpinan perusahaan memberikan perhatian dengan memberikan kompensasi. Karena kompensasi merupakan bagian dari timbal balik antar perusahaan  dengan sumber daya manusia

Tidak hanya faktor pemberian kompensasi saja yang perlu diperhatikan oleh perusahaan guna meningkatkan kinerja karyawan, tetapi perusahaan perlu memberikan faktor motivasi. karyawan dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal antara lain ditetukan oleh motivasi yang mendorong karyawan tersebut bekerja dengan tekun, serta disiplin yang diterapka sehingga dapat tercapai tujuan perusahaan di bawah kepemimpinan yang dapat menciptakan suasana kondusif terhadap lingkungan kerja.

Setiap karyawan perlu adanya pendorong agar seseorang mau menggunakan seluruh potensinya untuk bekerja, daya dorong tersebut disebut motivasi.

Oleh karena itu, salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kapasitas kinerja karyawan adalah dengan menghubungkan kompensasi dengan perkembangan karyawan. Jika program kompensasi dinyatakan adil dan kompetitif oleh karyawan, maka perusahaan akan lebih mudah menarik karyawan yang potensial dan kinerja karyawan dapat meningkat sehingga produktivitas juga dapat meningkat dan perusahaan mampu menghasilkan produk dengan harga yang kompetitif. Bagi perusahan, penelitian kinerja sangat berguna untuk menilai kualitas, efisien perubahan,  motivasi karyawan serta melakukan pengawasan dan perbaikan.

Dari hal tersebut diatas maka peneliti tertarik untuk mengambil judul ” PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ” DI PT.SAMINDO ELECTRONICS.

 

 

“ Pengaruh Motivasi  Terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada PT. Dharma Electrindo Manufacturing”

 

HENDRI SYAHBANA

DOSEN TETAP D3 MANAJEMEN STIE PERTIWI

 

ABSTRAK

 

     Dalam rangka mencapai tujuan organisasi karyawan sebagai salah satu unsur utama sumber daya manusia mempunyai peran yang sangat strategis dalam mencapai tujuan organisasi.

         Menghadapi zaman globalisasi dan teknologi yang semakin canggih, peranan karyawan sebagai tenaga kerja dalam organisasi sangat dibutuhkan untuk menghasilkan kerja yang berkualitas sebagai seorang Individu, karyawanpun mempunyai sesuatu yang utama mengenai prilaku, sikap dan kebiasaan-kebiasaan yang tumbuh dan berkembang yang dibentuk oleh kondisi lingkungan dimana dia bekerja.

             Seorang karyawan akan termotivasi untuk melakukan tugas-tugasnya dari motivasi yang mempengaruhinya, karyawan adalah manusia yang mempunyai banyak kebutuhan, dengan kebutuhan yang banyak, mendorong motivasi yang mendasari aktivitas individu, motivasi merupakan dorongan dari dalam diri seorang dan merupakan latar belakang yang menandai perilaku seseorang.

             Motivasi kemampuan dan pemahaman pada suatu pekerjaan harus saling mendukung jika salah satu dari faktor ini rendah, maka tingkat prestasi cenderung menurun walaupun faktor-faktor lain tinggi. Memberikan motivasi kepada karyawan oleh pemimpin adalah merupakan proses kegiatan pemberian motivasi kerja sehingga karyawan tersebut berkemampuan untuk melaksanakan suatu pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.Dalam melaksanakan fungsi manajemen menjadi kewajiban pemimpin untuk mendorong dan memotivasi setiap bawahannya untuk berprestasi, prestasi kerja karyawan ditentukan oleh kemauan, kemampuan dan dorongan kemampuan seseorang individu terbentuk oleh kualitas yang dimilikinya, seperti pendidikan, pengalaman, karakteristik-karakteristik pribadi sedangkan daya dorong dipengaruhi oleh faktor internal yaitu dorongan dari diri seseorang sedangkan faktor eksternal yaitu faktor yang diluar atau lingkungannya.

            Dalam proses pencapaian tujuan dan peningkatan produktivitas kerja karyawan, maka seseorang harus diberi motivasi agar dapat meningkatkan prestasi kerja, disamping itu pemenuhan akan kebutuhan karyawan, pemberian bimbingan dan pemberian tugas dan tanggung jawab yang jelas serta pengakuan akan keberadaan seorang karyawan sehingga karyawan tersebut merasa berguna bagi organisasi.

 

             Berdasarkan wacana diatas, maka penulis tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang motivasi dan prestasi kerja karyawan pada PT. Dharma Electrindo Manufacturing sebagai obyek penelitian. Adapun judul yang penulis angkat adalah :Pengaruh Motivasi  Terhadap Prestasi Kerja Karyawan pada PT. Dharma Electrindo Manufacturing

Download

Economicus Vol3No2Sept2010

Jurnal

JURNAL ILMIAH 
 
 
 
 
Alamat
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Pertiwi
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi
Jl. Ir. H. Juanda No: 133. Bekasi
Telepon (021) 8802649Fax : (021) 8808264
 

 

Jurnal Ilmiah ECONOMICUS (ISSN: 2085 – 8205)

 

Jurnal Economicus Vol. 8, No. 2, September 2015

Jurnal Economicus Vol. 8, No. 1, Maret 2015

Jurnal Economicus Vol. 7, No. 2, September 2014

Jurnal Economicus Vol. 7, No. 1, Maret 2014

Jurnal Economicus Vol. 6, No. 2, September 2013

Jurnal Economicus Vol. 6, No. 1, Maret 2013

Jurnal Economicus Vol. 5, No. 2, September 2012 

Jurnal Economicus Vol. 5, No. 1, Maret 2012 

Jurnal Economicus Vol. 3, No. 2, September 2010

Jurnal Economicus Vol. 5, No. 1, Maret 2012 

Jurnal Ilmiah Accounting & Finance (ISSN: 2302 – 8599)

 

Jurnal Accounting & Finance Vol. 7, No. 2, Desember 2014

Jurnal Accounting & Finance Vol. 7, No. 1, Juni 2014

Jurnal Accounting & Finance Vol. 6, No. 1, Juni 2013

Jurnal Accounting & Finance Vol. 5, No. 2, September 2012

Jurnal Accounting & Finance Vol. 4, No. 2, September 2011