Apa sih “Basic Leadership Training” (BLT) 2016?

BLT adalah singkatan dari BASIC LEADERSHIP TRAINING yakni pelatihan bagi seluruh mahasiswa/i baru dalam upaya membangun karakter kepemimpinan yang berbasis pada kecerdasan emosional dan spiritual di lingkungan Perguruan Tinggi Pertiwi. Pelatihan ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian Perguruan Tinggi Pertiwi untuk mendukung program pemerintah untuk tidak melakkukan kegiatan “perpeloncoan” di awal semester bagi mahasiswa baru. Tahun 2016 ini, STIE dan STBA Pertiwi berkolaborasi melaksanakan kegiatana BLT yang akan diselenggarakan pada 20 November, di Hotel Tjokro (Cisarua, Puncak Jawa Barat)

         Metode pelatihan yang di gunakan sangat bervariasi seperti, seminar motivasi oleh speaker berpengalaman, diskusi kelompok, role play, games, dan outbond.

Tujuan Penyelenggaraan BLT STIE & STBA Pertiwi 2016 adalah :

  1. Membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa.
  2. Mengenalkan nilai- nilai dan karakter lembaga Pertiwi di kalangan mahasiswa baru  tahun angkatan 2016
  3. Menguraikan dan menerapkan gaya kepemimpinan dengan prinsip- prinsip yang efektif dan efisien.
  4. Menjelaskan pengertian, manfaat, dan teknik meningkatkan EQ dan SQ.
  5. Meningkatkan kebersamaan sesama Civitas akademika lingkup STIE dan STBA Pertiwi
  6. Meningkatkan kebersamaan sesama Civitas Akademika lingkup STIE dan STBA Pertiwi
  7. Membangun kreativitas Mahasiswa/i.

        Adapun manfaat dari pelatihan ini sangat banyak, diantaranya adalah membentuk jiwa kepemimpinan kepada seluruh mahasiswa/i baru STIE dan STBA Pertiwi, tercipta Kecintaan terhadap almamater, meningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam Komunikasi, pengembangan diri, sikap dan Kerjasama tim, serta meningkatkan kekompakan sesama keluarga besar Civitas STIE dan STBA Pertiwi.

Harapan kami kegiatan wajib ini menjadi motivasi mahasiswa/i untuk berusaha dan pantang menyerah dalam mewujudkan cita- cita mereka, serta menjadi para pemimpin yang amanah di masa mendatang.

Wisuda STIE PERTIWI 2016

Kamis (25/08/16) STIE PERTIWI kembali melahirkan 420 lulusan strata-1 (S1) Tahun 2016, berlokasi di Gedung Serbaguna SASANA KRIYA TMII (Taman Mini Indonesia Indah) Jakarta.
Dalam Kesempatan tersebut para wisudawan/wisudawati memperoleh kesempatan untuk mendengarkan orasi ilmiah dari Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi seorang ekonom dan pengamat politik Indonesia.

Beliau mengawali karirnya sebagai seorang wartawan, menjadi kolomnis berbagai Koran hingga sekarang. Pengalaman beliau lainnya adalah menjadi anggota DPR/MPR (1997-1999), Menjadi Senior Manager Bank, Managing Director Lembaga Studi Kebijakan Publik (1999-2002), Staf Khusus Jaksa Agung (2000-2001), Komisaris Bank Permata (2002-2004) dll.  Pengetahuan beliau yang cukup luas dan minatnya yang kuat untuk menggali fakta – fakta disekitar membuat beliau menjadi pribadi yang sangat luar biasa. Beliau berpesan kepada seluruh wisudawan / wisudawati lulusan STIE PERTIWI 2015/2016 untuk menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter untuk menghadapi dunia kerja yang lebih luas.

Dalam Acara wisuda tersebut juga diumumkan para wisudawa/wisudawati terbaik untuk program studi Akuntansi dan Manajemen dari STIE PERTIWI, antara lain :

NO

NAMA

PROGRAM STUDI

IPK

PREDIKAT

1

MAT MURSALIN

S1 MANAJEMEN

3,80

SUMMA CUM LAUDE

2

NINA HERLINA

S1 MANAJEMEN

3,76

CUM LAUDE

3

NENDA SUKMA RIZKY

S1 MANAJEMEN

3,71

CUM LAUDE

 

NO

NAMA

PROGRAM STUDI

IPK

PREDIKAT

1

KOKOM SRI MULYANI

S1 AKUNTANSI

3,77

SUMMA CUM LAUDE

2

AHMAD RIZALI HAKIM

S1 AKUNTANSI

3,74

CUM LAUDE

3

FITRI ANGKA WIJAYA

S1 AKUNTANSI

3,73

CUM LAUDE

Setelah acara pelantikan wisudawan/ wisudawati selesai, acara ditutup dengan sesi foto bersama dosen, senat, panitia, choir, dan keluarga wisudawan/ wisudawati. Semoga dengan kelulusan ini menjadi satu titik peluang karir yang cemerlang bagi seluruh lulusan STIE PERTIWI.

 

Motivational Seminar Volume 17 STIE Pertiwi

Minggu, 31 Juli 2016


Agenda seminar wajib diselenggarakan STIE Pertiwi setiap tahunnya untuk sebagai bekal motivasi, ilmu, dan pengembangan karakter mahasiswa setelah lulus. Lebih dari 1136 mahasiswa memadati gedung serba guna Al Muhadjirien, Bekasi jawa Barat. Dengan mengangkat tema “Light Up The Winner Character” harapan STIE Pertiwi  adalah dapat menghasilkan lulusan/ pemenang yang berkarakter dan berkompetensi unggul untuk menghadapi persaingan ketat dalam era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

 

Dalam pembukaan seminar, Dr. Suharsono, Mpd, MM menyampaikan 6 karakter pertiwi, yaitu pelayanan prima, Mengembangkan diri dan orang lain,  jujur, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif, dan agen perubahan. Beliau juga menekankan bahawa 6 karakter pertiwi adalah satu pondasi kokoh untuk menjadi seorang pemenang sejati.

Master speaker, Dra. Lisa Nathalia, M.Sc, Ph.D memberikan materi yang sangat menarik dan mampu memotivasi mahasiswa untuk menanamkan karakter pemenang. “Untuk menjadi seorang pemenang harus mampu mengendalikan pikiran, perasaan , dan attitude kearah positif serta berani mengambil resiko dan tidak puas dalam zona nyamannya saja. Mampu bertanggung jawab dengan keputusan yang sudah diambil dan terus mencoba walau sudah jatuh berkali- kali.”

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh STIE Pertiwi Choir yang memukau hadirin dan tamu undangan yang hadir. Semoga dengan agenda tahunan ini dapat mengembangkan kualitas lulusan STIE Pertiwi yang berkarakter dan berkompetensi unggul. (FK)

Program Pengenalan Sistem Perguruan Tinggi STIE Pertiwi 2015/2016

Ketua Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi memberikan sambutan sekaligus membuka Program Pengenalan Sistem Perguruan Tinggi (PPSPT) kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2015/2016 di seluruh cabang kampus STIE Pertiwi.

Program yang di gelar rutin setiap tahun untuk menyambut mahasiswa baru yang akan menuntut ilmu di STIE Pertiwi dimulai dengan Pengenalan Para Pejabat mulai Dari Ketua, Pembantu Ketua serta jajaran staf STIE Pertiwi.

Dalam pembahasannya Bapak Fakhrurazi, S.E., M.M memberikan Bimbingan kepada mahasiswa baru mengenai Pengenalan Sistem Pembelajaran di Perguruan Tinggi agar lulus tepat waktu. Beliau mengatakan “Kuliah agar tepat waktu tentu wajib memiliki strategi dan motivasi yang tinggi, niat yang tulus datang ke kampus untuk menuntut ilmu, disiplin diri harus diterapkan untuk mewujudkan semua itu”.

Dengan mahasiswa kuliah tepat waktu dan berprestasi, maka mahasiswa sudah berkontribusi kepada STIE Pertiwi untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih, sebagai kampus pilihan masyarakat yang mempersiapkan lulusan profesional selalu terserap baik pada dunia industri dan usaha. Acara pembukaan PPSPT yang berlangsung seru itu, di lanjutkan dengan menyerahan Jas Almamater STIE Pertiwi secara simbolis dari Ketua STIE kepada mahasiswa/I baru T/A 2015/2016.

Orasi Ilmiah dalam Wisuda STIE PERTIWI “Personal SWOT Analysis”

Orasi Ilmiah dalam Wisuda STIE PERTIWI

Personal SWOT Analysis

Dr. Freddy Rangkuti MSc

 

Pada acara wisuda bersama Perguruan Tinggi Pertiwi (13/05/15), yang berlokasi di Gedung Smesco, Jakarta. Hadir sebagai pengiri orasi ilmiah Dr. Freddy Rangkuti MSc, tema yang beliau sampaikan ialah “Personal SWOT Analysis” Dimana 

Personal SWOT analisis merupakan suatu cara untuk mengevaluasi diri sendiri, sehingga kita dapat merencanakan kehidupan kita dengan lebih baik. Prinsipnya adalah “kerjakan pekerjaan yang paling kita sukai dan impikan, maka kita akan menikmati kehidupan ini sepanjang hidup tanpa bekerja”. Loh.. kok bisa? Tentu saja bisa, karena apapun pekerjaan yang kita kerjakan dengan suka hati, penuh kecintaan dan semangat, maka perkerjaan tersebut menjadi seperti permainan. Kita tidak lagi bekerja, kita hanya bermain dengan permainan kesukaan kita. Terlebih lagi pekerjaan tersebut mendorong kita untuk mencapai kemuliaan yang lebih hakiki yaitu kehidupan di akherat. Inilah pekerjaan yang kita sukai dan impikan.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya agar kita dapat menemukan pekerjaan yang kita impikan, yaitu dengan menggunakan metode Personal SWOT Analysis.

Tahapan dalam analisis SWOT
1. Tetapkan tujuan
Contohnya adalah:
a. Mencari pekerjaan setelah lulus
b. Mencari pekerjaan lain
c. Mencari posisi yang lebih tinggi
d. Merencanakan karir lima tahun mendatang

2. Buat strategi untuk mencapai tujuan tersebut
Contohnya adalah:
a. Melakukan strategi agresif dan proaktif
b. Melakukan strategi peningkatan kompetensi dan optimalisasi keahlian sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
c. Mencari solusi terhadap permasalahan yang ada
d. Melakukan perbaikan internal
3. Implementasikan strategi ke dalam bentuk Action Plan
Contohnya adalah:
a. Menjadwalkan kegiatan untuk peningkatan pribadi
b. Menentukan target waktu
c. Menentukan target pencapaian
d. Membuat ukuran keberhasilan
4. Laksanakan Action Plan tersebut secara konsisten

Ada lima langkah agar memiliki mental juara:

  1. Langkah pertama: Percayalah pada diri sendiri. Percayalah bahwa kita bisa meraih sukses
  2. Langkah kedua: Berfikirlah sukses. Jangan berfikir gagal. Selalu berfikir. “Saya adalah sama dengan yang paling baik” Berfikir sukses menentukan jenis pikiran kita dan membuatnya mampu membikin rencana – rencana yang menghasilkan sukses.
  3. Langkah ketiga: Selalu tanamkan dalam benak kita, bahwa “kita lebih baik dari yang kita sangka”. Orang – orang yang sukses bukan superman. Sukses tidak memerlukan super intelek. Sukses bukanlah hal yang misterius. Sukses juga bukan nasib baik. Orang – orang yang sukses adalah orang – orang biasa, yang telah memperkembangkan kepercayaan kepada diri sendiri dan kepada apa yang dilakukannya yaitu keyakinan “Pasti Bisa”.
  4. Langkah keempat: Lipat gandakan kepercayaan kita. Ukuran sukses kita sama dengan ukuran kepercayaan kita. Asyikilah tujuan – tujuan kecil, maka kita akan mendapat hasil yang kecil. Asyikilah tujuan – tujuan yang besar, maka kita akan mendapat hasil yang besar. Perhatikan kenyataan ini. Gagasan besar dan rencana besar sering lebih mudah, dan yang jelas tidak lebih sukar daripada rencana – rencana kecil.
  5. Langkah Kelima: Saat ini juga STOP MENCARI ALASAN. Orang gagal selalu mencari alasan terhadap kegagalan yang terjadi. Orang sukses berhenti untuk mencari – cari alasan. Rahasia sang juara adalah kemampuan mereka menolak menyerah pada kekalahan, mereka selalu bangkit setiap kali jatuh dan mencoba kembali dengan cara yang berbeda. Tetap semangat merupakan jalan tol menuju kesuksesan. Jangan mudah menyerah, karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan dan kita harus yakin bahwa Tuhan tidak akan membebani seseorang itu sesuai dengan kesanggupannya. Gelorakan terus semangat dalam diri kita untuk terus berusaha, apalagi pada saat kita mengalami kesulitan. Bagi orang yang pertama kali mengalami kegagalan, pasti merasa bahwa gagal adalah hal yang paling menakutkan.Pikiran tersebut harus segera dihilangkan dari benak kita, karena semakin kita memikirkan kegagalan, maka kita akan semakin terpuruk dan tidak berani untuk bangkit kembali. Sebaliknya semakin cepat kita menghilangkan pikiran kegagalan, maka akan semakin cepat kita untuk meraih kesuksesan. Usaha yang kita lakukan adalah berjuang untuk mengubah keadaan dan Tuhan sangat suka dengan orang – orang yang bersemangat untuk memperbaiki keadaan, karena: Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah keadaannya.

Download Pemaparan Orasi Ilmiah 

Workshop Kurikulum (Silaby & SAP) STIE Pertiwi 2015

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi, menggelar workshop Kurikulum (Silaby & SAP) untuk tahun akademik 2015-2016.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Dosen STIE Pertiwi dari seluruh cabang kampus.

Berlokasi di Cililitan (05/04/2015) hadir sebagai pembicara Drs. Meindro Waskito, MM (Puket I), Mutdi Ismuni, SE., MM (Puket III), Satriadi Utama, SE., MM (Puket III), Mulyadi, SE, MM (Kajur Manajemen), serta Dr. Suharsono selaku perwakilan dari Yayasan Pendidikan Pertiwi Global.

Workshop ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas mutu dan pendidikan di lingkungan STIE Pertiwi yang memiliki program D3 dan S1 Akuntansi dan Manajemen.

Semoga dengan adanya workshop ini, dapat membantu dosen dalam penyusunan kurikulum yang sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi yang ada di Indonesia. Sehingga, lulusan STIE Pertiwi dapat meluluskan mahasiswa dengan standar kualitas yang baik dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha maupun lapangan pekerjaan di Indonesia.

Pengumuman Pengambilan Ijazah STIE Pertiwi TA.2013/2014

Wisuda Stie Pertiwi

Ijazah Mahasiswa/i Lulusan Tahun Akademik 2013/2014 Sudah Dapat Diambil di Masing-Masing Kampus, Dengan Persyaratan Sebagai Berikut :

1. Menyelesaikan Administrasi Keuangan (Membawa Bukti Lunas Pembayaran)
2. Menyerahkan Perbaikan/Revisi Skripsi Yang Telah di Tanda Tangani Oleh Pembimbing, Serta Melampirkan Soft Copy dalam Bentuk CD/USB flash drive (Flash disk).
3. WAJIB Mengisi Kuesioner Alumni Yang Telah Disediakan
4. Bersedia Hadir Untuk Mengambil Secara Langsung Dari Tanggal 2 Juli 2014 s. d 24 Juli2014

Pengambilan dilakukan di masing-masing kampus STIE Pertiwi pada jam kerja (09.00-05.00 WIB)

Kesempatan Kuliah Dengan Biaya Terjangkau di STIE Pertiwi Bekasi

Kuliah Murah di Bekasi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi Bekasi, memberikan kesempatan kepada warga Bekasi dan sekitarnya yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Perguruan Tinggi yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Pertiwi Global ini, memberikan peluang kuliah dengan biaya yang sangat terjangkau, khusus untuk mahasiswa kelas pagi di STIE Pertiwi Bekasi.

STIE Pertiwi Bekasi membuka program D3 dan S1 jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Pajak dan Auditing, serta jurusan Manajemen dengan konsentrasi SDM dan Pemasaran. Dengan sertifikasi kompetensi siap kerja untuk program Perpajakan, Teknisi Akuntansi, Salesmanship dan Kewirausahaan. Lulusan STIE Pertiwi tentunya memiliki keunggulan tersendiri di bidang profesional yang dipersiapkan untuk dunia kerja maupun wirausaha.

Hanya dengan membayar uang kuliah Rp. 1000.000,-/semester  Anda sudah dapat mengikuti program kuliah kelas reguler pagi di STIE Pertiwi Bekasi.

Jadi tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda di STIE Pertiwi Bekasi sekarang!

Kuliah Murah di STIE Pertiwi Bekasi 

Informasi Lebih Lanjut:

Kampus STIE Pertiwi Bekasi

Jl. Ir. H. Juanda 133, Bekasi Telp. (021) 8802649, SMS 085691192579

Daftar Online

Pendaftaran Kelas Pagi

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Posko Banjir Kampus Pertiwi

 

 

Posko Banjir STBA Pertiwi CililitanJumat (31/1/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama sang istri dan dua anaknya berkunjung ke tempat pengungsian korban banjir di STBA Pertiwi, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jokowi langsung blusukan ke ke belakang titik pengungsi. Dari situ Jokowi melihat rumah-rumah warga yang beberapa waktu lalu diterjang banjir luapan Sungai Ciliwung.

Iriana dan dua anaknya yang ditinggalkan Jokowi meninjau lokasi banjir ikut turun dari mobil dan berbincang dengan beberapa ibu korban pengungsi yang berada di Aula pengungsian gedung STBA Pertiwi. Ibu-ibu itu tak mengenal Iriana. Mereka hanya menjawab pertanyaan Iriana dengan seadanya.

Dilansir dari Kompas Online, Sekitar lima menit kemudian, Jokowi datang melewati kumpulan ibu-ibu itu. Ia tak menyadari sang istri berada di tengah-tengah pengungsi. Jokowi baru tersadar setelah salah satu wartawan melontarkan canda kepadanya, “Pak pengungsi ini enggak disapa?” Jokowi pun terkejut melihat sang istri berbaur di tengah pengungsi. “Loh, kok di sini? Kenalin Bu, ini Ibu Jokowi, istri saya,” ujar Jokowi.

Sontak ibu-ibu yang mengobrol dengannya tadi terkejut. “Loh, ini istrinya Pak Jokowi toh. Aduh, maaf ya Bu, enggak kenalin,” ujar ibu-ibu itu bergantian bersalaman dan berfoto bersama.

Iriana Jokowi

Setelah menyalami warga, jokowi diajak Lurah Cililitan Wawa Kartiwa untuk melihat kondisi lapangan wilayah yang terdampak banjir dari atas kampus STBA Pertiwi. Nampak rumah-rumah yang masih kotor dan ditinggal penghuninya akibat banjir.

Lurah Cililitan tersebut juga menjelaskan bahwa STBA Pertiwi termasuk salah satu posko terbesar di wilayah tersebut yang menampung korban banjir mencapai 250 jiwa. Mereka berasal dari wilayah RW 07 yang terkena dampak luapan Kali Ciliwung. Dari 16 RT di RW 07, hanya RT 05 dan 010 yang tidak terkena banjir.

Setelah menengok pengungsi di STBA Pertiwi, Jokowi kemudian mendistribusikan bantuan ke pengungsi lainnya di belakang STBA dan Gang Arus, Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pertiwi Peduli Banjir Jakarta

Hampir keseluruhan warga Jakarta mengenal siklus banjir lima tahunan, dalam catatan sejarah banjir di wilayah Jakarta, sejak tahun 1621 terjadi banjir besar di Jakarta, kemudian disusul tahun 1654, 1873 dan tahun 1918 pada zaman kolonial. Pada periode akhir, banjir besar sempat terjadi pada tahun 1979, 1996, 2002, 2007 dan belum lama ini akhir tahun 2012 atau awal 2013.

Melihat data banjir yang melanda Ibu Kota pada 1996, 2002, dan 2007, akhir tahun 2012 membuat banyak masyarakat yang memperkuat bahwa siklus banjir di Jakarta itu 5 tahun sekali. Tetapi awal 2014 ini sebagian wilayah Jakarta sudah terendam banjir akibat hujan lebat yang terus melanda di musim penghujan.

Hujan sepanjang hari di Bogor dan Depok membuat debit air di bendungan Katulampa meninggi, hal tersebut membuat penjaga pintu air Katulampa harus membuka gerbang untuk menstabilkan ketinggian air di bendungan tersebut. Akibatnya, aliran air tersebut membuat sungai Ciliwung meluap, hingga membuat banjir di wilayah Kampung Rawa Sepat, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, terendam hingga mencapai pinggang orang dewasa. bahkan ketika puncak banjir akhir pekan lalu, ketinggian air mencapai 3 meter.

Kampus Pertiwi Cililitan yang berada dekat dengan lokasi banjir tersebut melakukan aksi cepat tanggap, bekerja sama dengan Tim SAR BNPB mengevakuasi korban bencana banjir pada tahun 2014 ini ke Kampus Pertiwi yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.

Perguruan Tinggi yang memiliki unit Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) ini, setiap tahun jika terjadi bencana banjir di Jakarta, kampus ini melakukan aksi cepat tanggap terhadap kejadian tersebut dengan membuka lebar kepada warga yang terkena bencana untuk mengungsi di kampus ini.

Kondisi banjir yang membuat warga terpaksa meninggalkan pemukimannya, membuat banyak warga yang tidak sempat membawa barang-barangnya. Jadi, terpaksa mereka harus tinggal dengan kondisi seadanya. Anak-anak yang sehari-harinya harus bersekolah terpaksa harus meliburkan diri, karena seragam dan peralatan sekolahnya tidak sempat di bawa saat mengungsi.

Kampus Pertiwi yang pada saat kondisi banjir selalu membuka posko aksi cepat tanggap penanggulangan bencana, selain menampung warga yang terkena musibah banjir, kampus ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak korban banjir tersebut. Anak-anak diberikan pelatihan Bahasa Inggris dengan penyampaian yang kreatif dan menyenangkan, dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Kegiatan yang diberi tema “Pertiwi Peduli Pendidikan” English Community Program For Kids ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Perguruan Tinggi Pertiwi. Semoga kegiatan yang mulia ini dapat ditiru oleh institusi lainnnya. Agar dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.