Jurnal Economicus Vol. 8, No. 2, September 2015

 

 

 

 

ANALISIS SWOT DALAM PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PADA PT. KARUNA INDONESIA DI BEKASI

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Di dalam pemasaran produk di wilayah Bekasi, posisi perusahaan PT Karuna Indonesia menurut analisis SWOT adalah terletak pada kuadran 2 yaitu diantara garis kuadran dengan skor sebesar 1,25 dan garis ancaman dengan skor – 0,75. Pada kuadan 2 tersebut, strategi yang paling tepat dilakukan oleh PT Karuna Indonesia dalam melakukan pemasaran adalah menggunakan untuk mengatasi ancaman jangka panjang dengan cara strategi penjualan produk maupun pasar.

 
Berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan dan mempertahankan kelangsungan perusahaan dengan peningkatan volume penjualan disarankan, agar PT Karuna Indonesia menyediakan produk impor, disamping produk standar dengan tetap menjaga kualitas yang baik, dan melayani segmen pasar menengah ke bawah disamping tetap pula melayani segmen pasar menengah ke atas dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik.

Keywords : SWOT Analysis

 

PERPUTARAN MODAL KERJA DENGAN
RETURN ON EQUITY (ROE) PADA
PT MAYORA INDAH TBK

Satriadi Utama
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

The purpose of this research is to find out how much relations between the Working Capital Turnover Return on Equity in PT. Mayora Indah, Tbk. In addition to determine the effectiveness of working capital management so as to generate optimal returns on ROE PT Mayora Indah, Tbk.

Research method used is fact to exposure method, which conducted research to examine the events that have occurred. Variables in this research is working capital turnover (x) and return on equity (y). The sampling method used in this study is the census method, in which all members of the population is used as a sample of financial statements PT Mayora Indah, Tbk. during the seven years between 2000 to 2006, that is, the balance sheet and profit and loss.

Keywords : Working Capital Turnover

 

PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKANRESPONSIBILITY ACCOUNTING PADA PT. CAHAYA BARU

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Planning and control represent two matter which is supporting each other and equipping each other, in consequence a planning cannot walk better without existence of operation, that way also on the contrary good operation is operation which is be guided by rule which have been planned. To obtain; get the profit expected hence a manager have to manage its company better and require to execute the function of effective management se function possible that is with the existence of planning, Organization and operation.

From above description hence here shall the existence of a[n role of responsibility accounting, representing merger of reporting system with the system of responsibility and operation system. Because adequate execution responsibility accounting as according to conditions which must fulfill of representing assistive appliance of effective management in operation center the responsibility center. To limit the problem, writer will only study the use of responsibility accounting as a means of financial control produce. As for focus will be aimed at the following problem.

Keywords : Responsibility Accounting In Financial Control Produce

 

HUBUNGAN KONSUMEN DENGAN KEPEDULIAN TERHADAP TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

Didi Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Entrepreneurship is a person’s ability and progress involving with risk by investing and speculating time, money and business to start accompany to succeed it. Through efforts done, the person plans and hopes for compensation in the form of advantage and satisfaction.

Business or company built by a person with certainbehavior as alternative way to give filed of work, minimally for the capital owner, is called as entrepreneur.

Keywords : Advantage and Satisfaction

 

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA MATAHARI DEPT. STORE CIREBON

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Factors including quality of service and quality products jointly significant impact on customer satisfaction in the sun Dept. Store Cirebon at 51.70% and the balance of 48.30% influenced by other factors. It can be seen on the results of calculations in which the value of f can count equal to 51.945 while the table with degrees of freedom f = k v1 and v2 = (n-k-1), (100-2 – 1) = 97 and with 95% confidence level (α = 0.05) obtained f table is 2.47.

Thus the value of f greater than f count table (51.945> 2.47) so that Ho ditolak.Berdasarkan effect of all these factors have significant influence on customer satisfaction on customer Dept. sun. Store in the city of Cirebon in a row that the quality of service (X1) of 0.728 or 72.80% and the variable quality of products (X2) for 0042 or 4.20.

Keywords : Customer Satisfaction

 

Download

 

 

Tim Penyunting Jurnal Ilmiah Accounting & Finance Vol. 7, No. 2, Desember 2014

 

 

 

Download

 

 

Tim Penyunting Jurnal Ilmiah Accounting & Finance Vol. 7, No. 1, Juni 2014

 

 

 

Download

 

 

Tim Penyunting Jurnal Economicus Vol. 8, No. 1, Maret 2015

 

 

 

Download

 

 

Jurnal Accounting & Finance Vol. 7, No. 2, Desember 2014

 

 

 

PENGARUH PAJAK REKLAME TERHADAP
PENINGKATAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN KARAWANG.

Uswatun Khasanah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang sahih (vailid), dan dapat dipercaya (realiable) tentang sejauh mana Pengaruh Pajak Reklame Terhadap Peningkatan Pendapatan Pajak Daerah di Kabupaten Karawang, yang beralamatkan di Jl.Ahmad Yani No.1 Karawang. Pada Laporan Pendapatan Pajak Daerah tahun 2009 sampai tahun 2014.
Analisis statistik deskriptif dilakukan untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran tentang perkembangan data yang diolah sehingga data dalam bentuk variabel Pajak Reklame (X) dan Pajak Daerah(Y) pada DPPKAD Karawang menjadi mudah untuk dipahami. Analisis statistik deskriptif variabel dalam penelitian ini meliputi variabel bebas yaitu Pajak Reklame (X) dan Pajak Daerah (Y) dari periode Tahun 2009 sampai dengan Tahun 2014.
Berdasarkan perhitungan analisis regresi diperoleh hasil Y= 6681550230423+0,795X artinya setiap kenaikan target pajak daerah sebesar satu rupiah diperlukan kenaikan pendapat koefesien korelasi untuk koefesien korelasi X atas Y mendapatkan nilai sebesar 0,795 yang artinya Pajak Reklame mempunyai pengaruh yang kuat terhadap Pajak Daerah. Berdasarkan perhitungan nilai koefesien determinasi untuk koefesien korelasi X atas Y mendapatkan nilai 63,19 %, yang artinya Pajak Reklame mempunyai pengaruh sebesar 63,19 % terhadap Pajak Daerah, sedangkan sisanya 36,81 % dipengaruhi faktor lainnya seperti contoh pajak hiburan, pajak kendaraan bermotor, pajak penerangan jalan dan pajak daerah lainya yang diberlakukan di Kabupaten Karawang.
Berdasarkan hasil perhitungan Uji Signifikansi Koefesien Korelasi untuk Koefesien Korelasi X atas Y (Uji t) yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh atau hubungan yang signifikan antara Pajak Reklame dan Pendapatan Pajak Daerah di Kota Karawang.

Keywords : Pajak Reklame & Pendapatan Pajak Daerah

 

ANALISIS PROSEDUR AUDIT INTERNAL
DALAM MENUNJANG EFEKTIFITAS SISTEM PENGGAJIAN CADDIE PADA PT.LOTUSLAKES GOLF CLUB

Fitrawansyah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan audit internal dalam menunjang sistem penggajian caddie pada PT.Lotuslakes Golf Club, untuk mengetahui prosedur audit internal dalam menunjang efektifitas sistem panggajian caddie pada PT.Lotuslakes Golf Club.
Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif analistis. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data primer yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan dengan cara observasi dan wawancara dan data sekunder yang diperoleh melalui literatur kepustakaan, dokumen perusahaan, catatan laporan penggajian caddie perbulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur audit internal pada PT. Lotuslakes Golf Club berperan penting dalam menunjang efektivitas pengelolaan gaji, pada dasarnya Audit Internal pada PT.Lotuslakes Golf Club seharusnya terpisah atau berdiri sendiri menjadi Departement tersendiri, disamping itu kurangnya pengawasan yang mungkin terlewati oleh Caddie master selaku staff yang berperan penting dalam pengecekan awal pelaporan penggajian caddie kepada HRD yang saat ini menjadi Audit intern berpengaruh pada hasil gaji yang di dapatkan oleh caddie, karena penghitungan gaji yang masih di tentukan oleh penghasilan yang di dapatkan caddie dengan mendampingi customer oleh sebab itu kemungkinan salah pencatatan dan penghitungan gaji bias saja terjadi. HRD selaku audit intern di sarankan melakukan verifikasi bukti-bukti pembayaran sebelum akhirnya dilakukan proses selanjutnya.

Keywords: Prosedur Audit Internal berperan sangat penting dalam proses penggajian caddie, efektivitas pengelolaan gaji dilakukan agar diketahui apakah pengelolaan gaji di perusahaan tersebut sudah berjalan dengan baik ataukah ada yang kurang.

 

ANALISA PENERAPAN AKUNTANSI PENYUSUTAN AKTIVA TETAP TERHADAP UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN PADA PT SANKEN INDONESIA

Darka
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untu mendapatkan pengetahuan yang sahih (valid) dan dapat dipercaya mengenai sejauh mana ketaatan PT Sanken Indonesia yang beralamat di Kawasan Industri MM2100 Blok GG-8, Bekasi, dalam mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku dalam menentukan besarnya beban penyusutan aktiva tetap yang dilaporkan dalam laporan keuangan fiskal.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data atau kejadian dengan kalimat-kalimat penjelasan secara kualitatif. Metode penelitian kualitatif menekankan pada metode penelitian observasi di lapangan dan datanya dianalisa dengan cara non statistik.
Kesimpulan dari analisis data untuk kasus penelitian ini adalah PT Sanken Indonesia belum melakukan perhitungan penyusutan aktiva tetap sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Terlihat dari masih adanya penetapan kebijakan untuk perhitungan penyusutan aktiva tetap yang tidak sesuai dengan ketentuan pajak yang menyebabkan terjadinya perbedaan jumlah beban penyusutan komersial sebesar Rp 372.649.727,60 dengan beban penyusutan yang diakui oleh fiskal yaitu sebesar Rp 306.369.044,00 yang artinya terjadi selisih sebesar Rp 65.680.683.60.

Keywords : Akuntansi Penyusutan Aktiva Tetap

 

PENGARUH CYCLE TIME TERHADAP HARGA POKOK PRODUK PADA PT. DMC TEKNOLOGI INDONESIA

ABDILAH
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

ABSTRAK

Aktivitas dalam proses produksi manufaktur terdiri dari aktivitas-aktivitas yaitu waktu proses (processing time), waktu inspeksi (inspection time) , waktu pemindahan (moving time), dan waktu tunggu (waiting time). Dalam proses pembuatan produk diperlukan cycle time yang merupakan keseluruhan waktu yang diperlukan untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Proses produksi yang ideal adalah menghasilkan cycle time sama dengan processing time. Harga pokok adalah jumlah biaya seharusnya untuk memproduksikan suatu barang ditambah biaya seharusnya lainnya sehingga barang itu sampai di pasar. Harga pokok produk terdiri dari, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik. Harga pokok produk dihitung pada saat pesanan selesai diproduksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan data yang digunakan selama 5 tahun. Teknik analisis data yang digunakan dengan regresi linear sederhana. Dan diperoleh nilai Ŷ = -152.191,86 + 139,88 X. Ini berarti bila cycle time mengalami kenaikan 1 detik maka harga pokok produk akan naik sebesar Rp 139,88 dan apabila X = 0 atau konstanta maka Y atau harga pokok produk akan turun sebesar Rp 152.191,86 Tingkat koefisien korelasinya sebesar 0,93 artinya hubungan antara cycle time terhadap harga pokok produk sangat kuat . Pengaruh / kontribusi cycle time terhadap harga pokok produk sebesar 87% dan 13% nya dipengaruhi oleh faktor lain (seperti bahan baku) yang tidak dibahas dalam bab ini. Uji hipotesis yang dilakukan adalah Ho adalah hipotesis ditolak, Ha hipotesis diterima. t hitung = 4,4118 > t tabel = 3,182, karena T hitung lebih besar dari T tabel maka Ho ditolak dan Ha di terima, artinya ”Ada pengaruh cycle time terhadap harga pokok produk”.

Keywords : Cycle Time & Harga Pokok Produk

 

PENGARUH EFISIENSI BIAYA PRODUKSI
TERHADAP TINGKAT LABA KOTOR
PADA PT. KASEN INDONESIA

Sri Mulyani
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

PT. Kasen Indonesia merupakan perusahaan dengan bentuk badan usaha perseroan terbatas yang bergerak dalam bidang industri teknologi yaitu di bidang otomotif, adapun jenis barang yang di proses atau di produksi yaitu „‟spineret dan spare part rem mobil”. PT. Kasen Indonesia ini menyajikan laporan triwulanan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) biaya produksi selama dua puluh triwulan atau antara tahun 2006 sampai dengan 2010.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif Analitis. Metode Deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang menggambarkan, melukiskan serta menganalisis keadaan yang ada dalam perusahaan khususnya yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Sedangkan Metode Analitis yaitu bentuk penelitian untuk mengetahui asosiatif (hubungan) antara beberapa variabel penelitian, untuk mengetahui sifat dan besarnya tingkat hubungan antara variabel yang diteliti, penulis menggunakan analisis statistik berupa korelasi product moment sedangkan untuk hubungan pengaruhnya digunakan analisis statistik regresi, dan untuk menguji hipotesis dilakukan dengan uji t pada taraf kesalahan sebesar 5%.
Untuk mengetahui pengaruh efisiensi biaya produksi (X) terhadap tingkat laba kotor (Y) dilakukan dengan menggunakan analisis statistik yaitu menggunakan regresi Linier sederhana dan Korelasi Product Moment. Persamaan regresi adalah Y= 14351,12+ 0,05773x dan koefisien korelasi r = 0,68. Maka hubungan antara efisiensi biaya produksi dengan tingkat laba kotor termasuk pada hubungan agak tinggi. Koefisien Determinasi (r²) adalah 0,68² = 0,4582. Dalam penggunaannya koefisien determinasi dinyatakan dalam persen jadi perlu dilakukan 100%, Hal ini menunjukan adanya pengaruh antara efisiensi biaya produksi dengan tingkat laba kotor 45,83% dan sisanya sebesar 54,17% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Berdasarkan pengujian hipotesis tentang koefisien korelasi maka diperoleh t hitunng < t tabel yaitu 1,3065 < 3,182, hal ini berarti t hitung berada didaerah penerimaan (H0) berdasarkan kriteria penerimaan atau penolakan hipotesis diatas, maka (H0) diterima dan (H1) ditolak. Artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh Efisiensi Biaya Produksi Terhadap Tingkat laba Kotor pada PT. Kasen Indonesia selama 5 tahun 2006 – 2010.

Keywords : Efisiensi Biaya Produksi

 

PENGARUH ATRIBUT KUALITAS AUDIT TERHADAP
KEPUASAN KLIEN PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK

Ade Irawan
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Kebutuhan terhadap jasa akuntan dari waktu ke waktu semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan terhadap jasa akuntan publik tidak berarti melegalkan audit itu sendiri, tetapi justru meningkatkan tingkat pengharapan klien terhadap kualitas audit bahkan audit itu sendiri, karena penting sekali mengtahui harapan mereka atas kualitas jasa yang diberikan dan hal-hal yang membuat mereka puas atau tidak puas. Perkembangan dibidang jasa audit telah membawa perubahan paradigma klien Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk lebih selektif dalam menggunakan jasa audit.
Dalam penelitian ini maka dapat diketahui bahwa t hitung = 0,74 dan t tabel = 2,41 dengan demikian t hitung > t tabel yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga kesimpulannya adalah Atribut Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap klien KAP.

Keywords : Kualitas Audit & Kepuasan Klien

 

 Download

 

 

 

Jurnal Accounting & Finance Vol. 7, No. 1, Juni 2014

 

 

 

ANALISIS REKONSILIASI FISKAL TERHADAP PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT. PILLAR MUTIARA TAHUN 2013

Uswatun Khasanah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai pajak penghasilan terutang perusahaan dengan melakukan rekonsiliasi laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal pada PT. Pillar Mutiara yang beralamat di Jl. Siaga Bappenas No. 5 – 6 Jakarta . Dalam penelitian yang dilakukan, penulis menganalisis data dengan metode deskriptif yaitu dengan menggambarkan keadaan laporan keuangan atas fenomena yang terjadi dengan melakukan pengumpulan data, menghitung PPh, melakukan koreksi fiskal sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa laporan keuangan komersial telah sesuai dengan PSAK No. 24 tahun 2012 dan sesuai berdasarkan Pasal 17dan 31E Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang PPh Atas Penghasilan dari usaha. Terdapat komponen – komponen biaya yang mempengaruhi terjadi koreksi fiskal positif dan negatif seperti upah tenaga kerja, biaya overhead dan lain sebagainya .
Terdapat selisih sebesar Rp. 417.061.740 atas laba fiskal dimana menurut perusahaan laba fiskal sebesar Rp. 1.225.743.398 sedangkan menurut penulis, laba fiskal PT Pillar Mutiara Tahun 2013 sebesar Rp. 1.642.805.138. Dan diketahui PPh badan yang dikenakan Pada PT. Pillar Mutiara sebelum koreksi fiskal sebesar Rp. 51.762.393 dan Rp. 206.289.160 Setelah rekonsiliasi Fiskal.

Keywords : Rekonsiliasi Fiscal & Pajak Badan

 

PERANAN INTERNAL AUDIT TERHADAP FUNGSI PEMBELIAN
PADA PT. T. RAD INDONESIA

Ade Irawan
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang sahih (valid), dan dapat dipercaya (reliable) tentang sejauh mana Peranan Audit Internal Terhadap Fungsi pembelian, serta Prosedur dalam pembelian yang telah dibuat oleh perusahaan apakah sudah dijalankan sesuai prosedur. Peranan audit internal bertujuan menilai peranan audit internal terhadap fungsi pembelian dan mengetahui bagaimana prosedur pembelian yang dijalankan oleh PT T.rad Indonesia.
Perusahaan menyadari perlunya peranan audit internal terhadap kegiatan pembelian yang dilakukan, yang dapat meningkatkan kinerja dan kemajuan perusahaan, walaupun masih terdapat penemuan audit yang perlu diperbaiki yang dapat mengurangi nilai kinerja pembelian.
Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah kualitatif yang dilaksanakan pada PT T.Rad Indonesia, yang menggunakan data primer dimana data yang dihasilkan adalah data deskriptif. Mengenai hasil peranan audit internal terhadap fungsi pembelian yang dilaksanakan dengan menggunakan beberapa sumber buku, data, wawancara, observasi dan kuesioner dengan cara memberikan kuesioner dengan cara memberikan pertanyaan kepada fungsi-fungsi yang terkait dengan peranan audit internal terhadap fungsi pembelian. Dari penelitian diajukan 30 pertanyaan dan melibatkan 30 responden diperoleh jawaban “Ya” sebanyak 29 butir, sehingga presentase yang dapat dihitung menjadi 95%, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peranan audit internal terhadap fungsi pembelian pada PT T.Rad Indonesia sudah sangat baik. Tetapi masih ada hal yang perlu diperhatikan pada PT T.Rad Indonesia merupakan perusahaan bergerak dibidang Manufacruring.
Untuk pembelian yang dilakukan pada PT T.rad Indonesia sudah dilakukan sesuai prosedur perusahaan sehingga dapat dikatakan fungsi pembelian yang dijalankan pada perusahaan tersebut berjaln dengan baik.
Sesuai dengan flowchat yang ada bagian pembelian menjalankan fungsinya dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Keywords : Internal Audit & Pembelian

 

ANALISIS PEMERIKSAAN INTERNAL TERHADAP PERSEDIAAN BAHAN BAKU PT. YOROZU AUTOMOTIVE INDONESIA

Saltum
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Persediaan merupakan sala satu aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan. Untuk itu diperlukan adanya sistem pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku yang diterapkan.
Untuk memperoleh data yang diperlukan maka penulis menggunakan data berupa observasi, wawancara, dan kepustkaan dengan cara meminta informasi dan data-data dari PT Yorozu Automotive Indonesia kemudian dibandingkan dengan teori-teori yang diperoleh dari berbagai pengarang buku, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan primer. Penulis memperoleh data melalui teknik wawancara langsung dengan karyawan tersebut dan observasi.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku pada PT Yorozu Automotive Indonesia sudah cukup berjalan sesuai prosedur, dimana adanya pemisahaan diantara fungsi-fungsi terkait dengan penerimaan dan pengeluaran barang, pemantauan terhadap persediaan bahan baku juga dilakukan secara periodik oleh bagian Gudang melalui kegiatan stok opname.

Keywords : Pemeriksaan Internal & Persediaan Bahan Baku

 

PEMERIKSAAN INTERN ATAS PROSEDUR PENJUALAN
PADA PT. MULTI GUNA TRANS ENERGI

Ela Fauziah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan Menilai apakah proses penjualan pada PT. Multi Guna Trans Energi sudah sesuai dengan aturan Standart Prosedur yang ditetapkan perusahaan dan menilai apakah ada kelemahan dalam prosedur penjualan, sehingga dapat memberikan masukan ke perusahaan supaya prosedur penjulan semakin lebih baik dan dan dapat meningkatkan efektivitas dan efesinsi dalam fungsi penjualan. penelitian menggunakan metode kepustakaan dan penelitian lapangan. Metode penelitian kepustakaan yaitu mengumpulkan, membaca dan mencatat serta mempelajari literatur. Metode penelitian lapangan yaitu mengadakan observasi langsung, melakukan wawancara dengan bagian terkait, mengamati cara kerja bagian penjualan , dan diskusi dengan manajemen perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan struktur organisasi perusahaan tidak memisahkan fungsi penjualan dan fungsi penagihan mengakibatkan terlambat menagih piutang ke pelanggan. Sebagian besar sales order tidak mendapatkan otorisasi dari Sales Manager hal ini mengakibatkan tidak ada yang bertanggung jawab terhadap sales order. Tidak adanya fungsi kredit mengakibatkan banyak piutang tidak tertagih. Monitoring pekerjaan oleh atasan langsung belum berjalan dengan baik sehingga banyak tugas-tugas administratif yang terbengkalai.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas disarankan agar perusahaan mengkaji kembali prosedur penjualan yang sudah berjalan dan membentuk fungsi kredit.

Keywords : Pemeriksaan Intern Prosedur Penjualan

 

PENGARUH PERANAN AUDIT INTERNAL TERHADAP PENERAPAN
GOOD COORPORATE GOVERNANCE PADA
PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)

Fitrawansyah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang valid tentang sejauh mana pengaruh Peranan Audit Internal terhadap Penerapan GCG pada PT. KAI (Persero) yang beralamat di JL. Perintis Kemerdekaan Bandung. Metode Penelitian yang digunakan Deskriptif dan Assosiatif (Kuantitatif) , dengan teknik penyebaran kuesioner kepada responden yaitu Audit Internal PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebanyak 33 orang, dengan berbentuk skala likert dengan kategori nilai 1 – 5.
Analisa data dilakukan dengan regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 33,137 + 0,389x. yang berarti bila jika peranan audit internal ditingkatkan 1 satuan maka penerapan GCG meningkat sebesar 33,317. Dari perhitungan Koefisien Korelasi diperoleh hasil nilai R sebesar 0.444 yang berarti bahwa korelasi/hubungan antara peranan audit internal dengan penerapan Good Corporate Governance mempunyai hubungan yang sedang sebesar 44.4 %. Sedangkan nilai R Square = 0,197 = 19,7% Artinya bahwa variabel independen yg diteliti memiliki pengaruh kontribusi sebesar 19,7% terhadap variabel Y, sedangkan 80,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel yg diteliti.

Keywords : Audit Internal & GCG

 

ANALISIS WITHOLDING TAX SYSTEM PAJAK PENGHASILAN PASAL 4 AYAT 2 ATAS BUNGA DEPOSITO & TABUNGAN
PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)
CABANG KABUPATEN KARAWANG, JAWA BARAT.

Sri Mulyani
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

The Purpose of this research is to know mechanism of withholding tax system of income tax section 4 article 2 of interst deposit and saving at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) branch Karawang Regency, West Java.
The data collection technique used a field research and literature study. This reasearch has concluded the factor affecting deposit and saving that is interest rate, deposit amount, and period of deposit or saving. Example : Total deposit in january is Rp. 2.063.000.000 and total interest of deposit Rp. 13.126.330 and then income tax section 4 articel 2 of interest deposit is Rp. 2.641.384 could be compared with ferbruary total deposit Rp. 1.156.000.000 and total interest of deposit Rp. 6.573.539 and then income tax section 4 articel 2 of interest deposit is Rp. 1.319.750. Increase and decrease of income tax section 4 articel 2 affecting by interest rate, deposit amount, and period of deposit or saving

Keyword : Income Tax Section 4 Article 2, Interst Deposit & Saving, Witholding Tax system

 

 Download

 

 

Jurnal Accounting & Finance Vol. 6, No. 1, Juni 2013

 

 

 

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. SANYO INDONESIA DIVISI COMPRESSOR PERIODE TAHUN 2008-2010

Sri Mulyani
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstraksi

Dari hasil analisis Current ratio tahun 2008 (46,8%) tahun 2009 (36,8%) & tahun 2010 (39%), Quick Ratio tahun 2008 (28,9%), tahun 2009 (18,2%) & tahun 2010 (23,4%) menggambarkan perusahaan dalan kondisi “Illikuid” sedangkan Debt Ratio tahun 2008 (142,2%), tahun 2009 (152,5) & tahun 2010 (167,1%) menunjukan lemahnya kemampuan aset perusahaan terhadap total hutangnya. Besarnya rasio Gross Profit Margin tahun 2008 (-5,4%), tahun 2009 (-1,9%) & tahun 2010 (8,4%) serta Net profit Margin tahun 2008 (-13,9%), tahun 2009 (-8,5%) & tahun 2010 (3,7%) berarti bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba masih rendah. Berdasarkan Analisis SWOT kondisi perusahaan berada pada posisi LIKUIDASI dengan total score faktor strategi internal sebesar -0,19 dan total score faktor strategi eksternal sebesar -0,92. Melengkapi hasil Analisis SWOT, matrix space menempatkan PT. Sanyo Indonesia Divisi Compressor pada Kuadran IV (kekuatan lemah, kelemahan tinggi dan peluang kecil ancaman besar).

Keywords: Kinerja Keuangan, SWOT

 

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENGGAJIAN KARYAWAN PT. PELITA HARAPAN ABADI

Winardi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis prosedur penggajian karyawan dan untuk mengetahui penerapan dari sistem pengendalian intern penggajian karyawan di PT.Pelita Harapan Abadi.Penelitian ini berupa penelitian studi lapangan, karena penelitian ini hanya mengumpulkan data, mencari fakta, kemudian menganalisis data tersebut dan menginterprestasikannya sesuai dengan teori – teori. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisa data bersifat deskriptif kualitatif yaitu analisa yang berwujud keterangan uraian yang menggambarkan obyek penelitian untuk memperoleh kesimpulan dan penggambaran hasil sesuai dengan teori–teori yang ada. Untuk mengetahui implementasi dari penerapan sistem pengendalian intern dan evaluasi prosedur penggajian karyawan dilakukan dengan wawancara langsung dengan sumber yang bersangkutan dalam divisi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi ini telah melakukan pemisahan fungsi dan tanggung jawab yang berbeda untuk tiap bagian yang berkaitan dengan prosedur penggajian. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pemisahan fungsi dan tanggung jawab yang baik dalam struktur organisasi, sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, juga menunjukkan bahwa setiap bagian dari PT.Pelita Harapan Abadi telah melakukan tugasnya dengan baik.

Keywords: Sistim Pengendalian Penggajian

 

PENGARUH SISTEM PERSEDIAAN JUST IN TIME TERHADAP EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA
CV. CAHAYA BINTANG MANDIRI CIKARANG

Udin Saepudin
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk pelaksanaan atas penerapan sistem persediaan Just In Time pengendalian intern terhadap biaya produksi dan mendapatkan data akuntansi yang akurat pada CV. Cahaya Bintang Mandiri. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan.Metode analisis pelaksanaan pengendalian intern mengenai prinsip-prinsip pengendalian intern, unsur-unsur pengendalian intern dan membandingkan dengan teori. Hasil penelitian/riset menunjukan bahwa peranan pengendalian intern terhadap persediaan Just In Time sangat berpengaruh terhadap perusahaan dalam persediaan serta biaya produksi. Dari pengujian hipotesis yang dilakukan oleh peneliti dapat dibuktikan bahwadengan menggunakan sistem persediaan JIT CV Cahaya Bintang Mandiri mampu mengefisiensi biaya produksi hingga 3% sehingga pada tahun 2006 perusahaan dapat menurunkan biaya sebanyak Rp. 32.636.200,- kemudian pada tahun 2007 turun sebesar Rp. 33.455.425,- dan pada tahun 2008 menurun hingga Rp. 46.905.970,- . Hal ini menunjukan bahwa variabel X (sistem persediaan JIT) dapat mempengaruhi variabel Y (efisiensi biaya produksi).

Keywords: Persediaan Just in Time, Biaya Produksi

 

PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG USAHA
TERHADAP TINGKAT RENTABILITAS PADA
PT. CITRA PRIMA MANDIRI

Lisdawati
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perputaran piutang usaha dan tingkat rentabilitas serta sejauh mana pengaruh perputaran piutang usaha terhadap tingkat rentabilitas pada PT Citra Prima Mandiri. Dari hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi sederhana Ý = -28 + 3,36X, analisis koefisien korelasi dengan hasil 0,84 yang artinya korelasi antara perputaran piutang usaha terhadap tingkat rentabilitas sangat kuat dan positif, nilai koefisien determinan diperoleh 71% artinya kontribusi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 71%, serta pengujian hipotesis dengan uji dua pihak antara variabel X (Perputaran Piutang Usaha) terhadap variabel Y (Tingkat Rentabilitas) menghasilkan nilai 2,70 dan harga tabel dengan taraf kesalahan (α) = 5% sebesar 3,182 dengan ketentuan bila harga thitung < ttabel maka Ho diterima. Dan sebaliknya bila thitung> ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima.Dari nilai diatas maka dapat disimpulkan bahwa Ho yang menyatakan “Tidak ada pengaruh antara perputaran piutang usaha terhadap tingkat rentabilitas” diterima.Sedangkan Ha yang menyatakan “Ada pengaruh antara perputaran piutang usaha terhadap tingkat rentabilitas” ditolak.

Keywords: Piutang Usaha, Rentabilitas

 

ANALISIS PPN KURANG BAYAR TERHADAP SALDO KAS
PADA CV. GALVANIS MITRA SEJAHTERA

Fitrawansyah
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk: 1. Untuk mengetahui perhitungan dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai, 2. Untuk mengetahui Pengaruh PPN kurang bayar terhadap saldo kas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif artinya penelitian ini hanya sebatas mengungkapkan suatu permasalahan dan mencoba menemukan solusi atau pemecahan dari permasalahan yang ada. Metode analisis yang digunakan dalam pengelolahan data adalah uji regresi, uji koefisien determinasi, dan uji signifikan koefisien korelasi (uji t). Berdasarkan hasil analisis perhitungan regresi PPN kurang bayar berpengaruh sangat lemah terhadap saldo kas hubungan antara variebel PPN kurang bayar (X) dengan variable saldo kas (Y) dirumuskan Y = 27.505,5 + 2,3X, dan perhitungan koefisien kolerasi sebesar 0,05 menunjukkan besarnya pengaruh PPN kurang bayar terhadap saldo kas memiliki tingkat hubungan yang sangat rendah pengaruhnya, untuk perhitungan koefisien determinasi kontribusi variabel PPN kurang bayar (X) berpengaruh terhadap variabel saldo kas (Y) sebesar 0,25%, sedangkan selebihnya yaitu (100%– 0,25%)= 99,75% variabel Y dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti penulis, uji signifikan satu pihak kanan dengan tingkat kesalahan (α) sebesar 5%, dari perhitungan uji t diperoleh hasil t hitung adalah 0,1226 < dari t tabel sebesar 1,895 hal ini berada didaerah penerimaan Ho dan penolakan H₁.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang tidak signifikan atau sangat lemah antara PPN kurang bayar terhadap saldo kas pada CV. Galvanis Mitra Sejahtera.

Keywords: PPN kurang bayar dan saldo kas

 

 

 Download

 

 

Jurnal Accounting & Finance Vol. 4, No. 2, September 2011

 

 

 

ANALISA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA PADA SMK NEGERI 58 JAKARTA

Sri Mulyani
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penulis menggunakan metode analisis perbandingan antara anggaran pendapatan dan belanja terhadap realisasinya, untuk melihat kebenaran dari analisis anggaran pendapatan dan belanja. Berdasarkan pada data Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah beserta realisasinya selama dua tahun pelajaran 2007/2008 sampai dengan 2009/2010.
Dapat dijelaskan bahwa analisis anggaran pendapatan dan belanja pada tahun pelajaran 2009/2010 sebesar Rp. 6.907.441.040, sedangkan tahun pelajaran 2009/2010 sebesar Rp. 9.558.499.648. sehingga anggaran pendapatan dan belanja mengalami peningkatan sebesar Rp. 2.651.058.608 atau 38,38%.
Dengan menggunakan analisis realisasi pendapatan dan belanja pada tahun pelajaran 2007/2008 sebesar Rp. 7.382.374.376, sedangkan tahun pelajaran 2009/2010 sebesar Rp. 8.456.222.656. sehingga realisasi pendapatan dan belanja mengalami peningkatan sebesar Rp. 1.073.848.280 atau 14,50%.
Dengan menggunakan analisis perbandingan anggaran pendapatan dan belanja terhadap realisasi pendapatan dan belanja. Dimana untuk anggaran pendapatan dan belanja pada tahun pelajaran 2007/2008 sebesar Rp. 6.907.441.040 terhadap realisasi pendapatan dan belanja pada tahun pelajaran 2007/2008 sebesar Rp. 7.382.374.376 dengan pencapaian 106,88% sedangkan kelebihannya sebesar Rp. 474.933.336% .
Dengan menggunakan analisis perbandingan anggaran pendapatan dan belanja terhadap realisasi pendapatan dan belanja. Dimana untuk anggaran pendapatan dan belanja pada tahun pelajaran 2009/2010 sebesar Rp. 9.558.499.648 terhadap realisasi pendapatan dan belanja pada tahun pelajaran 2009/2010 sebesar Rp. 8.456.222.656 dengan pencapaian 88,47% sedangkan sisanya sebesar Rp. 1.102.276.992 atau 11,53% tidak terealisasi.

 

Pengaruh Harga Pokok Penjualan terhadap Laba Kotor pada PT.Cholyfour Mitra Mandiri Cikarang

Titin Subarti
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang sahih (valid), dan dapat dipercaya (reliable) tentang sejauh mana kuatnya atau eratannya pengaruh antara harga pokok penjualan terhadap laba kotor pada PT.Cholyfour Mitra Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Lemah Abang No. 33, Cikarang Timur, Bekasi 17550 pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2010. Metode Penelitian yang digunakan metode asosiatif, yaitu metode yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode ini berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gejala atau peristiwa. Metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian lapangan, penelitian kepustakaan dan penelitian dokumenter.
PT.Cholyfour Mitra Mandiri selama tiga periode dari tahun 2007 sampai dengan 2009 diketahui bahwa, Analisis keuangan dilakukan dengan penghitungan harga pokok penjualan dan perhitungan laba kotor, berdasarkan penghitungan harga pokok penjualan yang terjadi jumlah harga pokok penjualan terus meningkat, peningkatan harga pokok penjualan pada tahun 2009 yaitu sebesar Rp.17.295.258.797,00 atau ( 31,96% ) dibandingkan tahun 2008 dan peningkatan harga pokok

penjualan pada tahun 2010 yaitu sebesar Rp.17.530.163.272,00 atau ( 23,43% ) dibandingkan tahun
2009. Dan berdasarkan penghitungan laba kotor yang terjadi jumlah laba kotor terus peningkatan,
peningkatan laba kotor pada tahun 2009 yaitu sebesar Rp.3.387.759.978,00 atau ( 6,26% )
dibandingkan tahun 2008 dan peningkatan laba kotor pada tahun pada tahun 2010 yaitu sebesar
Rp.384.011.053,00 atau ( 0,51% ) dibandingkan tahun 2009.
Analisis statistik dilakukan dengan analisis regresi diperoleh Y 12.206,237  0.108X

diartikan
bahwa bila setiap kenaikan harga pokok penjualan ( X ) sebesar Rp.1 maka akan menghasilkan
peningkatan laba kotor ( Y ) sebesar Rp.0,108 atau bila X = 0 maka Y adalah sebesar 12.206,237. Uji
Koefisien Korelasi, diperoleh nilai r = 0,907 memberi indikasi bahwa terdapat tingkat eratnya atau
kuatnya pengaruh dan positif antara variabel harga pokok penjualan ( X ) terhadap variabel laba
kotor ( Y ). Koefisien Determinasi diperoleh nilai sebesar 82,3%, hal ini menunjukan bahwa besarnya
kontribusi atau pengaruh antara variabel harga pokok penjualan ( X ) terhadap variabel laba kotor (
Y ) adalah sebesar 82,3% sisanya 17.7% adalah dipengaruhi oleh penjualan. Uji Keberatian Koefisien
Korelasi ( Uji t ) diperoleh nilai t hitung = 2,154 dan t tabel = 12,706. ternyata H0 diterima, artinya tidak
ada pengaruh antara variabel harga pokok penjualan ( X ) terhadap variabel laba kotor ( Y ).

 

ANALISA KOREKSI FISKAL TERHADAP LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL DALAM MENENTUKAN PAJAK PENGHASILAN TAHUNAN PT. PATRA MITRA KONSULINDO

Lisdawati
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Analisa Koreksi Fiskal Terhadap Laporan Keuangan Komersial Dalam Menentukan Pajak Penghasilan Tahunan PT. Patra Mitra Konsulindo
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara pendapatan dan biaya berdasarkan undang-undang perpajakan dengan pernyataan standar akuntansi keuangan, menganalisa koreksi fiskal dalam menentukan nilai pajak penghasilan terhutang perusahaan, sehingga perusahaan tidak perlu membuat dua pembukuan untuk tujuan yang berbeda, serta mengetahui jumlah pajak penghasilan tahunan yang harus dibayar perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya beda antara laba akuntansi dengan laba untuk tujuan pajak. Laba komersial untuk tahun 2011 adalah Rp. 1.420.601.526,00 sedangkan laba setelah koreksi fiskal untuk tahun 2011 sebesar Rp. 1.418.327.382. Perbedaan ini dikarenakan laporan komersial disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan, sedangkan laporan keuangan fiskal disusun sesuai peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, apabila terjadi ketidaksamaan antara ketentuan perpajakan dan praktek atau standar akuntansi yang berlaku umum, undang-undang perpajakan mempunyai prioritas untuk dipatuhi di atas praktek kelaziman akuntansi.

Hasil analisa ini menunjukkan bahwa pengakuan dan penerapan analisa koreksi fiskal terhadapap laporan keuangan komersial, masih kurang sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Dimana perusahaan belum mengoreksi salah satu bebannya yaitu beban akomodasi hotel dan transportasi sebesar Rp. 161.737.700,00, nominal tersebut termasuk dalam kategori koreksi fiskal positif yang artinya adalah koreksi positif terhadap beban tersebut menambahkan penghasilan kena pajak dalam menentukan pajak pengahasilan tahunan, karena beban tersebut merupakan perjalanan direksi. Untuk pajak penghasilan yang dibayarkan Perusahaan Konsultan Migas PT. Patra Mitra Konsulindo untuk tahun 2011 menurut perhitungan perusahaan adalah sebesar Rp. 122.949.029,00, sedangkan menurut peneliti setelah beban akomodasi hotel dan transportasi dimasukkan dalam koreksi fiskal positif menjadi Rp. 144.611.131,00. Selain itu, Perusahaan tidak menetapkan nilai sisa pada metode penyusutan aktiva tetapnya, karena menurut perusahaan aktiva yang dimiliki perusahaan adalah yang hanya mempunyai nilai umur ekonomis dibawah 5 tahun, seharusnya berapapun nilai umur ekonomis jenis aktiva itu di dalam PSAK nilai sisa terhadap aktiva tetap harus ditentukan.

 

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PIUTANG USAHA PADA PT METAPLAS CITRA CEMERLANG CIKARANG

Fitrawansyah
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi berdasarkan fakta dan data yang dapat dipercaya tentang penerapan sistem pengendalian intern piutang usaha pada PT Metaplas Citra Cemerlang Cikarang. Penelitian ini merupakan penelitian studi lapangan, karena penelitian ini hanya mengumpulkan data, pencarian fakta, menganalisa data serta menafsirkannya berdasarkan teori yang ada.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian kepustakaan dan teknik penelitian lapangan. Teknik penelitian lapangan itu sendiri terdiri dari wawancara, observasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah metode deskriptif yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan dan menggambarkan data yang telah dikumpulkan untuk kemudian diinterpretasikan sesuai landasan teori yang telah disusun. Evaluasi prosedur penjualan kredit dan penagihan piutang dilakukan dengan metode langsung yaitu wawancara dengan fungsi terkait dan observasi. Teknik kuesioner dengan cara mengajukan pertanyaan kepada fungsi yang terkait di dalam sistem pengendalian intern piutang usaha. Dari penelitian yang dilakukan dengan jumlah pertanyaan sebanyak 20 pertanyaan dan melibatkan 20 responden diperoleh jawaban ”Ya” sebanyak 17 butir, sehingga presentase dapat dihitung menjadi 85%. Oleh karena itu dapat dikatakan jika sistem pengendalian intern piutang usaha pada PT Metaplas Citra Cemerlang Cikarang adalah ”Baik ”.
Fungsi yang terkait dalam sistem pengendalian intern piutang usaha adalah fungsi penjualan, fungsi logistik, fungsi keuangan, dan fungsi akuntansi. Jaringan prosedur yang berhubungan dengan sistem pengendalian intern piutang usaha adalah prosedur pelaksanaan pengendalian intern piutang usaha, prosedur pencatatan piutang, prosedur penagihan piutang, dan prosedur pelaporan piutang. Sistem pengendalian intern piutang usaha pada PT Metaplas Citra Cemerlang Cikarang dapat dikatakan sudah baik, hal ini ditunjukkan dengan adanya pemisahan tugas untuk setiap fungsi-fungsi yang ada, dan terus diadakannya pengawasan yang baik dari pihak manajemen sehingga setiap kegiatan perusahaan dapat dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

 

 Download

 

 

Jurnal Economicus Vol. 8, No. 1, Maret 2015

 

 

 

 

PENGARUH PELAKSANAAN REKRUITMEN TERHADAP KESESUAIAN PENEMPATAN KARYAWAN PADA PT.FUKOKU TOKAI RUBBER INDONESIA

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Dalam penulisan skripsi ini, ruang lingkup dibatasi pada pembahasan mengenai pengaruh rekruitmen melalui proses seleksi terhadap kesesuaian penempatan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan rekruitmen, kesesuaian penempatan karyawan dan seberapa besar pengaruhnya rekruitmen melalui seleksi terhadap penempatan karyawan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dimana penelitian ini akan dicari tingkat hubungan antara pelaksanaan rekruitmen/seleksi (variabel x) dengan kesesuaian penempatan karyawan (variabel y). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis statistik korelasi rank spearman dan menggunakan tabel distribusi t.
Berdasarkan hasil analisis dan pengukuran, menurut responden pelaksanaan rekruitmen yang dilakukan PT FTR Indonesia sudah baik, ini terlihat dari semua komponen yang diteliti mengenai proses seleksinya, tes psikologi,tes pengetahuan, tes kesehatan serta wawancara semuanya menghasilkan kriteria hasil yang baik. Pelaksanaan penempatan di perusahaan tersebut apabila dilihat dari keseluruhan memiliki kriteria yang baik, oleh karena itu penempatan k.aryawan PT FTR Indonesia sudah baik
Hasil penghitungan secara statistik mengenai koefisien dengan menggunakan kolerasi rank spearman menunjukan adanya kolerasi hubungan yang cukup kuat antara pelaksanaan seleksi dengan kesesuaian penempatan karyawan (rs = 0, 64), sedangkan dari hasil uji statistik dan penghitungan koefisien determinasi dapat diketahui bahwa kontribusi pelaksanaan seleksi terhadap kesesuaian penempatan karyawan sebesar 40,00 % dipengaruhi faktor-faktor lain.

Keywords : Rekruitmen, Seleksi, Kesesuaian Penempatan Karyawan

 

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN KERJA
DENGAN KINERJA KARYAWAN
PADA PT. YAMAHA INDONESIA MANUFACTURING

Usman HM
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstrak

Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah berapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai di PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kedisiplinan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai.Pada penelitian ini tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah obeservasi, wawancara, kuesioner. Dalam penelitian ini jumlah sample sebanyak 35 orang serta analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi.
Tehnik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik korelasi Product Moment Person. Pengujian hipotesis dilakukan dengan tingkat kepercayaan 29,16,% uji nyata 70,84% dengan maksud hipotesis diterima apabila r hitung lebih besar dari r tabel. Sebaliknya hipotesis ditolak apabila r hitung lebih kecil dari r tabel.
Untuk menghitung hubungan kedisiplinan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai dilakukan dengan korelasi determinasi r dengan ketentuan jika r terletak antara 0, hal ini berarti tidak ada hubungan antara variabel X dengan variabel Y dan jika terletak antara 1, menunjukkan hubungan yang sempurna.
Dengan demikian berdasarkan perhitungan analisis koefisien determinan, diperoleh besarnya hubungan antara kedisiplinan kerja dengan kinerja karyawan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing adalah 29,16% dan sisanya sebesar 70,84% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Hasil uji hipotesis berdasarkan tehnik analisa korelasi itu terdapat nilai r sebesar 0,027 dari nilai-nilai r tabel dan dari hasil perhitungan korelasi statistik diperoleh nilai sebesar 5,4 dimana nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel yaitu 0,27 < 5,4 dengan demikian hipotesis dapat diterima.

Keywords : Disiplin Kerja dan Kinerja Karyawan

 

ANALISIS PENGARUH LAYANAN KlikBCA
TERHADAP KEPUASAN NASABAH
PADA PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk
(Studi Kasus pada Nasabah KCP Ahmad Yani Bekasi)

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Pengguna jasa memiliki pandangan dan pola pikir yang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya. Namun, pada intinya pengguna jasa ingin memaksimalkan kepuasan atas pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. Penyedia jasa merupakan bisnis yang dilakukan demi mencapai profit dan kelangsungan perusahaan, oleh karena itu perusahaan penyedia jasa juga berupaya untuk menyediakan pelayanan terhadap kebutuhan para pengguna jasa. Berdasarkan kepentingan dari masing-masing pihak tersebut diatas, penulis mencoba melakukan penelitian atas hubungan kedua kepentingan tersebut. Perkembangan teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh penyedia jasa layanan menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Kemudian penulis melakukan penelitian tentang hubungan Kepuasan Pelanggan (Nasabah) PT. Bank Central Asia Tbk terhadap fasilitas layanan Internet Banking BCA (KlikBCA).
Untuk mengetahui kualitas pelayanan maka digunakan analisis tingkat kepentingan dan tingkat pelaksanaan terhadap 50 respoden. Responden diberikan indikator-indikator yang mengacu pada lima dimensi pelayanan jasa, yaitu Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty dan Tangible, sehingga diketahui tingkat kepentingan dan tingkat pelaksanaan atas kualitas pelayanan pada Fasilitas KlikBCA (Studi kasus pada nasabah BCA KCP Ahmad Yani Bekasi).
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada nasabah yang datang ke Kantor Cabang Pembantu Ahmad Yani Bekasi, diperoleh hasil bahwa rata-rata tingkat pelayanan yang diberikan melalui fasilitas KlikBCA mencapai 94,6% dari tingkat harapan nasabah pengguna KlikBCA. Persentase tingkat pemenuhan kepuasan dari masing-masing indikator yang diteliti yaitu Tangible (98,37%), Reliability (96,9%), Responsiveness (96,24%), Assurance (102,76%), dan Emphaty (93,59%).
Secara umum dapat disimpulkan, bahwa kualitas pelayanan KlikBCA menurut nasabah pengguna KlikBCA pada BCA KCP Ahmad Yani Bekasi dinilai sudah memuaskan sehingga perusahaan perlu mempertahankan kinerja yang telah dicapai dan perusahaan harus lebih meningkatkan pelayanan yang selama ini masih belum memuaskan.

Keywords : Kualitas Pelayanan & Kepuasan Pelanggan

 

PENGARUH ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA BAGIAN PRODUKSI PT. BESTPACK COATING INDONESIA

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Populasi sampling terhadap keseluruhan karyawan produksi sebanyak (49 responden), dari karyawan level Operator Produksi , Leader Produksi, dan Supervisor Produksi. Hasil uji coba telah dilaksanakan terkumpul 30 responden. Pertanyaan yang diajukan kepada responden sebanyak 36 item. Penelitian hipotesis atas permasalahan yang ada melalui observasi dan questioner. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi etos kerja terhadap kinerja karyawan, analisis koefisien korelasi yaitu untuk mengetahui seberapa erat hubugan antara etos kerja dengan kinerja karyawan, analisis koefisien determinasi yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi etos kerja terhadap kinerja karyawan, Uji Hipotesis (Uji t) yaitu untuk menguji hipotesis secara parsial atau masing – masing variabel, yaitu untuk mengetahui keberartian etos kerja (X) terhadap kinerja karyawan (Y).
Dari Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara etos kerja terhadap kinerja Karyawan Bagian Produksi, PT. Bestpack Coating Indonesia, Cikarang – Bekasi. Yang dibuktikan oleh hasil penelitian yaitu :
1. Pengaruh etos kerja (X) terhadap kinerja karyawan (Y) dinotasikan dengan persamaan Y = 40,19 + 0,443 X. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu satuan etos kerja akan menyebabkan peningkatan kinerja karyawan sebesar 0,443 satuan.
2. Perhitungan dengan menggunakan koefisien korelasi (r) diperoleh nilai sebesar 0,438. Hal ini mengandung artinya bahwa hubungan antara etos kerja dengan kinerja karyawan sedang. Diperoleh koefisien determinasi sebesar 19,2 %, yang berarti etos kerja memberikan kontribusi sebesar 19,2 % terhadap kinerja karyawan sedangkan sisanya 80,8 % dipengaruhi faktor lain yaitu : agama, budaya, sosial politik, lingkungan/geografis, pendidikan, struktur ekonomi, motivasi intrinsik individu.
3. Untuk mengetahui keberartian pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan digunakan analisa uji hipotesis (Uji t) dan diperoleh nilai thitung (2,868) > nilai ttabel (2,048), maka keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian hipotesis penelitian terbukti.

Keywords : Etos Kerja & Kinerja Karyawan

 

PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN OPERASIONAL PADA PT.BANK BUKOPIN CABANG KARAWANG

Arif Nugroho
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Perusahaan adalah suatu lembaga yang diorganisir dan dijalankan untuk menyediakan barang dan jasa agar dapat melayani permintaan konsumen akan kebutuhan mereka. Dalam melaksanakan proses produksinya, suatu perusahaan membutuhkan faktor-faktor produksi yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan. Faktor-faktor produksi yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan adalah bahan baku, modal, dan manusia. Secanggih apapun peralatan yang dimiliki perusahaan, tidak akan bisa mencapai tingkat produktivitas yang diharapkan jika peralatan tersebut tidak dioperasikan secara efektif dan efesien oleh sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan. Tujuan utama setiap organisasi adalah merancang sistem kompensasi adalah untuk memotivasi karyawan dalam rangka meningkatkan produktivitas kerjanya dan mempertahankan karyawan yang kompeten agar dapat bertahan di perusahaan.

Keywords : Kompensasi & Produktivitas

 

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT.PLN (persero) RAYON NGAWI

Agus Sampurno Ponco Amikaton
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi, motivasi kerja karyawan dan pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi Penelitian dilakukan pada awal bulan September 2013 sampai akhir Desember 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada semua karyawan secara sensus, yaitu 30 orang. Selain itu juga dilakukan teknik observasi dan studi kepustakaan.
Hipotesis penelitian adalah “terdapat pengaruh Budaya Organisai terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi.” Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel, lalu dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan adalah Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi. Untuk mempermudah proses analisis digunakan Program SPSS versi 17.
Koefisien Korelasi yang diperoleh sebesar 0,763. Ini berarti terdapat korelasi positif dan tinggi antara program pelatihan dan kinerja karyawan. Koefisien Determinasi adalah 58,22%, artinya motivasi kerja karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi, 75,169% dipengaruhi oleh budaya organisasi, sisanya sebesar 41,78% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Uji hipotesis dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung terhadap t tabel, dan diperoleh t hitung > t tabel, yaitu 9,720 > 2,0484. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT PLN (persero) Rayon Ngawi.

Keywords : Budaya Organisasi & Motivasi Kerja

 

Download

 

Jurnal Berkala Accounting & Finance Vol. 7, No. 1, Juni 2014

 

 

 

ANALISIS REKONSILIASI FISKAL TERHADAP PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT. PILLAR MUTIARA TAHUN 2013

Uswatun Khasanah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai pajak penghasilan terutang perusahaan dengan melakukan rekonsiliasi laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal pada PT. Pillar Mutiara yang beralamat di Jl. Siaga Bappenas No. 5 – 6 Jakarta . Dalam penelitian yang dilakukan, penulis menganalisis data dengan metode deskriptif yaitu dengan menggambarkan keadaan laporan keuangan atas fenomena yang terjadi dengan melakukan pengumpulan data, menghitung PPh, melakukan koreksi fiskal sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa laporan keuangan komersial telah sesuai dengan PSAK No. 24 tahun 2012 dan sesuai berdasarkan Pasal 17dan 31E Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang PPh Atas Penghasilan dari usaha. Terdapat komponen – komponen biaya yang mempengaruhi terjadi koreksi fiskal positif dan negatif seperti upah tenaga kerja, biaya overhead dan lain sebagainya .
Terdapat selisih sebesar Rp. 417.061.740 atas laba fiskal dimana menurut perusahaan laba fiskal sebesar Rp. 1.225.743.398 sedangkan menurut penulis, laba fiskal PT Pillar Mutiara Tahun 2013 sebesar Rp. 1.642.805.138. Dan diketahui PPh badan yang dikenakan Pada PT. Pillar Mutiara sebelum koreksi fiskal sebesar Rp. 51.762.393 dan Rp. 206.289.160 Setelah rekonsiliasi Fiskal.

Keywords : Rekonsiliasi Fiscal & Pajak Badan

 

PERANAN INTERNAL AUDIT TERHADAP FUNGSI PEMBELIAN
PADA PT. T. RAD INDONESIA

Ade Irawan
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang sahih (valid), dan dapat dipercaya (reliable) tentang sejauh mana Peranan Audit Internal Terhadap Fungsi pembelian, serta Prosedur dalam pembelian yang telah dibuat oleh perusahaan apakah sudah dijalankan sesuai prosedur. Peranan audit internal bertujuan menilai peranan audit internal terhadap fungsi pembelian dan mengetahui bagaimana prosedur pembelian yang dijalankan oleh PT T.rad Indonesia.
Perusahaan menyadari perlunya peranan audit internal terhadap kegiatan pembelian yang dilakukan, yang dapat meningkatkan kinerja dan kemajuan perusahaan, walaupun masih terdapat penemuan audit yang perlu diperbaiki yang dapat mengurangi nilai kinerja pembelian.
Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah kualitatif yang dilaksanakan pada PT T.Rad Indonesia, yang menggunakan data primer dimana data yang dihasilkan adalah data deskriptif. Mengenai hasil peranan audit internal terhadap fungsi pembelian yang dilaksanakan dengan menggunakan beberapa sumber buku, data, wawancara, observasi dan kuesioner dengan cara memberikan kuesioner dengan cara memberikan pertanyaan kepada fungsi-fungsi yang terkait dengan peranan audit internal terhadap fungsi pembelian. Dari penelitian diajukan 30 pertanyaan dan melibatkan 30 responden diperoleh jawaban “Ya” sebanyak 29 butir, sehingga presentase yang dapat dihitung menjadi 95%, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peranan audit internal terhadap fungsi pembelian pada PT T.Rad Indonesia sudah sangat baik. Tetapi masih ada hal yang perlu diperhatikan pada PT T.Rad Indonesia merupakan perusahaan bergerak dibidang Manufacruring.
Untuk pembelian yang dilakukan pada PT T.rad Indonesia sudah dilakukan sesuai prosedur perusahaan sehingga dapat dikatakan fungsi pembelian yang dijalankan pada perusahaan tersebut berjaln dengan baik.
Sesuai dengan flowchat yang ada bagian pembelian menjalankan fungsinya dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Keywords : Internal Audit & Pembelian

 

ANALISIS PEMERIKSAAN INTERNAL TERHADAP PERSEDIAAN BAHAN BAKU PT. YOROZU AUTOMOTIVE INDONESIA

Saltum
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Persediaan merupakan sala satu aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan. Untuk itu diperlukan adanya sistem pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku yang diterapkan.
Untuk memperoleh data yang diperlukan maka penulis menggunakan data berupa observasi, wawancara, dan kepustkaan dengan cara meminta informasi dan data-data dari PT Yorozu Automotive Indonesia kemudian dibandingkan dengan teori-teori yang diperoleh dari berbagai pengarang buku, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan primer. Penulis memperoleh data melalui teknik wawancara langsung dengan karyawan tersebut dan observasi.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku pada PT Yorozu Automotive Indonesia sudah cukup berjalan sesuai prosedur, dimana adanya pemisahaan diantara fungsi-fungsi terkait dengan penerimaan dan pengeluaran barang, pemantauan terhadap persediaan bahan baku juga dilakukan secara periodik oleh bagian Gudang melalui kegiatan stok opname.

Keywords : Pemeriksaan Internal & Persediaan Bahan Baku

 

PEMERIKSAAN INTERN ATAS PROSEDUR PENJUALAN
PADA PT. MULTI GUNA TRANS ENERGI

Ela Fauziah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan Menilai apakah proses penjualan pada PT. Multi Guna Trans Energi sudah sesuai dengan aturan Standart Prosedur yang ditetapkan perusahaan dan menilai apakah ada kelemahan dalam prosedur penjualan, sehingga dapat memberikan masukan ke perusahaan supaya prosedur penjulan semakin lebih baik dan dan dapat meningkatkan efektivitas dan efesinsi dalam fungsi penjualan. penelitian menggunakan metode kepustakaan dan penelitian lapangan. Metode penelitian kepustakaan yaitu mengumpulkan, membaca dan mencatat serta mempelajari literatur. Metode penelitian lapangan yaitu mengadakan observasi langsung, melakukan wawancara dengan bagian terkait, mengamati cara kerja bagian penjualan , dan diskusi dengan manajemen perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan struktur organisasi perusahaan tidak memisahkan fungsi penjualan dan fungsi penagihan mengakibatkan terlambat menagih piutang ke pelanggan. Sebagian besar sales order tidak mendapatkan otorisasi dari Sales Manager hal ini mengakibatkan tidak ada yang bertanggung jawab terhadap sales order. Tidak adanya fungsi kredit mengakibatkan banyak piutang tidak tertagih. Monitoring pekerjaan oleh atasan langsung belum berjalan dengan baik sehingga banyak tugas-tugas administratif yang terbengkalai.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas disarankan agar perusahaan mengkaji kembali prosedur penjualan yang sudah berjalan dan membentuk fungsi kredit.

Keywords : Pemeriksaan Intern Prosedur Penjualan

 

PENGARUH PERANAN AUDIT INTERNAL TERHADAP PENERAPAN
GOOD COORPORATE GOVERNANCE PADA
PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)

Fitrawansyah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang valid tentang sejauh mana pengaruh Peranan Audit Internal terhadap Penerapan GCG pada PT. KAI (Persero) yang beralamat di JL. Perintis Kemerdekaan Bandung. Metode Penelitian yang digunakan Deskriptif dan Assosiatif (Kuantitatif) , dengan teknik penyebaran kuesioner kepada responden yaitu Audit Internal PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebanyak 33 orang, dengan berbentuk skala likert dengan kategori nilai 1 – 5.
Analisa data dilakukan dengan regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 33,137 + 0,389x. yang berarti bila jika peranan audit internal ditingkatkan 1 satuan maka penerapan GCG meningkat sebesar 33,317. Dari perhitungan Koefisien Korelasi diperoleh hasil nilai R sebesar 0.444 yang berarti bahwa korelasi/hubungan antara peranan audit internal dengan penerapan Good Corporate Governance mempunyai hubungan yang sedang sebesar 44.4 %. Sedangkan nilai R Square = 0,197 = 19,7% Artinya bahwa variabel independen yg diteliti memiliki pengaruh kontribusi sebesar 19,7% terhadap variabel Y, sedangkan 80,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel yg diteliti.

Keywords : Audit Internal & GCG

 

ANALISIS WITHOLDING TAX SYSTEM PAJAK PENGHASILAN PASAL 4 AYAT 2 ATAS BUNGA DEPOSITO & TABUNGAN
PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)
CABANG KABUPATEN KARAWANG, JAWA BARAT.

Sri Mulyani
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

The Purpose of this research is to know mechanism of withholding tax system of income tax section 4 article 2 of interst deposit and saving at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) branch Karawang Regency, West Java.
The data collection technique used a field research and literature study. This reasearch has concluded the factor affecting deposit and saving that is interest rate, deposit amount, and period of deposit or saving. Example : Total deposit in january is Rp. 2.063.000.000 and total interest of deposit Rp. 13.126.330 and then income tax section 4 articel 2 of interest deposit is Rp. 2.641.384 could be compared with ferbruary total deposit Rp. 1.156.000.000 and total interest of deposit Rp. 6.573.539 and then income tax section 4 articel 2 of interest deposit is Rp. 1.319.750. Increase and decrease of income tax section 4 articel 2 affecting by interest rate, deposit amount, and period of deposit or saving

Keyword : Income Tax Section 4 Article 2, Interst Deposit & Saving, Witholding Tax system

 

 

Download