Informasi Pendaftaran Basic Leadership Training STIE Pertiwi 2015

Panitia Basic Leadership Training (BLT) mengajak seluruh Mahasiswa/i STIE Pertiwi untuk mengikuti kegiatan yang full edutainment, penuh tantangan, dinamis, penum dengan penanaman jiwa kepemimpinan dan kegiatan lainnya yang sangat mengesankan.

BLT ke -7 ini berlokasi di Hotel Tjokro Puncak Cisarua. Dengan fasilitas penginapan dan sarana untuk simulasi kegiatan yang sangat mendukung.

Untuk pendaftaran, segera lakukan di kampus masing-masing. Apabila ada yang  ingin ditanyakan terkait kegiatan ini, dapat menghubungi:

Kampus Utama:
Jl. Ir.H. Juanda 133, Bekasi
Telepon : (021) 8802649
SMS/WA : 0856 9119 2579 PIN BBM : 7E5058FF

Futsal Competition Pertiwi Cup V 2015

Menyambut hari olahraga Nasional pada 9 September 2015, STIE Pertiwi ikut merayakannya dalam bentuk kegiatan kompetisi futsal antar Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR). Dalam kegiatan tersebut turut serta pula staff, guru dan beberapa siswa dari kurusus bahasa Iggrris BBC. 

Maksud dari kegiatan kompetisi futsal ini, selain untuk ajang aktualisasi diri dalam proses pengembangan potensi para pemuda dalam bidang olahraga, juga sebagai sarana silaturahmi antar mahasiswa, dosen, dan staff Perguruan Tinggi Pertiwi.

 Dengan tema kegiatan “Meningkatkan Solidaritas Antar mahasiswa” kegiatan kompetisi futsal ke-5 sukses dilaksanakan di lapangan futsal KCP. Setiap mahasiswa yang mengikuti kompetisi ini, mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Selain itu, ada pula yang memberikan saran, agar kegiatan “Pertiwi Futsal Cup” ini mengikut sertakan kampus lain pula, sehingga kompetisi menjadi semakin meriah.

Basic Leadership Training STIE Pertiwi Angkatan Ke-6

Sabtu (08/11/14), Lebih dari 20 Bus dengan menggunakan pengawalan (Voorijder). Lebih dari 700 mahasiswa baru STIE Pertiwi dari seluruh cabang kampus yang tersebar di Jabodetabek ikut menghadiri kegiatan Basic Leadership Training (BLT) ke-6 yang berlokasi di Vila Tjokro, Puncak, Bogor.

Sebagai pengganti kegiatan ospek di Perguruan Tinggi Pertiwi, setiap mahasiswa baru diwajibkan untuk mengikuti kegiatan Basic Leadership Training, dimana dalam kegiatan tersebut para peserta diberikan materi pelatihan mengenai kepemimpinan melalui seminar, permainan, kegiatan kelompok, aksi panggung, hingga kegiatan outbound.

Hari pertama pada kegiatan ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh jajaran pengurus, dosen dan tamu undangan STIE Pertiwi. Dalam acara pembukaan tersebut resmi dibuka dengan pelepasan burung dara oleh Bpk. Fakhrurrazi, SE, M.M. bersama dengan tiga pembantu ketua lainnya. 

Setelah acara pembukaan selesai, seluruh peserta memasuki aula utama, dimana pada tempat tersebut para mahasiswa diberikan materi seminar mengenai kepemimpinan dari Dr. H. Suharsono.M.Pd dan Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A. Kedua pembicara yang telah lama menjadi pimpinan dalam organisasi dipimpinnya terebut, memberikan pendidikan, pelatihan, serta pengalaman yang luar biasa kepada seluruh peserta BLT tersebut.

Pada malam harinya kegiatan ini diselingi dengan hiburan dengan menampilkan berbagai macam kreasi dan seni pertunjukan dari tiap-tiap kelompok peserta. Dalam sesi ini banyak peserta yang terlihat bergembira dengan menyaksikan berbagai macam aksi individu maupun kelompok dari para peserta yang tampil. Beberapa penampilan yang ditampilkan oleh para peserta antara lain: bernyanyi, menari, atraksi sulap, stand up comedy, drama, dan kreasi yel-yel antar kelompok. Kemudian, sebelum peserta menjelang tidur mereka diwajibkan terlebih dahulu mengikuti renungan bersama, dengan tujuan untuk mengintrospeksi diri masing-masing dan kembali melangkah menjadi pribadi yang lebih baik setelah pulang dari kegiatan ini.

Pada keesokan harinya, para peserta dibangunkan pada pagi hari untuk mengikuti sholat subuh berjama’ah bagi yang muslim. Setelah itu keseluruhan peserta mengikuti kegiatan senam pagi bersama. Setelah sarapan pagi para peserta yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok kini mulai diminta untuk menunjukkan kekompakannya dalam kegiatan permainan dan outbound yang terbagi menjadi beberapa pos yang harus diselesaikan bagi setiap kelompok.

 Dalam kegiatan outbond tersebut, para peserta dilatih dalam kerja sama tim. Bagi yang ditunjuk sebagai ketua kelompok harus memberikan arahan terbaik agar kelompoknya tersebut dapat menjadi pemenang disetiap pos yang ada pada kegiatan tersebut. Anggota tim juga diharuskan untuk saling bekerja sama satu sama lain dan ikut berfikir bagaimana sebuah permainan dapat diselesaikan secara bersama dengan waktu tercepat mengalahkan pesaing-pesaing dari kelompok lainnya.

Dari keseluruhan acara Basic Leadership Training ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan kemampuan memimpin, sehingga apa yang telah mereka dapatkan dari acara ini dapat menciptakan pribadi-pribadi yang efektif, unggul, dan berkinerja optimal dalam setiap persoalan maupun tantangan yang mereka hadapi dalam keseharian.

Pelatihan Dasar Kepemimpinan Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun 2014

Latihan dasar mahasiswaPerguruan Tinggi Pertiwi kembali mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang ditujukan bagi calon senat mahasiswa STBA, STIE dan AKPAR Pertiwi untuk seluruh cabang Kampus Pertiwi. Kegiatan LDKM pada kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelatihan selama dua hari kali ini diadakan di Kampus Pertiwi Cililitan, yang mana pada tahun sebelumnya, kegiatan dilaksanakan di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur.

Selain tempat yang berbeda, pada LDKM kali ini, selain materi kepemimpinan acara ini juga diisi dengan workshop terkait pelatihan berorganisasi dengan baik, hingga pembuatan proposal kegiatan.

Pada awal sesi, Materi pertama dengan tema “Konsep diri (soft skill) dan Kepemimpinan” di sampaikan oleh Dr. H.Suharsono, M.Pd yang kemudian dilanjukan materi Manajemen Organisasi yang disampaikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A yang penyampaiannya disertai simulasi dan permainan terkait dengan team work building, Analisis SWOT, visi misi dalam organisasi.

Setelah sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Kelengkapan Organisasi, materi yang memuat tentang penjelasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Struktur Organisasi, serta Analisa pekerjaan disampaikan oleh Pembantu Direktur (Pudir 1) AKPAR Pertiwi, yaitu Ibu Rina Ekawati,SE.MM. Setelah jeda sholat Ashar, peserta kembali mengikuti materi lanjutan tentang bagaimana mengadakan rapat yang efektif dari Bapak Arif Nugroho yang merupakan vice presiden dari Pertiwi Group.

Pada malam harinya, peserta diberikan penyampaian materi yang menarik dari ketua STIE Pertiwi, yaitu Bapak Fakhrurazi, SE., MM, mengenai teknik pembuatan proposal yang menjual. Penyampaian materi disertai dengan workshop pembuatan proposal yang difasilitasi oleh pembantu ketua STIE Pertiwi bidang kemahasiswaan, Bapak Mutdi Ismuni, SE., MM. Pada sesi ini, para peserta diminta untuk membuat kelompok dan membuat sebuah proposal yang menarik untuk dipresentasikan keesokan harinya.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini (18-19 Oktober 2014) diakhiri setelah materi Presentasi Efektif dari Ketua STBA Pertiwi, Bapak Didi Muyadi SS., MM dan penyampaian proposal dari kelompok-kelompok peserta yang telah ditugaskan sebelumnya. Sebelum ditutup pada acara tersebut sempat dibagikan penghargaan kepada peserta yang berprestasi, pada penutupan tersebut beberapa peserta juga menyampaikan kesan dan pesan dari acara tersebut. Mereka merasa acara tersebut sangat bermanfaat sekali untuk mengasah kemampuan berorganisasi, mereka juga menginginkan apa yang telah mereka dapatkan ini, dapat diaplikasikan dalam organisasi senat di Perguruan Tinggi Peritiwi nantinya.

Dokumentasi dan Materi LDKM 2014:

  1. Manajemen Organisasi
  2. Manajemen Rapat
  3. Tim Kerja
  4. Teknik Membuat Proposal
  5. Tips For Presentation

 

Freddy Rangkuti Lanjutkan Seminar Pengembangan Diri, di Kampus Pertiwi Bekasi

Seminar STIE Pertiwi Bekasi 2014Setelah Sabtu pekan sebelumnya STIE Pertiwi mengadakan Seminar Wajib Mahasiswa Volume Ke-13 di Kampus Pertiwi Cililitan, Sabtu (11/10/14) giliran STIE Pertiwi Bekasi yang memperoleh kesempatan mendapatkan ilmu dan pengalaman yang dibagikan oleh Dr. Freddy Rangkuti dan Dr. H.Suharsono, M.Pd dalam tema “Membangun Pribadi Sukses Dalam Dunia Kerja”.

Lebih dari 300 Mahasiswa STIE Pertiwi berkesempatan hadir dan memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat dari pakar Motivasi dan Ilmu strategi manajemen pada kesempatan tersebut. Selain itu, mahasiswa yang mengikuti seminar ini juga memperoleh kesempatan untuk bertanya dan berkonsultasi langsung, baik terkait dengan materi pengembangan diri maupun pertanyaan mengenai strategi pengembangan bisnis. Karena kedua pakar yang menjadi narasumber tersebut memiliki pengalaman sebagai praktisi dan konsultan bisnis.

Peserta untuk Kampus Pertiwi Bekasi ini juga terlihat antusias dalam mengikuti jalannya seminar. Sesi tanya jawab yang diadakanpun dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta, bahkan waktu yang diberikan panitia dalam sesi tersebut terasa kurang, karena banyak peserta yang ingin bertanya secara langsung kepada Dr. Freddy Rangkuti yang telah lebih dari 20 tahun menggeluti dunia konsultasi bisnis di Indonesia dan telah dipercaya untuk menangani perusahaan swasta maupun pemerintah, baik skala nasional maupun multinasional.

Dengan adanya seminar ini selain diharapkan dapat menambah wawasannya mahasiswa tentang dunia kerja profesional dan lingkungan kewirausahaan. Para mahasiswa juga dapat terus mempersiapkan dirinya agar menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, yang memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang siap bersaing dalam lingkup nasional maupun internasional.

 Dokumentasi Seminar Vol. 13 Kampus Pertiwi Bekasi

Membangun Pribadi Sukses Dalam Dunia Kerja

Sabtu (04/10/14), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi Cililitan mengadakan seminar wajib seri motivasi dan pengembangan diri. Pada acara kali ini, lebih dari 400 mahasiswa STIE Pertiwi hadir dalam seminar yang bertajuk “Membangun Pribadi Sukses Dalam Dunia Kerja” Sebagai pembicara Dr. H. Suharsono, M.Pd dan Dr. Freddy Rangkuti.

Acara dimulai dengan sambutan oleh ketua STIE Pertiwi, yaitu Bapak Fakhrurazi, SE., M.M. Setelah itu, ditunjuk sebagai moderator ketua jurusan Manajemen STIE Pertiwi Bapak Mulyadi, SE., M.M. sebagai pemandu sesi pertama seminar yang diisi oleh Bapak Dr. H. Suharsono, M.Pd. Pembicara pertama ini, dikenal sebagai motivator sukses dan sebagai pengusaha dibidang pendidikan, lembaga pendidikan formal dan non formal yang telah dibinanya selama ini, antara lain untuk bidang formal: STIE, STBA dan AKPAR Pertiwi. Sedangkan untuk lembaga non formal antara lain: lembaga kursus Bahasa Inggris BBC-ETS dan bimbingan belajar Calculus. Seluruh lembaga pendidikan tersebut di bawah naungan manajemen Pertiwi Group.

Pada sesi pertama Bapak Dr. H. Suharsono, M.Pd. memberikan penjelasan kepada para peserta seminar bagaimana dan apa yang harus dilakukan agar kita semua dapat menjadi pribadi sukses. Beliau mengatakan “untuk menjadi pribadi sukses, kita harus memiliki pola pikir orang-orang sukses” Arti dari kata tersebut dijabarkan kembali oleh Pendiri Yayasan Pertiwi Global tersebut, salah satu pola pikir orang sukses ialah selalu berpikir positif.

Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran anda. Pikiran positif menghadirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan anda. Apapun yang pikiran anda harapkan, pikiran positif akan mewujudkannya. Jadi dengan berpikir positif kita tidak mudah menganggap sebuah masalah itu sulit untuk diselesaikan, melainkan menjadikannya sebuah tantangan. Sehingga dalam mewujudkan cita-cita dan impian, kita selalu bersemangat tanpa adanya pikiran negatif yang hanya membuat pribadi kita banyak mengeluh.

Pada sesi kedua, setelah istirahat untuk sholat dzuhur dan makan siang, terlihat para peserta masih sangat antusias untuk melanjutkan seminar ke sesi selanjutnya. Pembicara kedua ialah Dr. Freddy Rangkuti, dalam sesi kedua selaku moderator ialah Bapak Mutdi Ismuni, SE., M.M yang merupakan pembantu ketua bidang kemahasiswaan (Puket III) STIE Pertiwi. 

Pembicara pada sesi kedua Dr. Freddy Rangkuti, merupakan pakar strategi bisnis dan marketing di Indonesia, telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam melakukan riset dan menjadi penasihat di berbagai perusahaan, seperti Asian Development Bank, SwissContact, Pertamina, Trans Corp, PT SMART Tbk., ICON +, PT Semen Gresik (Persero) Tbk., PT Semen Bosowa Maros, PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), PT Astra Otoparts Tbk., PT Cogindo, PT PLN (Persero), PT LG Indonesia, Bank Riau Kepri, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, PT Jasa Raharja (Persero), Pusat Investasi Pemerintah, dan berbagai perusahaan di Indonesia. Selain menjadi konsultan beliau juga aktif dalam menulis buku yang terkait dengan dunia bisnis, marketing dan Investasi, sudah 26 judul bukunya yang telah diterbitkan, bukunya juga sering menjadi rujukan para mahasiswa di Indonesia sebagai referensi dalam penulisan karya tulis ilmiah.

Dr. Freddy Rangkuti memulai pemaparannya dengan pembahasan mengenai diferensiasi, beliau menyampaikan “Differensiasi yang Otentik wajib dimiliki setiap Individu” Konsep differensiasi yang sering kita dengar pada istilah pemasaran ini, beliau tuju kepada pribadi mahasiswa-mahasiswi STIE Pertiwi. Agar ketika lulus nanti mereka dapat menjabarkan keahlian mereka sendiri yang mereka miliki dengan keunggulan-keunggulan tersendiri dibandingkan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) lulusan perguruan tinggi lain, agar dapat memberikan sebuah keuntungan dalam persaingan (competitive advantage). Setelah hal tersebut berhasil, barulah kita dapat menerapkan strategi positioning, yaitu bagaiamana kita dapat menciptakan persepsi yang inngin kita ciptakan dibenak pelanggan.

Penulis buku laris “Business Plan: Teknik Membuat Perencanaan Bisnis & Analisis Kasus” tersebut juga memberikan kiat bisnis, antara lain : 

  1. Superior customer Value: memberikan kebahagiaan pada orang lain terlebih dahulu, jangan mengharapkan orang lain memberikan kebahagiaan terlebih dahulu kepada kita.
  2. Mengembangkan keunggulan bersaing: Potensi yang kita miliki harus dikembangkan, dan
  3. Jangan selalu merasa nyaman di Zona Aman: Terus kembangkan kreativitas dan inovasi.

Sama dengan saat sesi pertama, pada sesi kedua pembicara juga memberikan kesempatan kepada para paserta untuk berdiskusi melalui pertanyaan-pertanyaan yang ingin disampaikan para peserta. Antusiasme mahasiswa terlihat sangat aktif pada saat sesi tanya jawab ini, banyak sekali mahasiswa yang ingin bertanya dan berkonsultasi tentang bisnis mereka kepada para pembicara. Namun karena keterbatasan waktu, maka moderator hanya memberikan kesempatan kepada beberapa mahasiswa/i saja.

Sebagai penutup moderator membacakan sebuah hadis dari Rasulallah SAW, diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni). Beliau mengharapkan setelah kegiatan seminar ini, para mahasiswa dapat menjadi manusia-manusia yang bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, lingkungannya dan bagi bangsa dan negaranya.

Setelah kesimpulan dari moderator, saatnya pembagian kenang-kenangan kepada para pembicara sebagai ucapan terima kasih atas waktu luang yang diberikan kepada STIE Pertiwi, kemudian acara seminar ditutup dengan do’a bersama.(EM)

Dokumentasi Seminar Wajib STIE Pertiwi Cililitan Volume 13

Seminar STIE Pertiwi Volume 13, Tahun 2014

Seminar STIE Pertiwi 2014

Seminar STIE Pertiwi
“Membangun Pribadi Sukses Dalam Dunia Kerja”

Bersama Motivator ulung:

  • Dr.H.Suharsono, M.Pd
  • Dr. Freddy Rangkuti,

Sabtu: 04 Oktober 2014
Jam 08.00 s.d selesai
Auditorium Utama Kampus Pertiwi Cililitan.

Biaya Rp 130.000.
Pendaftaran paling lambat tgl 30 september 2014

Informasi lebih lanjut, silahkan langsung hubungi sekertariat bersama masing-masing kampus STIE Pertiwi.

Basic Leadership Training STIE Pertiwi 2014

STIE Pertiwi kembali akan mengadakan kegiatan Basic Leadership Traning (BLT) Generasi ke-6. Acara ini merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa baru sebagai kegiatan orientasi pengenalan mahasiswa  terhadap rektorat (Ketua perguruan tinggi dan jajarannya), sekaligus agar mahasiswa dapat saling mengenal lebih mengenal dengan dekat kawan-kawan yang nantinya akan menjadi satu almamater dikampus Pertiwi.

Menurut Pak Mutdi Ismuni S.E. M.M. Selaku Pembantu Ketua bidang Kemahasiswaan yang sekaligus menjadi ketua Steering committee dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa acara yang akan diikuti oleh lebih dari 800 mahasiswa STIE Pertiwi dari seluruh cabang Jabetabek ini memiliki tujuan utama menumbuh kembangkan jiwa kepemimpinan disetiap diri mahasiswa. Dengan mengedepankan sistem penyampaian yang lebih banyak simulasi dan permainan dan disampaikan oleh para pemateri berpengalaman.

Pak Mutdi menambahkan, “selain menanamkan leadership mindset, kita juga memupuk dan melatih kecerdasan emosional serta kecerdasan spiritual para mahasiswa baru ini, agar mereka tidak sekedar menjadi para pemimpin yang memiliki kekosongan mental.”

Sebagaimana kita ketahui dewasa ini, menempatkan EQ dan SQ, di samping IQ sebagai tujuan pembelajaran didasarkan pada kenyataan dewasa ini, bahwa orang yang memiliki kecerdasan intelektual semata, belum tentu berhasil dengan baik di dunia kerja. Banyak orang berpendidikan dan memiliki intelektual tinggi, namun gagal mengembangkan karirnya akibat rendahnya kecerdasan emosionalnya. Oleh karena itulah STIE Pertiwi merasa berkewajiban untuk memberikan yang terbaik kepada para mahasiswanya, dalam mempersiapkan mereka untuk terjun kedunia kerja maupun usaha setelah lulus nanti.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 8 s.d 9 November 2014, yang berlokasi di Hotel Tjokro Puncak, Cisarua (Jl. Raya Puncak Km 84, Ciburial, Jawa Barat). Bagi mahasiswa baru yang sampai saat ini belum mendaftarkan dirinya untuk mengikuti kegiatan ini, Pihak rektorat menghimbau agar segera melakukan pendaftaran di cabang kampus masing-masing. 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Rektorat Kampus STIE Pertiwi Bekasi, Jl. Ir. H. Juanda No. 133 B Bekasi. Telp. (021) 8802649, 8808264.

_

Wisuda Bersama STBA – STIE – AKPAR Pertiwi Tahun 2014

Rabu (30/04/14) Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) melahirkan lebih dari 300 lulusan baru dalam Wisuda Bersama Tahun Akademik 2013-2014. Berlokasi di Gedung SMESCO UKM (SME Tower) Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut para wisudawan/i memperoleh kesempatan mendengarkan orasi ilmiah dari Dr. Suharsono MPD, MM. Dalam orasinya Direktur Utama dari BBC English Training Specialist dan STBA Pertiwi tersebut membahas tentang “bagaiamana membangun budaya organisasi melalui pengembangan karakter” Beliau menyampaikan bahwa “budaya organisasi merupakan refleksi dan kepribadian serta karakter dari sebuah organisasi.”

Karakter seseorang dan organisasi dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang dan anggota-anggota organisasi. Kebiasaan yang sudah terpola akan menjadi karakter dalam suatu organisasi. Suatu kebiasaan terbentuk dari tindakan-tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang. Tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan pola pikiran yang ada pada orang tersebut. Pembentukan karakter dimulai dari pembentukan pola pikir. Pola pikir yang keliru akan membentuk karakter yang kurang menunjang dalam pencapaian visi dan cita-cita.

Karakter yang telah terbentuk dalam diri seseorang dan dalam diri anggota-anggota organisasi akan membentuk budaya organisasi tersebut. Pembentukan budaya organisasi dapat dilakukan melalui pembentukan karakter orang-orang dalam organisasi tersebut.

Dalam acara wisuda bersama ini juga diumumkan para wisudawan/i terbaik dari 3 unit Perguruan Tinggi. Terdapat 8 mahasiswa STIE, 3 mahasiswa STBA dan 3 mahasiswa AKPAR. Antara lain:

  • STIE: Siti Aminah (SDM), Ahmad Juwaeni (Pemasaran), Intan Purnamasari (SDM), Anita Murnilawati (Pemasaran), Yuliana (Perpajakan), Rukoyah Apriyanti (Auditing), Asriani Natong (Perpajakan), Ariska Pandestika (Auditing).
  • STBA: Serly Nauly Wijayanti S (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Anastasia Anggraeni (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Dwi Deta Artio (D3 Bahasa & Sastra Inggris).
  • AKPAR: Siti Yuningsih (D3 Perhotelan), Kristin Oktaviani (D3 Perhotelan), Nia Yulianti (D3 Perhotelan).

Setelah acara pelantikan para wisudawan/i acara ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama wisudawan, senat, dosen, panitia dan keluarga Wisudawan/i.

 

Donor Darah Perguruan Tinggi Pertiwi Cililitan

Sabtu (21/12/13), Perguruan Tinggi Pertiwi (STIE, STBA, AKPAR, & LPPM PERTIWI) bekerja sama dengan PMI cabang Jakarta Timur mengadakan acara kegiatan Donor Darah dengan tema “DARAH = CINTA SESAMA”. Darah yang  merupakan salah satu komponen paling penting di dalam tubuh, mengingat fungsinya sebagai alat transportasi. Kekurangan darah di dalam tubuh dapat memacu sejumlah penyakit dimulai dari anemia, hipotensi, serangan jantung, dan beberapa penyakit lainnya. Kondisi ini tentu menuntut instansi yang terkait, seperti PMI dan rumah sakit, untuk selalu memiliki persediaan darah yang mencukupi. Namun ironisnya tak jarang kita temukan kasus kurangnya kantong darah di rumah sakit sementara kebutuhan akan darah terus meningkat.

Oleh karena itu Perguruan Tinggi Pertiwi bersama dengan PMI cabang Jakarta Timurselalu mengadakan kegiatan rutin donor darah untuk mahasiswa dan umum. Pada kegiatan donor darah kali ini, acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB.

Donor darah, selain bermanfaat bagi penerima juga memiliki manfaat bagi pendonor, antara lain:

Produksi sel baru
Mendonorkan darah dapat merangsang sumsum tulang belakang Anda untuk memproduksi sel baru. Dengan kata lain, donor darah mengambil darah yang lama untuk diganti sel baru atau regenerasi sel darah.
Mencegah Radikal Bebas
Donor darah menjaga kadar zat besi dalam tubuh agar tetap normal. “Kalau zat besi berlebihan maka hasil akhir radikal bebas (sifatnya karsinogenik). Kondisi ini dapat berpotensi menjadi kanker,” kata dr Yuyun.
Menghindari risiko kardiovaskular
Bagi Anda yang rutin mendonorkan darah boleh bersuka cita. Pasalnya, donor darah dapat memicu metabolisme agar aliran darah tetap lancar. Sehingga tak ada lagi penyumbatan darah pada pembuluh darah. Dengan demikian, risiko terserang peyakit jantung dan stroke berkurang.

Karena banyaknya manfaat yang diperoleh serta sebagai bukti kepedulian bagi sesama, Perguruan Tinggi bersama dengan PMI berharap kegiatan rutin ini dapat terus berjalan untuk kedepannya. (LPPM)