Jurnal Economicus Vol. 7, No. 1, Maret 2014

 

 

KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA

LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ANNALIE 

 

Fakhrurazi

Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang shahih (valid), dan dapat dipercaya tentang ada tidaknya hubungan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan pada Lembaga Bimbingan Belajar Annalie. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji t. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Instrumen yang dipergunakan adalah abgket berbentuk Skala Likert dengan kategori 1-5.

Dari hasil analisis regresi diperoleh persamaan Y’ = 58,25 + 0,56X. Hal ini disimpulkan bahwa semakin besar nilai X atau tingkat kepuasan pelanggan, maka semakin besar pula tingkat loyalitas pelanggan terhadap Lembaga Bimbingan Belajar Annalie. Pada analisis korelasi diperoleh hasil r = 0,715. Dengan demikian terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat sekali antara kedua variabel.

Uji signifikasi menggunakan product moment diperoleh perbandingan antara r hitung dengan r tabel adalah 0,715 > 0,374, r hitung lebih besar dari r tabel, sehingga memperkuat hasil bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Koefisien determinan sebesar 0,511. Hal ini berarti setiap peningkatan jumlah kepuasan pelanggan pada Lembaga Bimbingan Belajar Annalie akan meningkatkan tingkat loyalitas sebesar 15, 1%.

 

Keywords : Kepuasan Pelanggan

 

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN CABANG CILEUNGSI PADA

KOPERASI RENTHA JAYA

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengembangan karir terhadap kinerja karyawan, bagaimana kinerja karyawan dan seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadap kinrja karyawan.

Dari hasil penelitian terdapat 200 orang jumlah jumlah karyawan yang ada, kemudian dari populasi tersebut tidak semuanya dijadikan sampel, tetapi hanya 38 orang saja yang dijadikan sampel dari populasi tersebut atau hanya karyawan cabang cileungsi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisa regresi, yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadapa kinerja karyawan, kemudian analisis koefisien determinasi untuk mengetahui besaran kontribusi pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dan uji t untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari pengembangan karir (X) terhadap kinerja karyawan (Y). Dari penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara Pengembangan karir terhadap Kinerja karyawan pada Koperasi Rentha Jaya, yang dibuktikan oleh hasil penelitian dengan menggunakan perhitungan analisis regresi penulis memperoleh nilai regresi yaitu Y=16,040 + 0,772X. Pengertian persamaan bernilai 16,040 satuan, sedangkan apabila terjadi peningkatan pengaruh pengembangan karir sebesar satu satuan, maka akan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 0,772 satuan.

Hubungan antara pengembangan karir (X) terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 0,710. Nilai koefisien korelasi (r = 0,710 ) menunjukkan bahwa hubungan ini kuat dan positif. Sedangkan besaran kontribusi variabel (X) terhadap variabel (Y) pada koefisien determinasi sebesar 50,41% terhadap kinerja karyawan, sisanya sebesar 49,59% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalan penelitian ini. Untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pengembangan karir menunjukkan thitung sebesar 7,270 > 2,024 dengan taraf nyata α 5%, maka kesimpulannya Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang berarti antara pengembangan karir dengan kinerja karyawan.

Keywords : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

 

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL
DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN
PADA PT. BANK BUMI ARTA CABANG BANDUNG

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Dalam era globalisasi perusahaan perbankan dituntut untuk meningkatkan daya saing dan pangsa pasar agar tetap survive dalam dunia bisnis yang semakin dinamis. Selain melakukan kegiatan operasional bisnisnya, perusahaan perbankan juga mengembangkan kualitas pelayanan.

Motivasi kerja yang tinggi biasanya akan muncul apabila kepuasan karyawan dalam bekerja telah terpenuhi, kepuasan kerja karyawan dikuasai oleh motif ekonomis misalnya upah atau gaji.

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan ekonomi dengan motivasi kerja karawn pada PT. Bank Bumi Arta Cabang Bandung. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling pada 52 responden. Alat analisis data menggunakan uji statistik parametris yang digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif ( hubungan antar variable ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan kecerdasan emosional terhadap motivasi kerja karyawan.

Keywords: Kecerdasan Emosional, dan Motivasi Kerja Karyawan. 

 

 

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA PT INDOPROM INDONESIA

Joelianti Dwi Supraptiningsih
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan besarnya seberapa besar pengaruh yang dihasilkan oleh motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT Indoprom Indonesia ini berlokasi, JL Komodor Halim Perdana Kusuma No 12 jakarta Timur13610 PO Box 2109 jkt 13020kota Jakarta. Cililitan April 2015.di indonesia, kota Jakarta.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis aregresi linier sederhana, analisa korelasi sederhana, koefesien determinasi dan uji t. Penelitian dilakukan di kantor pada PT.Indoprom Indonesia JL Komodor Halim Perdana Kusuma No 12 jakarta Timur13610 PO Box 2109 jkt 13020 kota Jakarta. Cililitan April 2015.

Dari hasil hitungan regresi linier sederhana Y= 69,03 + 2.83x dan analisis korelasi ( r ) yaitu sebesar 0,56 yang mana positif berdasarkan tabel 4.9 dapat dilihat adanya pengaruh yang kuat antra Motivasi ( X ) terhadap Kinerja Karyawan ( Y ) pada PT Indoprom Indonesia.
Untuk mengetahui pengaruh antara variabel Motivasi dengan kinerja karyawan yaitu kuat atau lemah nya pengaruh X (Motivasi) terhadap faktor Y (Kinerja Karyawan) maka digunakan metode analisa kolerasi linier sederhana serta koefesien determinasi.

Dari hasil perhitunganan alisis kolerasi sederhana dapat dilihat bahwa nilai r adalah 78,19 yang artinya terdapat pengaruh yang kuat antara variabel X (Motivasi) terhadapvariabel Y (Kinerja Karyawan).

Dari hasil kuefisiensi determinasi menujukan bahwa Motivasi mempunyai pengaruh terhadap Kinerja karyawan sebesar 31% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti faktor lain, gaya kepemimpinan sarana dan prasarana yang disediakan oleh perusahaan.Koefisiensi determinasi ( KD ) yaitu sebesar 31% dari hasil perhitungan koefisiensi determinasi ( KD ) tersebut menunjukan bahwa Motivasi ( X ) mempengharui kinerja karyawan ( Y ) sebesar 31 %.
Dalam perhitungan Uji t diketahui bahwa t hitung 5,10 dan t tabel 0,31% = 7,75 dengan demikian t terhitung > t tabel yang mana artinya Ho ditolak sehingga kesimpulannya ada.

Keywords : Motivasi dan Kinerja

 

 

PENGARUH PEMBERIAN GAJI
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA PERUSAHAAN PT. PANCAMAS ELITE GLOBALINDO

Suwardi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian gaji terhadap kinerja karyawan pada PT. Pancamas Elite Globalindo. Sampel yang digunakan adalah karyawan PT. Pancamas Elite Globalindo dimana jumlah sampel yang ditetapkan pada penelitian ini sebanyak 25 responden dengan menggunakan teknik analisa regresi linier sederhana, koefisien korelasi sederhana, koefisien determinasi, dan uji t.

Data – data yang telah di olah menghasilkan persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut :Y = a + bx, Y=
Persamaan regresi yang telah ditemukan dapat digunakan untuk melakukan prediksi atau peramalan bagaimana individu dalam veriabel dependen akan terjadi bila individu dalam independen ditetapkan. Misalnya jika nilai variabel X adalah 1, maka nilai rata-rata pada variabel Y, dapat diartikan bahwa apabila nilai x=1, maka nilai gaji bertambah 1, maka akan dapat meningkatkan kinerja karyawan sebesar 25,61. Data yang telah di olah menghasilkan persamaan koefisien korelasi sederhana (r) = yang diartikan “kuat” artinya adanya hubunganyang kuat atau positif antara gaji dan kinerja karyawan. Ini menunjukan bahwa semakin tinggi nilai gaji maka akan berpengaruh positif terhadap kinerja.

Persamaan koefisien determinasi menghasilkan KD= 41,34%, sedangkan uji t =, dan t tabel=2,069. Dari hasil perhitungan maka dapat diketahui bahwa t hitung = dan t tabel = 2,069. Dengan demikian t hitung > t tabel yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara gaji dengan kinerja karyawan.

Keywords : Gaji dan Kinerja Karyawan

 

 

Download  

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *