Sosialisasi HIV/AIDS oleh Sudinkes Jakarta Timur

Senin, 2 Oktober 2017


Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan penyebaran infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Aquaired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) tercepat di Asia. Sekitar 690 ribu orang pengidap HIV sampai tahun 2015. Dari jumlah tersebut, setengah persennya berusia antara 15 hingga 49 tahun. Wanita usia 15 tahun ke atas yang hidup dengan kondisi HIV sekitar 250 ribu jiwa. Angka kematian akibat AIDS mencapai 35 ribu orang. Dengan demikian terdapat anak-anak yatim piatu akibat kematian orang tua karena AIDS berjumlah 110.000 anak.

Untuk itu, pemerintah selalu berupaya untuk menekan bahkan menghilangkan angka tersebut dengan berbagai cara. salah satunya adalah sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS serta pencegahannya. STIE Pertiwi menjadi salah satu perguruan tinggi yang terpilih untuk sosialisasi oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

Dalam kesempatan tersebut, sekitar 40 mahasiswa/i STIE Pertiwi mendapat penjelasan mengenai HIV/AIDS. mulai dari kesehatan reproduksi remaja, hal- hal yang dapat menularkan HIV/AIDS, serta apa saja yang harus dihindari agar tidak terserang virus berbahaya tersebut. kenapa berbahaya?? karena HIV adalah jenis virus yang rapuh, tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ini juga akan membuat penderitanya hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani hidup dengan normal. Namun demikian lebih baik mencegah daripada mengobati.

Jadilah remaja yang sehat & bertanggung jawab atas kesehatan reproduksimu!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *