,

TOEFL Test STIE Pertiwi

Kompetensi lulusan merupakan hal yang sangat penting dalam suatu lembaga pendidikan, tak terlepas apapun Perguruan Tinggi nya. Masing – masing perguruan tinggi menetapkan standar kompetensi lulusannya berdasarkan analisa SWOT yang dilakukan masing – masing institusi. STIE Pertiwi juga telah menetapkan standar kompetensi lulusan nya sehingga lulusan STIE Pertiwi akan memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan dengan Perguruan Tinggi sejenis lainnya.

Salah satu standar kompetensi lulusan STIE Pertiwi adalah kemampuan Bahasa Inggris yang ditandai dengan pencapaian nilai TOEFL yang harus dicapai oleh seluruh mahasiswa yang akan lulus. Capaian nilai TOEFL yang harus di capai adalan 425 untuk Program Studi Akuntansi dan Program Studi Manajemen. Pelaksanaan Test TOEFL ini dilakukan diseluruh Kampus STIE Pertiwi, yakni Kampus Bekasi, Cililitan, Cikarang, Karawang, dan Cileungsi.

Untuk mendukung tercapainya standar kompetensi lulusan tersebut manajemen STIE Pertiwi, khususnya bidang Akademik, menginisisasi untuk mengadakan TOEFL Preparation Program dan juga diakhiri dengan pelaksanaan Post Test TOEFL. Dengan menggandeng BBC-ETS sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang sudah berpengalaman dan terpercaya oleh masyarakat Indonesia, diharapkan kegiatan tersebut dapat mencapai standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan.

,

Workshop Teknik Penulisan Karya Ilmiah

STIE Pertiwi Bekasi, Sabtu 27 April 2019 ….

Lembaga penelitian dan pengabdian  masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE Pertiwi) mengadakan workshop Teknik Penulisan Karya Ilmiah pada tanggal 27 april 2019 di kampus STIE Pertiwi Bekasi, peserta dari kegiatan ini adalah para dosen tetap atau yang Ber – NIDN di STIE Pertiwi adapun narasumber Bapak Bagus Hary Prokoso dari Pusat penilaian Pendidikan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai perwujudan dari program kerja LPPM dan menambah pengetahuan bagi para dosen mengenai penelitian sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi serta mendorong untuk bisa melakukan penelitian sesuai dengan Bidang disiplin ilmu yang telah ada di Rencana Induk Penelitian (RIP).

Menurut Bagus Hary Prakoso karya ilmiah merupakan karya tulis yang disusun berdasarkan karangan, pernyataan atau gagasan orang lain yang menyajikan data dan fakta hasil penelitian, pengkajian. Ditulis berdasarkan metode dan sistematika yang baik dapat dipertanggung jawabkan, adapun ciri – ciri karya ilmiah yaitu, Logis, Sistematis, Objektif dan Etis.

, ,

Seminar Vol. 21 “Tantangan & Peluang di Era Industri 4.0 dari perspektif Marketing & Entrepreunership”

Saat ini perkembangan era industri 4.0 banyak sekali memengaruhi perkembangan dunia usaha dan dunia industri yang memerlukan penyesuaian dari dunia pendidikan tak terkecuali STIE Pertiwi. Perkembangan industri 4.0 juga banyak sekali memengaruhi perilaku masyarakat sehingga  dunia usaha dan dunia industri harus segera menyesuaikan.

Untuk itu, demi meningkatkan kualitas lulusan yang mampu bersaing dengan perkembangan masyarakat dan dunia usaha dan dunia industri serta implementasi dari Mata Kuliah : Marketing dan Kewirausahaan,  STIE Pertiwi mengadakan seminar dengan tema “Peluang dan Tantangan Industri 4.0 dari perspektif marketing and entrepreunership” dengan menghadirkan 2 speaker ahli dibidangnya Mr. Arief Nugroho, B.Eng.,M.Sc dan Bapak Dr. Ahmad Kultur Hia.,SE.,MM.

Adapun tujuan dari penyelenggraan seminar ini adalah :

1. Melaksanaan program kerja STIE Pertiwi
2. Implementasi Mata Kuliah Marketing dan Kewirausahaan.
3. Meningkatkan kualitas lulusan STIE PERTIWI.
4. Memberikan pengetahuan bagi mahasiswa dalam menjawab tantangan dunia usaha dan dunia industri.
5. Supaya mahasiswa termotivasi untuk berwirausaha.
6. Menyiapkan mahasiswa STIE PERTIWI agar mampu berkompetisi dengan lulusan lain.

Kegiatan Seminar mahasiswa ini dilaksanakan di Kampus Cililitan dan Kampus Bekasi Peserta kegiatan ini adalah rata- rata  mahasiswa semester 8 yang sedang menyusun Skripsi. Banyak manfaat yang di rasakan oleh  mahasiswa diantaranya :

  1. Menambah wawasan terkait perkembangan industri 4.0

  2. Kegiatan Seminar ini mahasiswa lebih focus menyerap ilmu yang diberikan Bapak- Bapak Nara sumber karena tidak masiv seperti biasanya

  3. Dari kegiatan seminar inisangat memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha, terbukti pelaksanaan tgl 27 April 2019 di kampus Bekasi antusiasme peserta luar biasa .Ada 39 peserta yang berminat dan mendaftar sebagai calon wirausaha muda.

Untuk selanjutnya STIE Pertiwi akan menyiapkan pelatihan khusus dan intensif  terkait kewirausahaan. Dan dari peserta inilah nantinya yang akan dipersiapkan untuk mengisi kegiatan “GEBYAR WIRAUSAHA “ yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

,

PRE TEST TOEFL STIE Pertiwi

Sabtu, 30 Juni 2018 bertempat di kampus STIE Pertiwi Bekasi, Cililitan, Cikarang 1 dan Cikarang 2, Pelaksanaan Pre tes TOEFL berjalan lancar. Total 353 mahasiswa dari semester 7 dan 8, seluruh mahasiswa bersemangat mengerjakan tes dengan tertib.

Pre Tes ini diadakan sebelum kegiatan TOEFL Preparation selama 8 sesi dimulai, guna mengukur 3 skills mahasiswa yang ada di dalam TOEFL (listening, writing, & reading)

Pelaksanaan pre tes TOEFL kali ini bekerja sama dengan BBC-ETS dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan mahasiswa STIE Pertiwi yang berkompetensi unggul. Selanjutnya tes ini juga akan menjadi prasyarat mahasiswa dalam mengajukan sidang.