Kesempatan Kuliah Dengan Biaya Terjangkau di STIE Pertiwi Bekasi

Kuliah Murah di Bekasi

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi Bekasi, memberikan kesempatan kepada warga Bekasi dan sekitarnya yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Perguruan Tinggi yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Pertiwi Global ini, memberikan peluang kuliah dengan biaya yang sangat terjangkau, khusus untuk mahasiswa kelas pagi di STIE Pertiwi Bekasi.

STIE Pertiwi Bekasi membuka program D3 dan S1 jurusan Akuntansi dengan konsentrasi Pajak dan Auditing, serta jurusan Manajemen dengan konsentrasi SDM dan Pemasaran. Dengan sertifikasi kompetensi siap kerja untuk program Perpajakan, Teknisi Akuntansi, Salesmanship dan Kewirausahaan. Lulusan STIE Pertiwi tentunya memiliki keunggulan tersendiri di bidang profesional yang dipersiapkan untuk dunia kerja maupun wirausaha.

Hanya dengan membayar uang kuliah Rp. 1000.000,-/semester  Anda sudah dapat mengikuti program kuliah kelas reguler pagi di STIE Pertiwi Bekasi.

Jadi tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda di STIE Pertiwi Bekasi sekarang!

Kuliah Murah di STIE Pertiwi Bekasi 

Informasi Lebih Lanjut:

Kampus STIE Pertiwi Bekasi

Jl. Ir. H. Juanda 133, Bekasi Telp. (021) 8802649, SMS 085691192579

Daftar Online

Pendaftaran Kelas Pagi

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Posko Banjir Kampus Pertiwi

 

 

Posko Banjir STBA Pertiwi CililitanJumat (31/1/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama sang istri dan dua anaknya berkunjung ke tempat pengungsian korban banjir di STBA Pertiwi, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jokowi langsung blusukan ke ke belakang titik pengungsi. Dari situ Jokowi melihat rumah-rumah warga yang beberapa waktu lalu diterjang banjir luapan Sungai Ciliwung.

Iriana dan dua anaknya yang ditinggalkan Jokowi meninjau lokasi banjir ikut turun dari mobil dan berbincang dengan beberapa ibu korban pengungsi yang berada di Aula pengungsian gedung STBA Pertiwi. Ibu-ibu itu tak mengenal Iriana. Mereka hanya menjawab pertanyaan Iriana dengan seadanya.

Dilansir dari Kompas Online, Sekitar lima menit kemudian, Jokowi datang melewati kumpulan ibu-ibu itu. Ia tak menyadari sang istri berada di tengah-tengah pengungsi. Jokowi baru tersadar setelah salah satu wartawan melontarkan canda kepadanya, “Pak pengungsi ini enggak disapa?” Jokowi pun terkejut melihat sang istri berbaur di tengah pengungsi. “Loh, kok di sini? Kenalin Bu, ini Ibu Jokowi, istri saya,” ujar Jokowi.

Sontak ibu-ibu yang mengobrol dengannya tadi terkejut. “Loh, ini istrinya Pak Jokowi toh. Aduh, maaf ya Bu, enggak kenalin,” ujar ibu-ibu itu bergantian bersalaman dan berfoto bersama.

Iriana Jokowi

Setelah menyalami warga, jokowi diajak Lurah Cililitan Wawa Kartiwa untuk melihat kondisi lapangan wilayah yang terdampak banjir dari atas kampus STBA Pertiwi. Nampak rumah-rumah yang masih kotor dan ditinggal penghuninya akibat banjir.

Lurah Cililitan tersebut juga menjelaskan bahwa STBA Pertiwi termasuk salah satu posko terbesar di wilayah tersebut yang menampung korban banjir mencapai 250 jiwa. Mereka berasal dari wilayah RW 07 yang terkena dampak luapan Kali Ciliwung. Dari 16 RT di RW 07, hanya RT 05 dan 010 yang tidak terkena banjir.

Setelah menengok pengungsi di STBA Pertiwi, Jokowi kemudian mendistribusikan bantuan ke pengungsi lainnya di belakang STBA dan Gang Arus, Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pertiwi Peduli Banjir Jakarta

Hampir keseluruhan warga Jakarta mengenal siklus banjir lima tahunan, dalam catatan sejarah banjir di wilayah Jakarta, sejak tahun 1621 terjadi banjir besar di Jakarta, kemudian disusul tahun 1654, 1873 dan tahun 1918 pada zaman kolonial. Pada periode akhir, banjir besar sempat terjadi pada tahun 1979, 1996, 2002, 2007 dan belum lama ini akhir tahun 2012 atau awal 2013.

Melihat data banjir yang melanda Ibu Kota pada 1996, 2002, dan 2007, akhir tahun 2012 membuat banyak masyarakat yang memperkuat bahwa siklus banjir di Jakarta itu 5 tahun sekali. Tetapi awal 2014 ini sebagian wilayah Jakarta sudah terendam banjir akibat hujan lebat yang terus melanda di musim penghujan.

Hujan sepanjang hari di Bogor dan Depok membuat debit air di bendungan Katulampa meninggi, hal tersebut membuat penjaga pintu air Katulampa harus membuka gerbang untuk menstabilkan ketinggian air di bendungan tersebut. Akibatnya, aliran air tersebut membuat sungai Ciliwung meluap, hingga membuat banjir di wilayah Kampung Rawa Sepat, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, terendam hingga mencapai pinggang orang dewasa. bahkan ketika puncak banjir akhir pekan lalu, ketinggian air mencapai 3 meter.

Kampus Pertiwi Cililitan yang berada dekat dengan lokasi banjir tersebut melakukan aksi cepat tanggap, bekerja sama dengan Tim SAR BNPB mengevakuasi korban bencana banjir pada tahun 2014 ini ke Kampus Pertiwi yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.

Perguruan Tinggi yang memiliki unit Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) ini, setiap tahun jika terjadi bencana banjir di Jakarta, kampus ini melakukan aksi cepat tanggap terhadap kejadian tersebut dengan membuka lebar kepada warga yang terkena bencana untuk mengungsi di kampus ini.

Kondisi banjir yang membuat warga terpaksa meninggalkan pemukimannya, membuat banyak warga yang tidak sempat membawa barang-barangnya. Jadi, terpaksa mereka harus tinggal dengan kondisi seadanya. Anak-anak yang sehari-harinya harus bersekolah terpaksa harus meliburkan diri, karena seragam dan peralatan sekolahnya tidak sempat di bawa saat mengungsi.

Kampus Pertiwi yang pada saat kondisi banjir selalu membuka posko aksi cepat tanggap penanggulangan bencana, selain menampung warga yang terkena musibah banjir, kampus ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak korban banjir tersebut. Anak-anak diberikan pelatihan Bahasa Inggris dengan penyampaian yang kreatif dan menyenangkan, dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Kegiatan yang diberi tema “Pertiwi Peduli Pendidikan” English Community Program For Kids ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Perguruan Tinggi Pertiwi. Semoga kegiatan yang mulia ini dapat ditiru oleh institusi lainnnya. Agar dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.

Selamat Kepada Bapak Fakhrurazi, SE, MM Atas Penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tingkat Nasional 2013

pengabdi kursus

Peran sebuah lembaga kursus dianggap sangat membantu pemerintah, karena mereka tidak sekedar menyelenggarakan pendidikan formal seperti yang dilakukan pemerintah. Melainkan, lembaga kursus memberikan bekal keterampilan yang dapat berdampak pada pengurangan pengangguran sekaligus dapat memberdayakan potensi daerah menjadi pendukung bangkitnya ekonomi masyarakat melalui berbagai keterampilan. Dengan hal tersebut diharapkan juga dapat menekan tingkat pengangguran serta meminimalisir masalah sosial yang diakibatkan dari kurangnya kegiatan-kegiatan produktif.
 
Hingga saat ini jumlah lembaga kursus dan pelatihan yang terdata oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 17.805 (11 Januari 2013), dari total jumlah tersebut, satu lembaga kursus biasanya menawarkan beberapa keterampilan tertentu.
 
Kondisi tersebut direspon positif oleh pemerintah daerah untuk memajukan daerahnya, dengan memberikan dukungan kebijakan, akses, pendanaan dsb. Berkaitan dengan hal  tersebut, maka Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan memprogramkan kegiatan pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah yang memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan, pendanaan dan pembinaan kepada kursus di daerah, dan perorangan yang selama ini membantu memajukan kursus dan pelatihan.
 
Bapak Fakhrurazi, SE, MM yang pada saat ini menjabat sebagai ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi merupakan salah seorang yang telah banyak mengabdi dan memajukan lembaga kursus yang dikelolanya. Oleh karena itu Ia merupakan salah satu dari 20 orang penerima penghargaan “Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tingkat Nasional 2013” Yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia.
 
Semoga dengan adanya apresiasi dari Kemdikbud terhadap para penyelenggara kursus ini, dapat memacu masyarakat lainnya agar termotivasi untuk berbagi ilmu dengan cara menyelenggarakan sebuah kursus maupun pelatihan, agar semakin banyak membantu masyarakat yang tidak memiliki keterampilan, menganggur atau bekerja pada posisi yang tidak menguntungkan.

 

Lelang Renovasi Kampus STIE Pertiwi (Laboratorium Akuntansi dan Perpustakaan)

Panitia Lelang Renovasi Kampus STIE Pertiwi mengundang para vendor untuk mengajukan penawaran lelang renovasi Kampus STIE Pertiwi dengan lampiran:
 
1. Persyaratan Lelang Renovasi
2. Spesifikasi Teknis Pekerjaan dan Bahan
3. BoQ Renovasi R. Lab & Perpustakaan
4. Gambar Denah Bangunan Lelang
 
Vendor diharapkan mengumpulkan semua persyaratan dalam bentuk softcopy melalui email dept.logistik@pertiwi.ac.id paling lambat Jumat 18 Oktober 2013 pukul 17.00 WIB.
 
Download Lampiran Persyaratan Lelang:
 
 

Pertiwi Tingkatkan Pendidikan Ekonomi

Informasi STIE Pertiwi Karawang di Koran Karawang

STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) yang berpayung di Yayasan Pendidikan Pertiwi Globala berusaha memberi kenyamanan pada mahasiswanya. STIE memberi perpustakaan dan ruangan ber full AC. Selain itu memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi untuk melanjutkan studinya hingga S2, juga asuransi kecelakaan selama 24 bagi mahasiswanya. Untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, STIE ini memiliki dosen pembimbing jebolan S2 dan S3 yang handal di bidangnya.

Dijelaskan Staff Sekber, Heri Susanto kepada Koran Karawang, Rabu (22/2) siang. Yayasan Pendidikan Pertiwi Global adalah salah satu yayasan pendidikan yang berpusat di Rawamangun Jakarta yang sekarang telah membuka cabang di Karawang. STIE dan STBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing) adalah sekolah tinggi yang bernaung kepada yayasan tersebut baru membuka dua program S1, yaitu Program Jurusan Manajemen dan Jurusan Akuntansi.

Untuk jurusan Manajemen, Konsentrasi dilebihkan pada manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dan Manajemen Pemasaran, sedangkan Jurusan Akuntansi konsentrasi dilebihkan pada auditing dan perpajakan. Tidak Heran jika Stie banyak menjadi piihan para siswa yang ingin melanjutkan kejenjang perkuliahan itu terbukti walaupun terbilang baru di Kota Karawang, lembaga pendidikan ini mampi memiliki ratusan anak didik di segala jurusan.

Kampus yang beralamat di Jalan Kertabumi no. 1 dan 2, Kelurahan Karawang Kulon, kecamatan Karawang Barat ini juga membuka program satu tahun dan kursus singkat siap kerja yang dimaksudkan untuk mahasiswa yang ingin cepat bekerja, karena mahasiswa yang ingin cepat bekerja, karena mahasiswa akan dibekali dengan program kompetensi siap kerja. Sehingga lulusan dapat menguasai salah satu bidang kealian dengan kuliah 2 semester bisa langsung praktek kerja.

Program studinya pun ada beberapa pilihan, yaitu Tata Laksana Pajak, Brevet Pajak A-B, Teknisi Akuntansi, Proffesional Bisnis retail, Salesmansip, dan Aplikasi Komputer. StiE juga menerima pendaftaran mahasiswa baru dan pindahan Tahun Ajaran 2011-2012 dengan biaya yang terjangkau.

STIE ini pun menerima kelas karyawan dengan waktu yang fleksibel dari senin hingga Kamis malam Pukul 18.30 WIB sampai pukul 21.30 WIB. Hari Minggu belajar dari jam 8.00 WIB sampai 17.30 Wib, Kedepan, yayasan ini akan membuka program akademi baru yaitu AKPAR. (panggih Sapta Perwira)

KARAWANG-Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang pendidikan ekonomi sangat penting sebagai dasar pembelajaran dalam menciptakan wirausaha maupun kinerja. Seperti di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi, yang kini banyak diminati mahasiswa baru khususnya kelas karyawan yang menduduki bidang program studi Managemen dan Akuntansi

Menjelaskan Sekertatis Bersama (Sekber), Heri Susanto, untuk Program studi ilmu ekonomi pada tahun ajaran 2012 ini merupakan program studi yang paling banyak dipilih pendaftar. Bahkan, untuk periode pertama, mahasiswa baru yang sudah mendaftar ada sekitaqr 140 mahasiswa baru di kelas karyawan, disebutkan, ada 60 persen menduduki program studi Akuntansi dan 40 persen dibidang program studi Managemen. “Alasannya, program studi bidang ilmu ekonomi yang kini banyak diminati karena sistem kelas di Akademika nya dibuka pada hari minggu untuk kelas karyawan,” kata Heri saat ditemui Koran Karawang, Senin (24/9) diruang Sekber STIE.

Selain itu, kurikulum yang diterapkan untuk kelas karyawan dalam satu semester terdapat dua periode semester terdapat dua periode. Untuk kelas karyawan dalam satu hari belajar meliputi dua sesi pertemuannya tak mengurangi jam mata kuliah masing-masing. Sehingga, kuliah pun bisa lebih cepat tap teratur dalam pembelajarannya. Staf pengajar atau dosen dalam bidang tersebut merupakan seorang praktisi handal sehingga mahasiswa saat dibekali pembelajarn lebih mengutamakan praktek dibandingkan teori. “Seperti halnya mata kuliah inti bidang ekonomi yang dikaji mahasiswa managemn yaitu sumber daya manusia dan pemasaran. Sedangkan mata kuliah inti bidang akuntansi yaitu akuntansi perpajakan dan auditing,” ucapnya.

Untuk pembelajaran mahasiswa tahun ajaran baru, periode pertama perkuliahan dimulai pada agustus lalu. Sedangkan untuk gelombang tambahan atau periode dua, sudah mulai dibuka pendaftaran pada September ini dan akan diawali perkuliahan pada November mendatang. Maka, masih diberikan peluang untuk calon mahasiswa baru dibidangnya.

Ditambahkan oleh heri, terkait dengan program kegiatan yang akan diselenggarakan yaitu kegiatan Bsic Leadership Training (BLT), akan dilaksanakan di puncak Cisarua Bogor tepatnya di ever Green Vilage yang akan di isi dengan leadership games pada 3 dan 4 November mendatang. Kegiatan tersebut akan melibatkan 700 peserta civitas Akademika Pertiwi Se-Jabodetabek plus. “tujuan Menyelanggarakan kegiatan tersebut merupakan penneman mahasiswa yang berjiwa enterpreneurship atau jiwa kepemimpinan.”

Harapan saya dengan hadirnya STIE Pertiwi di kota karawang dapat memberikan kontribus terhadap lingkungan masyarakat baik secara aktual maupun intelektual. Tutup Heri. (taufik Mubarok)

STIE Pertiwi Utamakan Kenyamanan Belajar Mahasiswa

STIE Pertiwi Karawang mengutamakan kenyamanan belajar

STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) yang berpayung di Yayasan Pendidikan Pertiwi Globala berusaha memberi kenyamanan pada mahasiswanya. STIE memberi perpustakaan dan ruangan ber full AC . Selain itu memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi untuk melanjutkan studinya hingga S2, juga asuransi kecelakaan selama 24 jam bagi mahasiswanya. Untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, STIE ini memiliki dosen pembimbing jebolan S2 dan S3 yang handal di bidangnya.

Dijelaskan Staff Sekber, Heri Susanto kepada Koran Karawang, Rabu (22/2) siang. Yayasan Pendidikan Pertiwi Global adalah salah satu yayasan pendidikan yang berpusat di Rawamangun Jakarta yang sekarang telah membuka cabang di Karawang. STIE dan STBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing) adalah sekolah tinggi yang bernaung kepada yayasan tersebut baru membuka dua program S1, yaitu Program Jurusan Manajemen dan Jurusan Akuntansi.

Untuk jurusan Manajemen, Konsentrasi dilebihkan pada manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dan Manajemen Pemasaran, sedangkan Jurusan Akuntansi konsentrasi dilebihkan pada auditing dan perpajakan. Tidak Heran jika Stie banyak menjadi piihan para siswa yang ingin melanjutkan kejenjang perkuliahan itu terbukti walaupun terbilang baru di Kota Karawang, lembaga pendidikan ini mampi memiliki ratusan anak didik di segala jurusan.

Kampus yang beralamat di Jalan Kertabumi no. 1 dan 2, Kelurahan Karawang Kulon, kecamatan Karawang Barat ini juga membuka program satu tahun dan kursus singkat siap kerja yang dimaksudkan untuk mahasiswa yang ingin cepat bekerja, karena mahasiswa yang ingin cepat bekerja, karena mahasiswa akan dibekali dengan program kompetensi siap kerja. Sehingga lulusan dapat menguasai salah satu bidang kealian dengan kuliah 2 semester bisa langsung praktek kerja.

Program studinya pun ada beberapa pilihan, yaitu Tata Laksana Pajak, Brevet Pajak A-B, Teknisi Akuntansi, Proffesional Bisnis retail, Salesmansip, dan Aplikasi Komputer. StiE juga menerima pendaftaran mahasiswa baru dan pindahan Tahun Ajaran 2011-2012 dengan biaya yang terjangkau.

STIE ini pun menerima kelas karyawan dengan waktu yang fleksibel dari senin hingga Kamis malam Pukul 18.30 WIB sampai pukul 21.30 WIB. Hari Minggu belajar dari jam 8.00 WIB sampai 17.30 Wib, Kedepan, yayasan ini akan membuka program akademi baru yaitu AKPAR. (panggih Sapta Perwira)