Jurnal Economicus Vol. 8, No. 1, Maret 2015

 

 

 

 

PENGARUH PELAKSANAAN REKRUITMEN TERHADAP KESESUAIAN PENEMPATAN KARYAWAN PADA PT.FUKOKU TOKAI RUBBER INDONESIA

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Dalam penulisan skripsi ini, ruang lingkup dibatasi pada pembahasan mengenai pengaruh rekruitmen melalui proses seleksi terhadap kesesuaian penempatan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan rekruitmen, kesesuaian penempatan karyawan dan seberapa besar pengaruhnya rekruitmen melalui seleksi terhadap penempatan karyawan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dimana penelitian ini akan dicari tingkat hubungan antara pelaksanaan rekruitmen/seleksi (variabel x) dengan kesesuaian penempatan karyawan (variabel y). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis statistik korelasi rank spearman dan menggunakan tabel distribusi t.
Berdasarkan hasil analisis dan pengukuran, menurut responden pelaksanaan rekruitmen yang dilakukan PT FTR Indonesia sudah baik, ini terlihat dari semua komponen yang diteliti mengenai proses seleksinya, tes psikologi,tes pengetahuan, tes kesehatan serta wawancara semuanya menghasilkan kriteria hasil yang baik. Pelaksanaan penempatan di perusahaan tersebut apabila dilihat dari keseluruhan memiliki kriteria yang baik, oleh karena itu penempatan k.aryawan PT FTR Indonesia sudah baik
Hasil penghitungan secara statistik mengenai koefisien dengan menggunakan kolerasi rank spearman menunjukan adanya kolerasi hubungan yang cukup kuat antara pelaksanaan seleksi dengan kesesuaian penempatan karyawan (rs = 0, 64), sedangkan dari hasil uji statistik dan penghitungan koefisien determinasi dapat diketahui bahwa kontribusi pelaksanaan seleksi terhadap kesesuaian penempatan karyawan sebesar 40,00 % dipengaruhi faktor-faktor lain.

Keywords : Rekruitmen, Seleksi, Kesesuaian Penempatan Karyawan

 

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN KERJA
DENGAN KINERJA KARYAWAN
PADA PT. YAMAHA INDONESIA MANUFACTURING

Usman HM
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstrak

Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah berapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai di PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kedisiplinan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai.Pada penelitian ini tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah obeservasi, wawancara, kuesioner. Dalam penelitian ini jumlah sample sebanyak 35 orang serta analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi.
Tehnik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik korelasi Product Moment Person. Pengujian hipotesis dilakukan dengan tingkat kepercayaan 29,16,% uji nyata 70,84% dengan maksud hipotesis diterima apabila r hitung lebih besar dari r tabel. Sebaliknya hipotesis ditolak apabila r hitung lebih kecil dari r tabel.
Untuk menghitung hubungan kedisiplinan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai dilakukan dengan korelasi determinasi r dengan ketentuan jika r terletak antara 0, hal ini berarti tidak ada hubungan antara variabel X dengan variabel Y dan jika terletak antara 1, menunjukkan hubungan yang sempurna.
Dengan demikian berdasarkan perhitungan analisis koefisien determinan, diperoleh besarnya hubungan antara kedisiplinan kerja dengan kinerja karyawan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing adalah 29,16% dan sisanya sebesar 70,84% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Hasil uji hipotesis berdasarkan tehnik analisa korelasi itu terdapat nilai r sebesar 0,027 dari nilai-nilai r tabel dan dari hasil perhitungan korelasi statistik diperoleh nilai sebesar 5,4 dimana nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel yaitu 0,27 < 5,4 dengan demikian hipotesis dapat diterima.

Keywords : Disiplin Kerja dan Kinerja Karyawan

 

ANALISIS PENGARUH LAYANAN KlikBCA
TERHADAP KEPUASAN NASABAH
PADA PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk
(Studi Kasus pada Nasabah KCP Ahmad Yani Bekasi)

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Pengguna jasa memiliki pandangan dan pola pikir yang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya. Namun, pada intinya pengguna jasa ingin memaksimalkan kepuasan atas pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. Penyedia jasa merupakan bisnis yang dilakukan demi mencapai profit dan kelangsungan perusahaan, oleh karena itu perusahaan penyedia jasa juga berupaya untuk menyediakan pelayanan terhadap kebutuhan para pengguna jasa. Berdasarkan kepentingan dari masing-masing pihak tersebut diatas, penulis mencoba melakukan penelitian atas hubungan kedua kepentingan tersebut. Perkembangan teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh penyedia jasa layanan menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Kemudian penulis melakukan penelitian tentang hubungan Kepuasan Pelanggan (Nasabah) PT. Bank Central Asia Tbk terhadap fasilitas layanan Internet Banking BCA (KlikBCA).
Untuk mengetahui kualitas pelayanan maka digunakan analisis tingkat kepentingan dan tingkat pelaksanaan terhadap 50 respoden. Responden diberikan indikator-indikator yang mengacu pada lima dimensi pelayanan jasa, yaitu Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty dan Tangible, sehingga diketahui tingkat kepentingan dan tingkat pelaksanaan atas kualitas pelayanan pada Fasilitas KlikBCA (Studi kasus pada nasabah BCA KCP Ahmad Yani Bekasi).
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada nasabah yang datang ke Kantor Cabang Pembantu Ahmad Yani Bekasi, diperoleh hasil bahwa rata-rata tingkat pelayanan yang diberikan melalui fasilitas KlikBCA mencapai 94,6% dari tingkat harapan nasabah pengguna KlikBCA. Persentase tingkat pemenuhan kepuasan dari masing-masing indikator yang diteliti yaitu Tangible (98,37%), Reliability (96,9%), Responsiveness (96,24%), Assurance (102,76%), dan Emphaty (93,59%).
Secara umum dapat disimpulkan, bahwa kualitas pelayanan KlikBCA menurut nasabah pengguna KlikBCA pada BCA KCP Ahmad Yani Bekasi dinilai sudah memuaskan sehingga perusahaan perlu mempertahankan kinerja yang telah dicapai dan perusahaan harus lebih meningkatkan pelayanan yang selama ini masih belum memuaskan.

Keywords : Kualitas Pelayanan & Kepuasan Pelanggan

 

PENGARUH ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA BAGIAN PRODUKSI PT. BESTPACK COATING INDONESIA

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Populasi sampling terhadap keseluruhan karyawan produksi sebanyak (49 responden), dari karyawan level Operator Produksi , Leader Produksi, dan Supervisor Produksi. Hasil uji coba telah dilaksanakan terkumpul 30 responden. Pertanyaan yang diajukan kepada responden sebanyak 36 item. Penelitian hipotesis atas permasalahan yang ada melalui observasi dan questioner. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi etos kerja terhadap kinerja karyawan, analisis koefisien korelasi yaitu untuk mengetahui seberapa erat hubugan antara etos kerja dengan kinerja karyawan, analisis koefisien determinasi yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi etos kerja terhadap kinerja karyawan, Uji Hipotesis (Uji t) yaitu untuk menguji hipotesis secara parsial atau masing – masing variabel, yaitu untuk mengetahui keberartian etos kerja (X) terhadap kinerja karyawan (Y).
Dari Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara etos kerja terhadap kinerja Karyawan Bagian Produksi, PT. Bestpack Coating Indonesia, Cikarang – Bekasi. Yang dibuktikan oleh hasil penelitian yaitu :
1. Pengaruh etos kerja (X) terhadap kinerja karyawan (Y) dinotasikan dengan persamaan Y = 40,19 + 0,443 X. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu satuan etos kerja akan menyebabkan peningkatan kinerja karyawan sebesar 0,443 satuan.
2. Perhitungan dengan menggunakan koefisien korelasi (r) diperoleh nilai sebesar 0,438. Hal ini mengandung artinya bahwa hubungan antara etos kerja dengan kinerja karyawan sedang. Diperoleh koefisien determinasi sebesar 19,2 %, yang berarti etos kerja memberikan kontribusi sebesar 19,2 % terhadap kinerja karyawan sedangkan sisanya 80,8 % dipengaruhi faktor lain yaitu : agama, budaya, sosial politik, lingkungan/geografis, pendidikan, struktur ekonomi, motivasi intrinsik individu.
3. Untuk mengetahui keberartian pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan digunakan analisa uji hipotesis (Uji t) dan diperoleh nilai thitung (2,868) > nilai ttabel (2,048), maka keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian hipotesis penelitian terbukti.

Keywords : Etos Kerja & Kinerja Karyawan

 

PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN OPERASIONAL PADA PT.BANK BUKOPIN CABANG KARAWANG

Arif Nugroho
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Perusahaan adalah suatu lembaga yang diorganisir dan dijalankan untuk menyediakan barang dan jasa agar dapat melayani permintaan konsumen akan kebutuhan mereka. Dalam melaksanakan proses produksinya, suatu perusahaan membutuhkan faktor-faktor produksi yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan. Faktor-faktor produksi yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan adalah bahan baku, modal, dan manusia. Secanggih apapun peralatan yang dimiliki perusahaan, tidak akan bisa mencapai tingkat produktivitas yang diharapkan jika peralatan tersebut tidak dioperasikan secara efektif dan efesien oleh sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan. Tujuan utama setiap organisasi adalah merancang sistem kompensasi adalah untuk memotivasi karyawan dalam rangka meningkatkan produktivitas kerjanya dan mempertahankan karyawan yang kompeten agar dapat bertahan di perusahaan.

Keywords : Kompensasi & Produktivitas

 

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT.PLN (persero) RAYON NGAWI

Agus Sampurno Ponco Amikaton
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi, motivasi kerja karyawan dan pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi Penelitian dilakukan pada awal bulan September 2013 sampai akhir Desember 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada semua karyawan secara sensus, yaitu 30 orang. Selain itu juga dilakukan teknik observasi dan studi kepustakaan.
Hipotesis penelitian adalah “terdapat pengaruh Budaya Organisai terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi.” Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel, lalu dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan adalah Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi. Untuk mempermudah proses analisis digunakan Program SPSS versi 17.
Koefisien Korelasi yang diperoleh sebesar 0,763. Ini berarti terdapat korelasi positif dan tinggi antara program pelatihan dan kinerja karyawan. Koefisien Determinasi adalah 58,22%, artinya motivasi kerja karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi, 75,169% dipengaruhi oleh budaya organisasi, sisanya sebesar 41,78% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Uji hipotesis dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung terhadap t tabel, dan diperoleh t hitung > t tabel, yaitu 9,720 > 2,0484. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT PLN (persero) Rayon Ngawi.

Keywords : Budaya Organisasi & Motivasi Kerja

 

Download

 

Jurnal Berkala Accounting & Finance Vol. 7, No. 1, Juni 2014

 

 

 

ANALISIS REKONSILIASI FISKAL TERHADAP PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT. PILLAR MUTIARA TAHUN 2013

Uswatun Khasanah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai pajak penghasilan terutang perusahaan dengan melakukan rekonsiliasi laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal pada PT. Pillar Mutiara yang beralamat di Jl. Siaga Bappenas No. 5 – 6 Jakarta . Dalam penelitian yang dilakukan, penulis menganalisis data dengan metode deskriptif yaitu dengan menggambarkan keadaan laporan keuangan atas fenomena yang terjadi dengan melakukan pengumpulan data, menghitung PPh, melakukan koreksi fiskal sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa laporan keuangan komersial telah sesuai dengan PSAK No. 24 tahun 2012 dan sesuai berdasarkan Pasal 17dan 31E Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang PPh Atas Penghasilan dari usaha. Terdapat komponen – komponen biaya yang mempengaruhi terjadi koreksi fiskal positif dan negatif seperti upah tenaga kerja, biaya overhead dan lain sebagainya .
Terdapat selisih sebesar Rp. 417.061.740 atas laba fiskal dimana menurut perusahaan laba fiskal sebesar Rp. 1.225.743.398 sedangkan menurut penulis, laba fiskal PT Pillar Mutiara Tahun 2013 sebesar Rp. 1.642.805.138. Dan diketahui PPh badan yang dikenakan Pada PT. Pillar Mutiara sebelum koreksi fiskal sebesar Rp. 51.762.393 dan Rp. 206.289.160 Setelah rekonsiliasi Fiskal.

Keywords : Rekonsiliasi Fiscal & Pajak Badan

 

PERANAN INTERNAL AUDIT TERHADAP FUNGSI PEMBELIAN
PADA PT. T. RAD INDONESIA

Ade Irawan
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang sahih (valid), dan dapat dipercaya (reliable) tentang sejauh mana Peranan Audit Internal Terhadap Fungsi pembelian, serta Prosedur dalam pembelian yang telah dibuat oleh perusahaan apakah sudah dijalankan sesuai prosedur. Peranan audit internal bertujuan menilai peranan audit internal terhadap fungsi pembelian dan mengetahui bagaimana prosedur pembelian yang dijalankan oleh PT T.rad Indonesia.
Perusahaan menyadari perlunya peranan audit internal terhadap kegiatan pembelian yang dilakukan, yang dapat meningkatkan kinerja dan kemajuan perusahaan, walaupun masih terdapat penemuan audit yang perlu diperbaiki yang dapat mengurangi nilai kinerja pembelian.
Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah kualitatif yang dilaksanakan pada PT T.Rad Indonesia, yang menggunakan data primer dimana data yang dihasilkan adalah data deskriptif. Mengenai hasil peranan audit internal terhadap fungsi pembelian yang dilaksanakan dengan menggunakan beberapa sumber buku, data, wawancara, observasi dan kuesioner dengan cara memberikan kuesioner dengan cara memberikan pertanyaan kepada fungsi-fungsi yang terkait dengan peranan audit internal terhadap fungsi pembelian. Dari penelitian diajukan 30 pertanyaan dan melibatkan 30 responden diperoleh jawaban “Ya” sebanyak 29 butir, sehingga presentase yang dapat dihitung menjadi 95%, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa peranan audit internal terhadap fungsi pembelian pada PT T.Rad Indonesia sudah sangat baik. Tetapi masih ada hal yang perlu diperhatikan pada PT T.Rad Indonesia merupakan perusahaan bergerak dibidang Manufacruring.
Untuk pembelian yang dilakukan pada PT T.rad Indonesia sudah dilakukan sesuai prosedur perusahaan sehingga dapat dikatakan fungsi pembelian yang dijalankan pada perusahaan tersebut berjaln dengan baik.
Sesuai dengan flowchat yang ada bagian pembelian menjalankan fungsinya dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Keywords : Internal Audit & Pembelian

 

ANALISIS PEMERIKSAAN INTERNAL TERHADAP PERSEDIAAN BAHAN BAKU PT. YOROZU AUTOMOTIVE INDONESIA

Saltum
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Persediaan merupakan sala satu aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan. Untuk itu diperlukan adanya sistem pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku yang diterapkan.
Untuk memperoleh data yang diperlukan maka penulis menggunakan data berupa observasi, wawancara, dan kepustkaan dengan cara meminta informasi dan data-data dari PT Yorozu Automotive Indonesia kemudian dibandingkan dengan teori-teori yang diperoleh dari berbagai pengarang buku, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan primer. Penulis memperoleh data melalui teknik wawancara langsung dengan karyawan tersebut dan observasi.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengendalian internal terhadap persediaan bahan baku pada PT Yorozu Automotive Indonesia sudah cukup berjalan sesuai prosedur, dimana adanya pemisahaan diantara fungsi-fungsi terkait dengan penerimaan dan pengeluaran barang, pemantauan terhadap persediaan bahan baku juga dilakukan secara periodik oleh bagian Gudang melalui kegiatan stok opname.

Keywords : Pemeriksaan Internal & Persediaan Bahan Baku

 

PEMERIKSAAN INTERN ATAS PROSEDUR PENJUALAN
PADA PT. MULTI GUNA TRANS ENERGI

Ela Fauziah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan Menilai apakah proses penjualan pada PT. Multi Guna Trans Energi sudah sesuai dengan aturan Standart Prosedur yang ditetapkan perusahaan dan menilai apakah ada kelemahan dalam prosedur penjualan, sehingga dapat memberikan masukan ke perusahaan supaya prosedur penjulan semakin lebih baik dan dan dapat meningkatkan efektivitas dan efesinsi dalam fungsi penjualan. penelitian menggunakan metode kepustakaan dan penelitian lapangan. Metode penelitian kepustakaan yaitu mengumpulkan, membaca dan mencatat serta mempelajari literatur. Metode penelitian lapangan yaitu mengadakan observasi langsung, melakukan wawancara dengan bagian terkait, mengamati cara kerja bagian penjualan , dan diskusi dengan manajemen perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan struktur organisasi perusahaan tidak memisahkan fungsi penjualan dan fungsi penagihan mengakibatkan terlambat menagih piutang ke pelanggan. Sebagian besar sales order tidak mendapatkan otorisasi dari Sales Manager hal ini mengakibatkan tidak ada yang bertanggung jawab terhadap sales order. Tidak adanya fungsi kredit mengakibatkan banyak piutang tidak tertagih. Monitoring pekerjaan oleh atasan langsung belum berjalan dengan baik sehingga banyak tugas-tugas administratif yang terbengkalai.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas disarankan agar perusahaan mengkaji kembali prosedur penjualan yang sudah berjalan dan membentuk fungsi kredit.

Keywords : Pemeriksaan Intern Prosedur Penjualan

 

PENGARUH PERANAN AUDIT INTERNAL TERHADAP PENERAPAN
GOOD COORPORATE GOVERNANCE PADA
PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)

Fitrawansyah
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang valid tentang sejauh mana pengaruh Peranan Audit Internal terhadap Penerapan GCG pada PT. KAI (Persero) yang beralamat di JL. Perintis Kemerdekaan Bandung. Metode Penelitian yang digunakan Deskriptif dan Assosiatif (Kuantitatif) , dengan teknik penyebaran kuesioner kepada responden yaitu Audit Internal PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebanyak 33 orang, dengan berbentuk skala likert dengan kategori nilai 1 – 5.
Analisa data dilakukan dengan regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 33,137 + 0,389x. yang berarti bila jika peranan audit internal ditingkatkan 1 satuan maka penerapan GCG meningkat sebesar 33,317. Dari perhitungan Koefisien Korelasi diperoleh hasil nilai R sebesar 0.444 yang berarti bahwa korelasi/hubungan antara peranan audit internal dengan penerapan Good Corporate Governance mempunyai hubungan yang sedang sebesar 44.4 %. Sedangkan nilai R Square = 0,197 = 19,7% Artinya bahwa variabel independen yg diteliti memiliki pengaruh kontribusi sebesar 19,7% terhadap variabel Y, sedangkan 80,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel yg diteliti.

Keywords : Audit Internal & GCG

 

ANALISIS WITHOLDING TAX SYSTEM PAJAK PENGHASILAN PASAL 4 AYAT 2 ATAS BUNGA DEPOSITO & TABUNGAN
PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)
CABANG KABUPATEN KARAWANG, JAWA BARAT.

Sri Mulyani
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

The Purpose of this research is to know mechanism of withholding tax system of income tax section 4 article 2 of interst deposit and saving at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) branch Karawang Regency, West Java.
The data collection technique used a field research and literature study. This reasearch has concluded the factor affecting deposit and saving that is interest rate, deposit amount, and period of deposit or saving. Example : Total deposit in january is Rp. 2.063.000.000 and total interest of deposit Rp. 13.126.330 and then income tax section 4 articel 2 of interest deposit is Rp. 2.641.384 could be compared with ferbruary total deposit Rp. 1.156.000.000 and total interest of deposit Rp. 6.573.539 and then income tax section 4 articel 2 of interest deposit is Rp. 1.319.750. Increase and decrease of income tax section 4 articel 2 affecting by interest rate, deposit amount, and period of deposit or saving

Keyword : Income Tax Section 4 Article 2, Interst Deposit & Saving, Witholding Tax system

 

 

Download

 

 

Jurnal Berkala Economicus Vol. 8, No. 1, Maret 2015

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH PELAKSANAAN REKRUITMEN TERHADAP KESESUAIAN PENEMPATAN KARYAWAN PADA PT.FUKOKU TOKAI RUBBER INDONESIA

 

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

 

Abstrak

 

Dalam penulisan skripsi ini, ruang lingkup dibatasi pada pembahasan mengenai pengaruh rekruitmen melalui proses seleksi terhadap kesesuaian penempatan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan rekruitmen, kesesuaian penempatan karyawan dan seberapa besar pengaruhnya rekruitmen melalui seleksi terhadap penempatan karyawan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dimana penelitian ini akan dicari tingkat hubungan antara pelaksanaan rekruitmen/seleksi (variabel x) dengan kesesuaian penempatan karyawan (variabel y). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis statistik korelasi rank spearman dan menggunakan tabel distribusi t.
Berdasarkan hasil analisis dan pengukuran, menurut responden pelaksanaan rekruitmen yang dilakukan PT FTR Indonesia sudah baik, ini terlihat dari semua komponen yang diteliti mengenai proses seleksinya, tes psikologi,tes pengetahuan, tes kesehatan serta wawancara semuanya menghasilkan kriteria hasil yang baik. Pelaksanaan penempatan di perusahaan tersebut apabila dilihat dari keseluruhan memiliki kriteria yang baik, oleh karena itu penempatan k.aryawan PT FTR Indonesia sudah baik
Hasil penghitungan secara statistik mengenai koefisien dengan menggunakan kolerasi rank spearman menunjukan adanya kolerasi hubungan yang cukup kuat antara pelaksanaan seleksi dengan kesesuaian penempatan karyawan (rs = 0, 64), sedangkan dari hasil uji statistik dan penghitungan koefisien determinasi dapat diketahui bahwa kontribusi pelaksanaan seleksi terhadap kesesuaian penempatan karyawan sebesar 40,00 % dipengaruhi faktor-faktor lain.

 

Keywords : Rekruitmen, Seleksi, Kesesuaian Penempatan Karyawan

 

 

 

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN KERJA
DENGAN KINERJA KARYAWAN
PADA PT. YAMAHA INDONESIA MANUFACTURING

 

Usman HM
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

 

Abstrak

 

Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah berapa besar pengaruh disiplin kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai di PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kedisiplinan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai.Pada penelitian ini tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah obeservasi, wawancara, kuesioner. Dalam penelitian ini jumlah sample sebanyak 35 orang serta analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan korelasi.
Tehnik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik korelasi Product Moment Person. Pengujian hipotesis dilakukan dengan tingkat kepercayaan 29,16,% uji nyata 70,84% dengan maksud hipotesis diterima apabila r hitung lebih besar dari r tabel. Sebaliknya hipotesis ditolak apabila r hitung lebih kecil dari r tabel.
Untuk menghitung hubungan kedisiplinan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai dilakukan dengan korelasi determinasi r dengan ketentuan jika r terletak antara 0, hal ini berarti tidak ada hubungan antara variabel X dengan variabel Y dan jika terletak antara 1, menunjukkan hubungan yang sempurna.
Dengan demikian berdasarkan perhitungan analisis koefisien determinan, diperoleh besarnya hubungan antara kedisiplinan kerja dengan kinerja karyawan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing adalah 29,16% dan sisanya sebesar 70,84% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Hasil uji hipotesis berdasarkan tehnik analisa korelasi itu terdapat nilai r sebesar 0,027 dari nilai-nilai r tabel dan dari hasil perhitungan korelasi statistik diperoleh nilai sebesar 5,4 dimana nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel yaitu 0,27 < 5,4 dengan demikian hipotesis dapat diterima.

 

Keywords : Disiplin Kerja dan Kinerja Karyawan

 

 

 

ANALISIS PENGARUH LAYANAN KlikBCA
TERHADAP KEPUASAN NASABAH
PADA PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk
(Studi Kasus pada Nasabah KCP Ahmad Yani Bekasi)

 

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

 

Abstrak

 

Pengguna jasa memiliki pandangan dan pola pikir yang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya. Namun, pada intinya pengguna jasa ingin memaksimalkan kepuasan atas pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. Penyedia jasa merupakan bisnis yang dilakukan demi mencapai profit dan kelangsungan perusahaan, oleh karena itu perusahaan penyedia jasa juga berupaya untuk menyediakan pelayanan terhadap kebutuhan para pengguna jasa. Berdasarkan kepentingan dari masing-masing pihak tersebut diatas, penulis mencoba melakukan penelitian atas hubungan kedua kepentingan tersebut. Perkembangan teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh penyedia jasa layanan menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Kemudian penulis melakukan penelitian tentang hubungan Kepuasan Pelanggan (Nasabah) PT. Bank Central Asia Tbk terhadap fasilitas layanan Internet Banking BCA (KlikBCA).
Untuk mengetahui kualitas pelayanan maka digunakan analisis tingkat kepentingan dan tingkat pelaksanaan terhadap 50 respoden. Responden diberikan indikator-indikator yang mengacu pada lima dimensi pelayanan jasa, yaitu Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty dan Tangible, sehingga diketahui tingkat kepentingan dan tingkat pelaksanaan atas kualitas pelayanan pada Fasilitas KlikBCA (Studi kasus pada nasabah BCA KCP Ahmad Yani Bekasi).
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada nasabah yang datang ke Kantor Cabang Pembantu Ahmad Yani Bekasi, diperoleh hasil bahwa rata-rata tingkat pelayanan yang diberikan melalui fasilitas KlikBCA mencapai 94,6% dari tingkat harapan nasabah pengguna KlikBCA. Persentase tingkat pemenuhan kepuasan dari masing-masing indikator yang diteliti yaitu Tangible (98,37%), Reliability (96,9%), Responsiveness (96,24%), Assurance (102,76%), dan Emphaty (93,59%).
Secara umum dapat disimpulkan, bahwa kualitas pelayanan KlikBCA menurut nasabah pengguna KlikBCA pada BCA KCP Ahmad Yani Bekasi dinilai sudah memuaskan sehingga perusahaan perlu mempertahankan kinerja yang telah dicapai dan perusahaan harus lebih meningkatkan pelayanan yang selama ini masih belum memuaskan.

 

Keywords : Kualitas Pelayanan & Kepuasan Pelanggan

 

 

 

PENGARUH ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA BAGIAN PRODUKSI PT. BESTPACK COATING INDONESIA

 

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

 

Abstrak

 

Populasi sampling terhadap keseluruhan karyawan produksi sebanyak (49 responden), dari karyawan level Operator Produksi , Leader Produksi, dan Supervisor Produksi. Hasil uji coba telah dilaksanakan terkumpul 30 responden. Pertanyaan yang diajukan kepada responden sebanyak 36 item. Penelitian hipotesis atas permasalahan yang ada melalui observasi dan questioner. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi etos kerja terhadap kinerja karyawan, analisis koefisien korelasi yaitu untuk mengetahui seberapa erat hubugan antara etos kerja dengan kinerja karyawan, analisis koefisien determinasi yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi etos kerja terhadap kinerja karyawan, Uji Hipotesis (Uji t) yaitu untuk menguji hipotesis secara parsial atau masing – masing variabel, yaitu untuk mengetahui keberartian etos kerja (X) terhadap kinerja karyawan (Y).
Dari Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara etos kerja terhadap kinerja Karyawan Bagian Produksi, PT. Bestpack Coating Indonesia, Cikarang – Bekasi. Yang dibuktikan oleh hasil penelitian yaitu :
1. Pengaruh etos kerja (X) terhadap kinerja karyawan (Y) dinotasikan dengan persamaan Y = 40,19 + 0,443 X. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu satuan etos kerja akan menyebabkan peningkatan kinerja karyawan sebesar 0,443 satuan.
2. Perhitungan dengan menggunakan koefisien korelasi (r) diperoleh nilai sebesar 0,438. Hal ini mengandung artinya bahwa hubungan antara etos kerja dengan kinerja karyawan sedang. Diperoleh koefisien determinasi sebesar 19,2 %, yang berarti etos kerja memberikan kontribusi sebesar 19,2 % terhadap kinerja karyawan sedangkan sisanya 80,8 % dipengaruhi faktor lain yaitu : agama, budaya, sosial politik, lingkungan/geografis, pendidikan, struktur ekonomi, motivasi intrinsik individu.
3. Untuk mengetahui keberartian pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan digunakan analisa uji hipotesis (Uji t) dan diperoleh nilai thitung (2,868) > nilai ttabel (2,048), maka keputusannya adalah H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian hipotesis penelitian terbukti.

 

Keywords : Etos Kerja & Kinerja Karyawan

 

 

 

PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN OPERASIONAL PADA PT.BANK BUKOPIN CABANG KARAWANG

 

Arif Nugroho
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

 

Abstrak

 

Perusahaan adalah suatu lembaga yang diorganisir dan dijalankan untuk menyediakan barang dan jasa agar dapat melayani permintaan konsumen akan kebutuhan mereka. Dalam melaksanakan proses produksinya, suatu perusahaan membutuhkan faktor-faktor produksi yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan. Faktor-faktor produksi yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan adalah bahan baku, modal, dan manusia. Secanggih apapun peralatan yang dimiliki perusahaan, tidak akan bisa mencapai tingkat produktivitas yang diharapkan jika peralatan tersebut tidak dioperasikan secara efektif dan efesien oleh sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan. Tujuan utama setiap organisasi adalah merancang sistem kompensasi adalah untuk memotivasi karyawan dalam rangka meningkatkan produktivitas kerjanya dan mempertahankan karyawan yang kompeten agar dapat bertahan di perusahaan.

 

Keywords : Kompensasi & Produktivitas

 

 

 

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT.PLN (persero) RAYON NGAWI

 

Agus Sampurno Ponco Amikaton
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

 

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi, motivasi kerja karyawan dan pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi Penelitian dilakukan pada awal bulan September 2013 sampai akhir Desember 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket kepada semua karyawan secara sensus, yaitu 30 orang. Selain itu juga dilakukan teknik observasi dan studi kepustakaan.
Hipotesis penelitian adalah “terdapat pengaruh Budaya Organisai terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi.” Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel, lalu dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan adalah Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi. Untuk mempermudah proses analisis digunakan Program SPSS versi 17.
Koefisien Korelasi yang diperoleh sebesar 0,763. Ini berarti terdapat korelasi positif dan tinggi antara program pelatihan dan kinerja karyawan. Koefisien Determinasi adalah 58,22%, artinya motivasi kerja karyawan pada PT.PLN (persero) Rayon Ngawi, 75,169% dipengaruhi oleh budaya organisasi, sisanya sebesar 41,78% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Uji hipotesis dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung terhadap t tabel, dan diperoleh t hitung > t tabel, yaitu 9,720 > 2,0484. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT PLN (persero) Rayon Ngawi.

 

Keywords : Budaya Organisasi & Motivasi Kerja

Download

 

 

Daftar Isi Jurnal Ilmiah Accounting & Finance Vol. 7, No. 2, Desember 2014

 

 

 

Download

 

 

Daftar Isi Jurnal Ilmiah Accounting & Finance Vol. 7, No. 1, Juni 2014

 

 

 

Download

 

 

Daftar Isi Jurnal Economicus Vol. 8, No. 1, Maret 2015

 

 

  Download

 

 

Jurnal Economicus Vol. 6, No. 2, September 2013

 

 

PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN
TERHADAP PROMOSI JABATAN
PADA PT.ASWAB TECHNO INDONESIA

Prapto Pujianto
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penialaian prestasi kerja karyawan terhadap promosi jabatan pada PT. ASWAB TECHNO INDONESIA, yang beralamat Kp. Gardu Sawah Rt. 004 Rw. 001 Ds Kalijaya, Bekasi. Dengan format halaman Romawi (i, ii, iii, dst) terdiri dari 12 halaman dan format halaman angka (1, 2, 3, dst) terdiri dari 66 halaman.
Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap promosi jabatan karyawan, di antaranya adalah faktor penilaian prestasi yang meliputi penilaian hasil kerja, sikap, disiplin waktu, absensi, dan pengetahuan pekerjaan yang akan dikomparasikan sebagai pengaruh dari suatu promosi jabatan dengan indikator uji diantaranya pendidikan, pengalaman, kreatifitas dan faktor nasib dari setiap individu karyawan sebagai responden. Sehubungan dengan itu penulis melakukan penelitian tentang pengaruh penilaian prestasi kerja terhadap promosi jabatan karyawan pada PT. Aswab Techno Indonesia.

Penelitian ini melibatkan 25 responden sebagai sampel dari populasi sejumblah 107 orang karyawan PT. Aswab Techno Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner, wawancara.
Berdasarkan analisis data, peneliti ini menemukan bahwa penilaian prestasi kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap promosi jabatan dengan nilai korelasi sebesar 0,86.
Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa penilaian prestasi kerja yang di terapkan oleh PT. Aswab Techno Indonesia, mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap promosi jabatan karyawan.

Keywords : Prestasi Kerja dan Promosi Jabatan

 

PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA
(Studi Kasus Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Salim Ivomas Pratama tbk)

Pristanto Ria Irawan
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Komunikasi merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia, dimana komunikasi sebagai kekuatan untuk melakukan interaksi dengan orang lain. Untuk itu meningkatkan komunikasi organisasi sangat penting untuk menciptakan keharmonisan dan kelancaran tugas dalam perusahaan.

Komunikasi organisasi dapat menjadi salah satu pengaruh yang paling penting dalam produktivitas organisasi, karena komunikasi mempengaruhi usaha anggota organisasi. Usaha dalam hal ini merujuk kepada penggunaan tubuh secara fisik baik itu dalam komuniksai verbal, nonverbal, nilai, sikap dan perilaku. Dengan adanya hubungan yang hangat antara pihak manajemen dengan para karyawan maka karyawan akan merasa diperhatikan dan dihargai. Ini akan menjadi suatu motivasi bagi karyawan, melahirkan sikap keterbukaan dan kepercayaan, sehingga karyawan akan berusaha untuk meningkatkan kinerjanya.

Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner yang diebarkan kepada 50 karyawan yang masih aktif pada PT Salim Ivomas Pratama, Tbk. Dari penelitian ini terhadap jawaban responden dapat diketahui bahwa hubungan antara komunikasi organisasi dan kinerja karyawan dapat dikatakan sangat kuat.

Analisa data menggunakan uji korelasi dan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS versi 17.00. Berdasarkan penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang kuat antara komunikasi organisasi dengan kinerja karyawan, dan ada pengaruh signifikan sebesar 67,6% dari komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan PT Salim Ivomas Pratama, Tbk. Sisanya 32.4% dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti kompensasi dan kepuasan kerja. koefisien korelasi antara komunikasi organisasi dengan kinerja karyawan didapat angka (r) sebesar 0.822 yang berada di kisaran skor 0.800 ≤ r ≤ 1.000, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara skor komunikasi Organisasi dan Kinerja karyawan sangat kuat

Keywords : Komunikasi, Organisasi, Komunikasi Organisasi, Kinerja

 

ANALISA PEMBERIAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN
PADA PT . KATI KARTIKA MURNI TANGERANG

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Jaminan Sosial Tenaga Kerja dengan Produktivitas Kerja Karyawan dan berapa besar pengaruh Jaminan Sosial Tenaga Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT Kati Kartika Murni Tangerang.

Dari hasil penelitian terdapat 250 orang jumlah karyawan yang ada, kemudian dari populasi tersebut tidak semuanya dijadikan sampel, tetapi hanya 85 orang saja yang menjadi sampel dari populasi tersebut. Penelitian menggunakan metode pengumpulan data yaitu melaksanakan pengukuran pengujian hipotesis atas permasalahan yang ada yaitu melalui observasi, interview dan melakukan penyebaran kuesioner. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisa regresi, yaitu untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh jaminan sosial tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan, kemudian analisa koefisien korelasi yaitu untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara pengaruh jaminan sosial tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan, analisis koefisien determinasi untuk mengetahui besaran kontribusi jaminan sosial tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dan uji t yaitu dengan menguji hipotesis secara parsial atau masing-masing variabel, yaitu mengetahui keberartian pengaruh jaminan sosial tenaga kerja (X) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y).

Keywords : Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Produktifitas Kerja

 

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN
FINANCIAL SERVICE CONSULTANT TERHADAP KEPUASAN NASABAH
PADA ASURANSI PRUDENTIAL UNIT LINK
(STUDI KASUS NASABAH BANK PERMATA DI JAKARTA PUSAT)

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan Financial Service Consultants berdasarkan tingkat kepentingan dan tingkat kinerja menurut nasabah supaya asuransi Prudential dapat menyusun pertimbangan atau masukan dalam memperbaiki tingkat pelayanan. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mengetahui penilaian nasabah atas pelayanan yang telah diberikan selama ini. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mengetahui penilaian nasabah atas pelayanan yang telah diberikan selama ini.Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan yang terdiri dari Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy. Variabel-variabel tersebut digunakan untuk mengukur Tingkat Kepentingan dan Tingkat Kinerja nasabah terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada Financial Service Consultant.

Berdasarkan pengolahan terhadap lima belas atribut kualitas pelayanan dengan metode Importance-Performnce Analysis diketahui bahwa tingkat kesesuaian pada atribut-atribut kualitas pelayanan yang paling rendah dari seluruh atribut yaitu memberikan pelayanan adil dan cara tidak pilih kasih (84,78%) sedangkan tingkat kesesuaian yang paling tinggi adalah atribut kedatangan tempat rapat/pertemuan tidak terlambat (96,21%).

Sedangkan dalam diagram kartesius dapat diketahui, atribut-atribut yang berada di kuadran A (Prioritas Utama) yaitu memberikan pelayanan adil dan penulisan dokumentasi tanpa kesalahan. Pada kuadran B (Pertahankan Prestasi) adalah penjelasan produk yang akurat, kedatangan tempat rapat/pertemuan tidak terlambat, pelayanan yang ramah dan sopan santun, dan sikap profesional. Pada kuadran C (Prioritas Rendah) dianggap bahwa harapan yang diinginkan oleh nasabah tidak begitu besar sehingga kinerja Financial Service Consultant kurang memuaskan. Pada kuadran D (Berlebihan) dianggap harapan nasabah terhadap pelayanan ini kurang penting namun kinerjanya dinilai berlebihan. Oleh karena itu tingkat kepentingan harus sesuaian dengan tingkat kinerja yang diberikan.

Keywords : Financial Service Consultants

 

ANALISA FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TURNOVER INTENTIONS TINGGI KARYAWAN KONTRAK TELEMARKETING
PT UTAMA KARYA SENTOSA JAKARTA
(Studi pada kantor cabang PT Utama Karya Sentosa Jakarta)

Miskanik
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi langsung di lapangan dan mengumpulkan data dan informasi melalui kuesioner untuk mendapatkan pendapat responden mengenai faktor-faktor penyebab turnover intentions dan kaitannya dengan tingginya tingkat turnover intentions karyawan. Jumlah responden di dalam penelitian adalah 50 orang yang merupakan sebagian jumlah telemarketing di PT UTAMA KARYA SENTOSA (Union Healthcare).

Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab tingginya turnover intentions maka dilakukan perhitungan analisis deskriptif, dari perhitungan diperoleh hasil bahwa faktor jaminan keselamatan kerja, komunikasi dengan pengawas dan gaji dan tunjangan lain merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi tingginya tingkat turnover intentions dan untuk hubungan antara faktor-faktor penyebab turnover intentions terhadap tingginya tingkat turnover intentions karyawan maka dilakukan penghitungan analisis regresi linier sederhana, dari perhitungan ini diperoleh hasil persamaan Y = 15.287 + 0.0768 X. Dengan demikian setiap pertambahan nilai x sebesar 60 point maka nilai Y akan bertambah sebesar 19.886 point. Sedangkan untuk mengetahui kekuatan hubungan antara variabel X dengan variabel Y digunakan perhitungan analisis korelasi. Dalam penelitian ini diperoleh angka 0.272 dimana menurut tabel, hubungan ini termasuk hubungan rendah.

Selanjutnya dari perhitungan koefisien determinasi diperoleh nilai 7.40 % yang artinya bahwa faktor-faktor penyebab turnover intentions memiliki pengaruh sebesar 7.40 % terhadap tingginya tingkat turnover intentions karyawan di PT UTAMA KARYA SENTOSA (Union Healthcare). Sedangkan 92.6 % dipengaruhi oleh faktor lain selain faktor-faktor penyebab turnover intentions.
Dari perhitungan Koefisien korelasi diperoleh nilai t hitung sebesar 3.695 dan t tabel sebesar 2.021, hal ini berarti bahwa Ho di tolak yang berarti pula bahwa ada hubungan antara faktor-faktor penyebab turnover intentions dengan tingginya tingkat turnover intentions di dalam penelitian ini.

Keywords : Turnover Intentions

 

download

Jurnal Economicus Vol. 6, No. 1, Maret 2013

 

 

 

PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PT. EMITRACO INVESTAMA MANDIRI DIVISI ENGINEERING

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan besarnya seberapa besar pengaruh yang dihasilkan oleh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Emitraco Investama Mandiri ini berlokasi di Jalan Cacing No.9 Rorotan Babek KM.3 Cakung, Jakarta 13910 – Indonesia, kota Jakarta.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana, analisa korelasi sederhana, koefesien determinasi dan uji t. Penelitian dilakukan di kantor pada PT Emitraco Investama Mandiri ini berlokasi di Jalan Cacing No.9 Rorotan Babek KM.3 Cakung, Jakarta 13910 – Indonesia, kota Jakarta.

Untuk mengetahui pengaruh antara variabel Kesehatan dan Keselamatan kerja dengan kinerja karyawan yaitu kuat atau lemahnya pengaruh X (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) terhadap faktor Y (Kinerja Karyawan) maka digunakan metode analisa kolerasi linier sederhana serta koefesien determinasi.

Dari hasil perhitungan analisis kolerasi sederhana dapat dilihat bahwa nilai r adalah 78,19 yang artinya terdapat pengaruh yang kuat antara variabel X (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) terhadap variabel Y (Kinerja Karyawan).

Dari hasil kuefisiensi determinasi menujukan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja mempunyai pengaruh terhadap Kinerja karyawan sebesar 31% sedangkan sisa nya dipengaruhi oleh faktor lain seperti faktor lain, gaya kepemimpinan sarana dan prasarana yang disediakan oleh perusahaan.

Sedangakan dari hasil perhitungan analisi regresi linier sederhana dilihat bahawa bila Kesehatan dan Keselamatan Kerja bertambah dapat ditarik kesimpulan jika Kesehatan dan Keselamatan Kerja ditingkatkan sampai 70,70 maka Kinerja Karyawan menjadi 71,86.

Keywords : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

PENGARUH BRAND IMAGE AQUA
TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
PADA PT. TIRTA INVESTAMA PONDOK PINANG

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana, pengaruh Brend Image AQUA Terhadap Keputusan Pembelian Pada PT Tirta Investama Pondok Pinang, yang beralamat di JL. Ciputat Raya No.9 Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel 30 responden dengan tekhnik dengan rendem sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket atau kuesioner berbentuk skala likert dengan kategori 1-5. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana diperoleh persamaan Y= 1,36 + 0,99 X. Dari perhitungan Product Moment Pearson diperoleh hasil r= 0,79 yang berarti korelasi atau hubungan pengaruh Brend Image terhadap keputusan pembelian adalah kuat. Koefisien Determinasi sebesar 0,62 sehingga kontribusi variable bebas terhadap variable terikat adalah sebesar 62%. Hal ini berarti setiap perubahan dalam setiap keputusan pembelian air minum dalam kemasan merek AQUA 62%nya dipengaruhi oleh brend image . thitung= 6,78 dan t tabel,701 karena thitung>ttabel maka HO ditolak dan HA diterima.

Keywords : Pemasaran dan Promosi

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI PIMPINAN
TERHADAP KINERJA PEGAWAI BKKBN
KABUPATEN SUMEDANG

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan motivasi pimpinan terhadap kinerja pegawai BKKBN Sumedang.
Metodologi yang digunakan secara deskriptif analisis. Metode ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang gejala-gejala yang diteliti dalam keadaan sekarang, serta atas dasar itu kemudian dicarikan jawaban bagi pemecahan masalah atas gejala-gejala yang ada.

Hasil analisis penelitian dapat ditafsirkan bahwa, variable lingkungan kerja berada pada kategori “cukup baik” dan menunjukkan pengaruh yang signifikan. Variabel motivasi berada pada kategori “baik”, dan menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan pengaruh lingkungan kerja dan motivasi, bersama-sama berpengaruh positif terhadap variable kinerja.
Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pegawai BKKBN Kabupaten Sumedang, dan siapa saja yang memerlukannya.

Keywords : Lingkungan Kerja

PENGARUH PELATIHAN STANDAR OPERASIONAL
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA PT. PUTRA ALAM TEKNOLOGI

Usman HM
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang sahih (valid), berdasarkan fakta dan data yang dapat dipercaya (reliable) tentang seberapa besar pengaruh pelatihan standar oprasional terhadap kinerja karyawan pada PT. Putra Alam Teknologi.

Metode penelitian ini menggunakan hipotesis asosiatif, yaitu metode yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode ini berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gejala/peristiwa. Sedangkan pendekatan penelitian yang dipakai adalah dengan pengamatan (observasi), penelusuran literatur, penggunaan angket (kuesioner), wawancara (interview). Metode pengambilan data untuk kuesioner dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian dilapangan yang melibatkan 30 responden.
Dari penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut pelatihan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Putra Alam Teknologi. Hubungan antara variabel X (pelatihan standar oprasional) dan variabel Y (kinerja karyawan) dirumuskan Y = 1,33 + 0,660 X.

Kesimpulan dari analisa data, untuk kasus penelitian ini telah terbukti bahwa antara variabel X (pelatihan standar oprasional) terhadap variabel Y (kinerja karyawan) terdapat hubungan yang kuat.

Keywords : Pelatihan dan Kinerja

 

 Download

 

 

Jurnal Economicus Vol. 5, No. 2, September 2012

 

 

STRATEGI PROMOSI PENJUALAN
DALAM USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN
PADA PT. BPR ALSABA PRIMA CABANG CIKARANG

Fakhrurazi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstract

Sales promotion and income levels is an area that received great attention in the speed of any organization is a source of sales for revenue (income) for the company’s largest. To reinforce the claim that the sales promotion strategy has a significant relationship with income level can be seen through the results of statistical tests on the discussion on Research, which the author uses regression analysis, correlation and Koefiasin significance testing is to test”t”

Keywords: Promotion and Increased Revenue

PENGARUH PROMOSI JABATAN
TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI
PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA TANGERANG

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstract

Preliminary research on employee job satisfaction in the civil service Police Unit in the city of Tangerang several problems, among others, feelings of employees with the promotion, employee job satisfaction and promotion influences the employees’ job satisfaction. Results of significance test of regression coefficient model variables with a variable promotion at the level of job satisfaction siginifikansi level 5% or so that the value of 0.05 t 0.05 or t table (60-1) = 2.660, t resulting count = 3.667, because the t count > t table, so Ho is rejected. This means there is a positive influence between the promotion of employee job satisfaction. Furthermore with or coefficient of determination r2 = 77.84% which shows keberpengaruhan two variables, and 22.16% are influenced by factors lainnyai. While promotion relationship with employees’ job satisfaction is closely seen from the results of the calculation formula shows the correlation coefficient of 0.8823 relationship closeness, or close to 1.000.

Keywords: Position Promotions and Job Satisfaction

PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KEBERHASILAN PEMBANGUNAN DI WILAYAH KABUPATEN BEKASI
(Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi)

Usman HM
Dosen STIE International Golden Institute (IGI)
Jl. Anggrek Cendrawasih VIII No.1 Slipi – Jakarta Barat Telp. 021 – 5308814

Abstract

This study aimed to analyze several factors that influence the success of development control. Research conducted in Banten province on the study of Public Works Department Banten Province. Research method used is survey method. Respondents of this study is the officers involved in this research in Banten province’s Public Works Department selected Banten province by using random sampling of 110 people.

Instrumen yang digunakan adalah instrumen Pengawasan dan Keberhasilan pembangunan yang dikembangkan sendiri sesuai dengan indikator indikatornya, pengujian data dilakukan dengan uji realibilitas dan validitas, deskripsi statistik dan histogram, korelasi sederhana. The requirements for a simple regression equation using the variable data for normality test, auto test the correlation with the Durbin Watson test, and test the hypothesis using the F test and t test This study found that: there is a positive influence Supervision (X) to the success of development (Y), with coefficients of determination R2 of 0.676611 and the regression equation of y = 21.33460 + 0.661450X; Based on these findings, concluded that the success of development in Banten province on the Public Works Department Banten province can be improved through oversight.

Keywords: Development Control

KEMAMPUAN KERJA POLISI TERHADAP KINERJA KEPOLISIAN
PADA KEPOLISIAN DAERAH PROVINSI BANTEN

Satriadi Utama
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstract

This study aimed to analyze several factors that affect the ability of the Police Performance Police Work. Research conducted at the Regional Police Banten, Banten Province. Research method used is survey method. Respondents of this study is the officers involved in this research on the Regional Police Banten, Banten province selected by using random sampling of 358 people.

Instrument used is the instrument capabilities and the performance of Police Work Police’s own developed in accordance with the indicator indicators, tests conducted with test data reliability and validity, statistics and histogram description, a simple correlation. The requirements for a simple regression equation using the variable data for normality test, auto test the correlation with the Durbin Watson test, and test the hypothesis using the F test and t test. This study found that: there is a positive influence Police Work Ability (X) of the Police Performance (Y), with coefficients of determination R2 is 0.864862 and the regression equation of y = 14.78004 + 0.763816X; Based on these findings, concluded that the performance of the Police Regional Police Banten Banten province can be improved through the ability of police work.

Keywords: Police Work Ability

PERILAKU APARAT TERHADAP KINERJA PELAYANAN
PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BEKASI

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstract

This study aimed to analyze several factors that affect the performance of Behavior That ministry officials. Research conducted at the Transport Department of Communication and Information Serang District. Research method used is survey method. Respondents of this study is the officers involved in this research on Transport Department of Communication and Information Serang selected by using random sampling of 143 people. Instruments used are the instruments of Conduct and Performance officer who developed his own service in accordance with the indicators of the indicator, the test conducted with the test data reliability and validity, statistics and histogram description, a simple correlation. The requirements for a simple regression equation using the variable data for normality test, auto test the correlation with the Durbin Watson test, and test the hypothesis using the F test and t test.

This study found that: there is a positive influence behavior apparatus (X) of service performance (Y), with coefficients of determination R2 of 0.728679 and the regression equation of y = 20.954444 + 0.668768X; Based on these findings, concluded that the performance of services on the Transport Department of Communication and Information Serang behavior can be improved through the apparatus.

Keywords: Performance of Behavior

 Download
 

Jurnal Economicus Vol. 7, No. 1, Maret 2014

 

 

KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA

LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR ANNALIE 

 

Fakhrurazi

Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang shahih (valid), dan dapat dipercaya tentang ada tidaknya hubungan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan pada Lembaga Bimbingan Belajar Annalie. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji t. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Instrumen yang dipergunakan adalah abgket berbentuk Skala Likert dengan kategori 1-5.

Dari hasil analisis regresi diperoleh persamaan Y’ = 58,25 + 0,56X. Hal ini disimpulkan bahwa semakin besar nilai X atau tingkat kepuasan pelanggan, maka semakin besar pula tingkat loyalitas pelanggan terhadap Lembaga Bimbingan Belajar Annalie. Pada analisis korelasi diperoleh hasil r = 0,715. Dengan demikian terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat sekali antara kedua variabel.

Uji signifikasi menggunakan product moment diperoleh perbandingan antara r hitung dengan r tabel adalah 0,715 > 0,374, r hitung lebih besar dari r tabel, sehingga memperkuat hasil bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Koefisien determinan sebesar 0,511. Hal ini berarti setiap peningkatan jumlah kepuasan pelanggan pada Lembaga Bimbingan Belajar Annalie akan meningkatkan tingkat loyalitas sebesar 15, 1%.

 

Keywords : Kepuasan Pelanggan

 

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN CABANG CILEUNGSI PADA

KOPERASI RENTHA JAYA

Mutdi Ismuni
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengembangan karir terhadap kinerja karyawan, bagaimana kinerja karyawan dan seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadap kinrja karyawan.

Dari hasil penelitian terdapat 200 orang jumlah jumlah karyawan yang ada, kemudian dari populasi tersebut tidak semuanya dijadikan sampel, tetapi hanya 38 orang saja yang dijadikan sampel dari populasi tersebut atau hanya karyawan cabang cileungsi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisa regresi, yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadapa kinerja karyawan, kemudian analisis koefisien determinasi untuk mengetahui besaran kontribusi pengembangan karir terhadap kinerja karyawan dan uji t untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari pengembangan karir (X) terhadap kinerja karyawan (Y). Dari penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara Pengembangan karir terhadap Kinerja karyawan pada Koperasi Rentha Jaya, yang dibuktikan oleh hasil penelitian dengan menggunakan perhitungan analisis regresi penulis memperoleh nilai regresi yaitu Y=16,040 + 0,772X. Pengertian persamaan bernilai 16,040 satuan, sedangkan apabila terjadi peningkatan pengaruh pengembangan karir sebesar satu satuan, maka akan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 0,772 satuan.

Hubungan antara pengembangan karir (X) terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 0,710. Nilai koefisien korelasi (r = 0,710 ) menunjukkan bahwa hubungan ini kuat dan positif. Sedangkan besaran kontribusi variabel (X) terhadap variabel (Y) pada koefisien determinasi sebesar 50,41% terhadap kinerja karyawan, sisanya sebesar 49,59% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalan penelitian ini. Untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pengembangan karir menunjukkan thitung sebesar 7,270 > 2,024 dengan taraf nyata α 5%, maka kesimpulannya Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang berarti antara pengembangan karir dengan kinerja karyawan.

Keywords : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

 

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL
DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN
PADA PT. BANK BUMI ARTA CABANG BANDUNG

Mulyadi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Dalam era globalisasi perusahaan perbankan dituntut untuk meningkatkan daya saing dan pangsa pasar agar tetap survive dalam dunia bisnis yang semakin dinamis. Selain melakukan kegiatan operasional bisnisnya, perusahaan perbankan juga mengembangkan kualitas pelayanan.

Motivasi kerja yang tinggi biasanya akan muncul apabila kepuasan karyawan dalam bekerja telah terpenuhi, kepuasan kerja karyawan dikuasai oleh motif ekonomis misalnya upah atau gaji.

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan ekonomi dengan motivasi kerja karawn pada PT. Bank Bumi Arta Cabang Bandung. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling pada 52 responden. Alat analisis data menggunakan uji statistik parametris yang digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif ( hubungan antar variable ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan kecerdasan emosional terhadap motivasi kerja karyawan.

Keywords: Kecerdasan Emosional, dan Motivasi Kerja Karyawan. 

 

 

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA PT INDOPROM INDONESIA

Joelianti Dwi Supraptiningsih
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan besarnya seberapa besar pengaruh yang dihasilkan oleh motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT Indoprom Indonesia ini berlokasi, JL Komodor Halim Perdana Kusuma No 12 jakarta Timur13610 PO Box 2109 jkt 13020kota Jakarta. Cililitan April 2015.di indonesia, kota Jakarta.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis aregresi linier sederhana, analisa korelasi sederhana, koefesien determinasi dan uji t. Penelitian dilakukan di kantor pada PT.Indoprom Indonesia JL Komodor Halim Perdana Kusuma No 12 jakarta Timur13610 PO Box 2109 jkt 13020 kota Jakarta. Cililitan April 2015.

Dari hasil hitungan regresi linier sederhana Y= 69,03 + 2.83x dan analisis korelasi ( r ) yaitu sebesar 0,56 yang mana positif berdasarkan tabel 4.9 dapat dilihat adanya pengaruh yang kuat antra Motivasi ( X ) terhadap Kinerja Karyawan ( Y ) pada PT Indoprom Indonesia.
Untuk mengetahui pengaruh antara variabel Motivasi dengan kinerja karyawan yaitu kuat atau lemah nya pengaruh X (Motivasi) terhadap faktor Y (Kinerja Karyawan) maka digunakan metode analisa kolerasi linier sederhana serta koefesien determinasi.

Dari hasil perhitunganan alisis kolerasi sederhana dapat dilihat bahwa nilai r adalah 78,19 yang artinya terdapat pengaruh yang kuat antara variabel X (Motivasi) terhadapvariabel Y (Kinerja Karyawan).

Dari hasil kuefisiensi determinasi menujukan bahwa Motivasi mempunyai pengaruh terhadap Kinerja karyawan sebesar 31% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti faktor lain, gaya kepemimpinan sarana dan prasarana yang disediakan oleh perusahaan.Koefisiensi determinasi ( KD ) yaitu sebesar 31% dari hasil perhitungan koefisiensi determinasi ( KD ) tersebut menunjukan bahwa Motivasi ( X ) mempengharui kinerja karyawan ( Y ) sebesar 31 %.
Dalam perhitungan Uji t diketahui bahwa t hitung 5,10 dan t tabel 0,31% = 7,75 dengan demikian t terhitung > t tabel yang mana artinya Ho ditolak sehingga kesimpulannya ada.

Keywords : Motivasi dan Kinerja

 

 

PENGARUH PEMBERIAN GAJI
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PADA PERUSAHAAN PT. PANCAMAS ELITE GLOBALINDO

Suwardi
Dosen STIE Pertiwi – Bekasi
Jl. Ir. H. Juanda No. 133 Bekasi Telp. 021 – 8808264

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian gaji terhadap kinerja karyawan pada PT. Pancamas Elite Globalindo. Sampel yang digunakan adalah karyawan PT. Pancamas Elite Globalindo dimana jumlah sampel yang ditetapkan pada penelitian ini sebanyak 25 responden dengan menggunakan teknik analisa regresi linier sederhana, koefisien korelasi sederhana, koefisien determinasi, dan uji t.

Data – data yang telah di olah menghasilkan persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut :Y = a + bx, Y=
Persamaan regresi yang telah ditemukan dapat digunakan untuk melakukan prediksi atau peramalan bagaimana individu dalam veriabel dependen akan terjadi bila individu dalam independen ditetapkan. Misalnya jika nilai variabel X adalah 1, maka nilai rata-rata pada variabel Y, dapat diartikan bahwa apabila nilai x=1, maka nilai gaji bertambah 1, maka akan dapat meningkatkan kinerja karyawan sebesar 25,61. Data yang telah di olah menghasilkan persamaan koefisien korelasi sederhana (r) = yang diartikan “kuat” artinya adanya hubunganyang kuat atau positif antara gaji dan kinerja karyawan. Ini menunjukan bahwa semakin tinggi nilai gaji maka akan berpengaruh positif terhadap kinerja.

Persamaan koefisien determinasi menghasilkan KD= 41,34%, sedangkan uji t =, dan t tabel=2,069. Dari hasil perhitungan maka dapat diketahui bahwa t hitung = dan t tabel = 2,069. Dengan demikian t hitung > t tabel yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara gaji dengan kinerja karyawan.

Keywords : Gaji dan Kinerja Karyawan

 

 

Download