Selamat Kepada Bapak Fakhrurazi, SE, MM Atas Penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tingkat Nasional 2013

pengabdi kursus

Peran sebuah lembaga kursus dianggap sangat membantu pemerintah, karena mereka tidak sekedar menyelenggarakan pendidikan formal seperti yang dilakukan pemerintah. Melainkan, lembaga kursus memberikan bekal keterampilan yang dapat berdampak pada pengurangan pengangguran sekaligus dapat memberdayakan potensi daerah menjadi pendukung bangkitnya ekonomi masyarakat melalui berbagai keterampilan. Dengan hal tersebut diharapkan juga dapat menekan tingkat pengangguran serta meminimalisir masalah sosial yang diakibatkan dari kurangnya kegiatan-kegiatan produktif.
 
Hingga saat ini jumlah lembaga kursus dan pelatihan yang terdata oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 17.805 (11 Januari 2013), dari total jumlah tersebut, satu lembaga kursus biasanya menawarkan beberapa keterampilan tertentu.
 
Kondisi tersebut direspon positif oleh pemerintah daerah untuk memajukan daerahnya, dengan memberikan dukungan kebijakan, akses, pendanaan dsb. Berkaitan dengan hal  tersebut, maka Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan memprogramkan kegiatan pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah yang memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan, pendanaan dan pembinaan kepada kursus di daerah, dan perorangan yang selama ini membantu memajukan kursus dan pelatihan.
 
Bapak Fakhrurazi, SE, MM yang pada saat ini menjabat sebagai ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi merupakan salah seorang yang telah banyak mengabdi dan memajukan lembaga kursus yang dikelolanya. Oleh karena itu Ia merupakan salah satu dari 20 orang penerima penghargaan “Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tingkat Nasional 2013” Yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia.
 
Semoga dengan adanya apresiasi dari Kemdikbud terhadap para penyelenggara kursus ini, dapat memacu masyarakat lainnya agar termotivasi untuk berbagi ilmu dengan cara menyelenggarakan sebuah kursus maupun pelatihan, agar semakin banyak membantu masyarakat yang tidak memiliki keterampilan, menganggur atau bekerja pada posisi yang tidak menguntungkan.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *